Headline.co.id, Yogyakarta ~ Wisata Bhumi Merapi menjadi salah satu destinasi ramah anak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menawarkan konsep liburan edukatif bagi keluarga. Tempat wisata yang berada di Jalan Kaliurang KM 20, kawasan Hargobinangun, Pakem, ini menghadirkan aktivitas interaksi dengan hewan, pengenalan pertanian, spot foto tematik, hingga outbound untuk rombongan. Destinasi tersebut buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, sehingga dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin mengajak anak berlibur sambil belajar. Dengan konsep agrowisata, Bhumi Merapi memberi pengalaman rekreasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengenalkan anak pada lingkungan, hewan, dan aktivitas alam secara langsung.
Wisata Bhumi Merapi dikenal sebagai tempat wisata keluarga yang memadukan hiburan dan pendidikan dalam satu kawasan. Anak-anak dapat melihat lebih dekat berbagai jenis hewan, mengenal aktivitas pertanian, hingga menikmati ruang terbuka dengan suasana sejuk khas kawasan Pakem.
Wisata Bhumi Merapi juga menjadi pilihan bagi sekolah atau komunitas yang ingin mengadakan kegiatan luar ruang. Selain area edukasi, tersedia pula fasilitas pendukung seperti gazebo, toilet, area parkir, kantin atau kafe, serta beberapa zona wisata yang dapat dinikmati pengunjung.
Anak-Anak Bisa Berinteraksi Langsung dengan Hewan
Daya tarik utama Wisata Bhumi Merapi bagi anak-anak adalah area ternak dan hewan. Di kawasan ini, pengunjung dapat menjumpai hewan ternak seperti kelinci, kambing, domba, dan bebek.
Anak-anak juga dapat memberi makan hewan dengan membeli pakan terlebih dahulu. Berdasarkan informasi yang tersedia, pakan hewan dijual dengan harga Rp5.000. Aktivitas sederhana ini menjadi pengalaman edukatif karena anak dapat belajar mengenal jenis hewan, cara merawat, serta berinteraksi dengan makhluk hidup secara lebih dekat.
Selain hewan ternak, Agrowisata Bhumi Merapi juga memiliki koleksi hewan eksotis. Beberapa di antaranya adalah ular, iguana, kura-kura, burung hantu, burung merak, kijang, dan reptil lainnya.
Mengutip informasi dari visitingjogja.jogjaprov.go.id, pengunjung dapat melakukan sejumlah aktivitas interaksi dengan hewan, seperti memberi makan kelinci, memberi makan burung, memberi minum kambing menggunakan dot, melihat kura-kura, hingga menyentuh ular. Aktivitas tersebut dilakukan dengan pendampingan pemandu di setiap pos.
Belajar Pertanian dan Hidroponik
Selain mengenal hewan, anak-anak juga dapat belajar tentang pertanian di Wisata Bhumi Merapi. Destinasi ini menyediakan area tanaman dan farming yang dapat digunakan untuk memperkenalkan dunia bercocok tanam kepada pengunjung.
Anak-anak dapat melihat bagaimana tanaman dirawat dan memahami bahwa pertanian tidak hanya dilakukan dengan cara konvensional. Di kawasan ini juga terdapat taman hidroponik yang dapat menjadi sarana pengenalan metode pertanian modern.
Konsep ini membuat Wisata Bhumi Merapi tidak hanya cocok untuk liburan keluarga, tetapi juga untuk kegiatan edukasi sekolah. Melalui pengalaman langsung, anak-anak dapat belajar bahwa tanaman, hewan, dan lingkungan memiliki keterkaitan yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Outbound dan Field Trip untuk Rombongan
Wisata Bhumi Merapi juga menawarkan aktivitas outbound dan field trip yang dapat dimanfaatkan oleh rombongan sekolah, keluarga besar, komunitas, maupun instansi. Kegiatan ini menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin mengadakan aktivitas bersama di ruang terbuka.
Dengan area yang cukup luas, destinasi ini dapat mendukung kegiatan belajar di luar kelas. Anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pengalaman sosial melalui aktivitas kelompok, permainan, dan eksplorasi kawasan wisata.
Fasilitas pintu masuk khusus rombongan juga tersedia. Area parkir untuk kendaraan besar seperti elf dan bus ditempatkan di bagian bawah, sehingga kunjungan rombongan dapat lebih tertata.
Ada Aktivitas Berkuda untuk Anak
Di bagian belakang kawasan Agrowisata Bhumi Merapi, terdapat area kuda yang dapat dimanfaatkan anak-anak untuk mencoba pengalaman berkuda. Aktivitas ini dikenakan biaya Rp20.000 untuk satu kali putaran.
Bagi anak-anak, pengalaman berkuda dapat menjadi kegiatan yang menarik karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan hewan dalam suasana wisata. Namun, orang tua tetap perlu mendampingi anak selama mengikuti aktivitas tersebut agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman.
Langlang Buana Jadi Area Foto Favorit Keluarga
Selain edukasi hewan dan pertanian, Wisata Bhumi Merapi juga memiliki kawasan Langlang Buana. Area ini menjadi salah satu zona yang dikenal karena menyajikan spot foto tematik dengan latar bangunan bergaya berbagai negara.
Beberapa spot yang tersedia antara lain Underground Baker Street, kastil, Santorini, Alpen House, Arab Street, mural Renaissance, Rumah Hobbit, hingga Rumah Teletubbies. Bagi keluarga, kawasan ini dapat menjadi tempat untuk mengabadikan momen liburan bersama anak-anak.
Pengunjung juga dapat menyewa kostum bergaya Eropa dengan tarif Rp20.000 per jam. Kostum tersebut dapat digunakan untuk melengkapi pengalaman berfoto di area tematik yang tersedia.
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bhumi Merapi
Wisata Bhumi Merapi buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Berdasarkan bahan informasi yang tersedia, harga tiket masuk disebut berada pada kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per orang.
Tiket tersebut mencakup sejumlah zona wisata, mulai dari Langlang Buana, wisata edukasi, outbound dan field trip, plant and farming, hingga exotic animal. Pengunjung yang membawa kamera selain telepon genggam dikenakan biaya tambahan Rp50.000.
Untuk parkir, tarif yang berlaku adalah Rp3.000 untuk motor, Rp5.000 untuk mobil, Rp10.000 untuk elf, Rp15.000 untuk elf long atau medium bus, dan Rp25.000 untuk big bus.
Rute Menuju Wisata Bhumi Merapi
Lokasi Wisata Bhumi Merapi berada di Jalan Kaliurang KM 20, Sawungan, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 20 hingga 21 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 45 hingga 60 menit, tergantung kondisi lalu lintas.
Rute paling mudah adalah melalui Jalan Kaliurang. Sebelum gerbang retribusi kawasan wisata Kaliurang, pengunjung dapat menemukan papan penunjuk atau billboard besar yang mengarahkan ke Agrowisata Bhumi Merapi.
Karena Jalan Kaliurang merupakan salah satu jalur wisata yang ramai, pengunjung disarankan berangkat lebih awal, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Dengan persiapan waktu yang cukup, keluarga dapat menikmati berbagai aktivitas edukatif di Wisata Bhumi Merapi dengan lebih nyaman.



















