Headline.co.id, Badan Meteorologi ~ Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa suara dentuman yang terdengar di wilayah Bandung Raya pada tanggal 4 September 2026 tidak terekam sebagai aktivitas gempa bumi. Pernyataan ini disampaikan setelah banyak warga melaporkan mendengar suara dentuman keras di beberapa daerah di Bandung dan sekitarnya. BMKG memastikan bahwa tidak ada aktivitas seismik yang terdeteksi di wilayah tersebut pada waktu kejadian.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap data seismik dari seluruh stasiun pemantau yang ada di sekitar Bandung. “Kami tidak menemukan adanya aktivitas gempa yang terekam pada saat dentuman tersebut terjadi,” ujar Dwikorita. Ia menambahkan bahwa BMKG terus memantau situasi dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika ada perkembangan baru.
Selain itu, BMKG juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki sumber suara dentuman tersebut. Dwikorita menyebutkan bahwa kemungkinan suara tersebut berasal dari aktivitas lain yang bukan gempa, seperti ledakan atau aktivitas manusia lainnya. “Kami akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan penyebab dari suara dentuman ini,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. BMKG juga mengingatkan warga untuk selalu mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. “Kami akan terus memberikan update jika ada informasi baru yang relevan,” tutup Dwikorita.

















