Headline.co.id, Yogyakarta ~ Universitas Alma Ata menyalurkan hewan kurban sebanyak 11 ekor sapi dan 6 ekor kambing pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Penyaluran dilakukan setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha di kampus dan menyasar sejumlah wilayah di Bantul hingga Cilacap, Jawa Tengah. Selain masyarakat sekitar kampus, distribusi kurban juga diberikan kepada beberapa pondok pesantren di Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian sosial kampus kepada masyarakat. Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa dan organisasi kampus dalam proses distribusi dan pengemasan daging kurban.
Ketua Panitia Peringatan Hari Raya Idul Adha Universitas Alma Ata, Fachry Ali Rosyidin, S.Pd., M.Pd., mengatakan distribusi hewan dan daging kurban tahun ini dilakukan secara lebih luas agar manfaatnya dapat dirasakan banyak pihak.
“Distribusi daging dan hewan kurban Universitas Alma Ata disalurkan kepada masyarakat sekitar kampus serta beberapa lembaga dan wilayah yang membutuhkan,” kata Fachry.
Ia menjelaskan, penyaluran kurban dilakukan ke sejumlah pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Pondok Pesantren Ali Maksum, dan Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem. Selain itu, distribusi juga menjangkau masyarakat di Desa Krebet Pajangan, Desa Gupakwarak, Desa Watugedug, hingga wilayah Cilacap, Jawa Tengah.
“Tahun ini penyaluran juga dilakukan ke beberapa pondok pesantren, di antaranya Pondok Pesantren Al Munawwir, Pondok Pesantren Ali Maksum, dan Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem. Selain itu, distribusi juga menjangkau masyarakat di Desa Krebet Pajangan, Desa Gupakwarak, dan Desa Watugedug,” ujarnya.
Menurut Fachry, penerima manfaat kurban tahun ini diprioritaskan bagi masyarakat sekitar kampus, santri pondok pesantren, dosen, mahasiswa, serta masyarakat yang sebelumnya telah didata oleh panitia.
“Prioritas penerima manfaat tahun ini adalah masyarakat sekitar kampus, para dosen dan mahasiswa, santri pondok pesantren, serta masyarakat di wilayah yang sebelumnya telah didata oleh panitia agar penyaluran dapat lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan kurban di Universitas Alma Ata juga melibatkan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan secara aktif. Mereka membantu sejak persiapan pelaksanaan Sholat Idul Adha hingga distribusi daging ke lokasi penerima.
“Iya, kegiatan Idul Adha ini melibatkan mahasiswa dan organisasi kampus secara aktif. Mereka terlibat mulai dari persiapan pelaksanaan sholat Idul Adha, pengaturan jamaah, proses penyembelihan hewan kurban, pengemasan daging, hingga distribusi kepada masyarakat dan pondok pesantren tujuan,” ungkap Fachry.
Keterlibatan mahasiswa tersebut dinilai menjadi bagian dari pembelajaran sosial dan pengabdian kepada masyarakat di luar kegiatan akademik kampus.
Sebelumnya, Universitas Alma Ata juga menggelar Sholat Idul Adha yang diikuti civitas akademika dan masyarakat umum di area kampus. Fachry menyebut antusiasme jamaah pada pelaksanaan ibadah tahun ini cukup tinggi dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
“Alhamdulillah antusiasme jamaah cukup tinggi. Sejak pagi jamaah dari civitas akademika maupun masyarakat sekitar sudah hadir di area kampus untuk mengikuti Salat Idul Adha bersama,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan sosial keagamaan seperti Idul Adha dapat terus mempererat hubungan antara Universitas Alma Ata dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, kampus tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga bagian dari lingkungan sosial yang memiliki tanggung jawab berbagi manfaat.
“Kampus ingin hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berbagi manfaat dan peduli terhadap lingkungan sosial,” katanya.
Melalui penyaluran hewan kurban tersebut, Universitas Alma Ata berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan terus tumbuh di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.






















