Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i meminta jajaran Kementerian Agama mengevaluasi program dan anggaran untuk mencegah pemborosan APBN. Arahan itu disampaikan saat Romo Syafi’i membuka rapat koordinasi yang dihadiri pejabat eselon I dan II Kemenag Pusat di Jakarta, Senin (2/11/2026). Evaluasi program Kemenag diminta dilakukan agar seluruh kegiatan mengikuti prioritas Presiden Prabowo. Dengan demikian, anggaran dan pelaksanaan program diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan rakyat.
Program Kemenag Diminta Mengikuti Prioritas Presiden
Romo Syafi’i menegaskan, seluruh program Kementerian Agama harus disusun dan dijalankan sesuai visi dan misi Presiden. Menurut dia, kementerian dan lembaga memiliki tugas membantu pencapaian arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Ke depan, seluruh program Kementerian Agama harus ketat mengikuti prioritas Presiden Prabowo untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegas Romo Syafi’i dalam rapat koordinasi tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia mengingatkan bahwa sejak Presiden dilantik, telah ada arahan agar kementerian dan lembaga membantu mewujudkan visi dan misi Presiden. Karena itu, program di lingkungan Kemenag perlu disatukan untuk mendukung sasaran pemerintah.
“Karena itu kita mengimbau lewat rapat ini, baik kita semua yang hadir maupun jajarannya, kita harus berupaya menyatukan semua program untuk capaian visi-misi Presiden meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Wamenag.
Evaluasi Program dan Anggaran untuk Cegah Pemborosan
Selain menekankan kesesuaian dengan prioritas Presiden, Romo Syafi’i meminta jajaran Kemenag meninjau kembali program dan anggaran yang telah disusun. Evaluasi tersebut diperlukan agar kegiatan yang dilaksanakan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat.
Wamenag secara khusus meminta pejabat eselon I dan II memastikan setiap kegiatan mendukung prioritas pemerintah. Menurut dia, seluruh jajaran Kemenag perlu serius mengawal pelaksanaan program kebijakan Presiden.
“Karena itu, saya meminta seluruh Eselon I dan Eselon II mengevaluasi program dan anggarannya. Pastikan seluruh kegiatan benar-benar mendukung prioritas pemerintah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” sebut Romo Syafi’i.
Arahan tersebut menempatkan evaluasi program Kemenag sebagai bagian dari upaya menyelaraskan perencanaan, anggaran, dan pelaksanaan kegiatan dengan tujuan pemerintah. Setiap unit diminta memastikan program yang dijalankan tidak menimbulkan pemborosan APBN.
Wamenag Minta Hasil Program Dirasakan Masyarakat
Romo Syafi’i juga mengingatkan agar keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersusunnya laporan atau dokumen. Ia meminta jajaran Kemenag menunjukkan hasil nyata dari setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Jangan hanya berhenti pada laporan dan dokumen, tetapi tunjukkan hasil yang nyata. Pastikan seluruh program Presiden dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.
Pernyataan itu disampaikan sebagai penegasan agar seluruh program Kementerian Agama berorientasi pada manfaat langsung. Jajaran Kemenag diminta mengawal program secara sungguh-sungguh sekaligus memastikan pelaksanaannya tetap sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo dan tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

![[Siaran Pers] Kepmen 127 dan 128 Perjelas Batas Penindakan Konten, Komdigi Tekankan Akuntabilitas dan Kebebasan Berekspresi](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-kepmen-127-dan-128-perjelas-batas-penindakan-konten-komdigi-tekankan-akuntabilitas-dan-kebebasan-b.jpeg)















