Headline.co.id, Tanah Datar ~ Pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, terus berlangsung dengan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat terdampak. Tiga unit sabo dam di Batang Malana serta hunian tetap (huntap) terpadu masing-masing telah mencapai progres 90 persen. Perkembangan tersebut disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra setelah mengikuti rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana pada Senin (26/10/2026). Pembangunan itu dilakukan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah Tanah Datar setelah bencana.
Eka Putra mengikuti rapat secara virtual melalui Zoom Meeting dari ruang kerjanya di Pagaruyung. Rapat tersebut membahas percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono. Sejumlah menteri, gubernur, bupati, serta wali kota dari tiga provinsi terdampak bencana turut mengikuti agenda tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Progres Sabo Dam dan Huntap Tanah Datar
Menurut Eka Putra, sejumlah pekerjaan pemulihan pascabencana di Tanah Datar telah menunjukkan kemajuan. Pembangunan tiga unit sabo dam yang berlokasi di Batang Malana tercatat telah mencapai 90 persen.
Progres serupa juga dicapai pembangunan hunian tetap terpadu bagi masyarakat yang terdampak bencana. Infrastruktur tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat dan wilayah yang terdampak.
Meski demikian, Eka Putra menyampaikan masih terdapat pekerjaan yang perlu dilanjutkan. Pembangunan sabo dam di Nagari Singgalang dan Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, masih menjadi bagian dari pekerjaan pemulihan yang harus dituntaskan.
Sabo dam dan huntap menjadi dua infrastruktur yang mendapat perhatian dalam pemulihan pascabencana Tanah Datar. Berdasarkan perkembangan yang disampaikan pemerintah daerah, pembangunan keduanya telah mencapai 90 persen, sementara pekerjaan di sejumlah lokasi masih berlanjut.
Apresiasi untuk Pemerintah Pusat
Dalam kesempatan tersebut, Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran kementerian, dan seluruh pihak yang telah mendukung penanganan serta pemulihan pascabencana di Tanah Datar.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Tanah Datar, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran menteri dan semua pihak terkait yang telah banyak membantu kami. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Eka Putra.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi yang membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Sumatra Barat. Dukungan pemerintah pusat dan pihak terkait disebut membantu pemerintah daerah mempercepat proses pemulihan di Tanah Datar.
Rapat Lanjutan Bahas Usulan Pemulihan
Setelah mengikuti rapat koordinasi secara virtual, Eka Putra melanjutkan agenda dengan memimpin rapat bersama sekretaris daerah, para asisten, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Rapat internal Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tersebut membahas berbagai usulan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Pembahasan terutama diarahkan pada langkah-langkah untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Dengan demikian, selain memantau progres pembangunan sabo dam dan huntap, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga menyiapkan sejumlah usulan terkait kebutuhan pemulihan daerah. Pembangunan sabo dam di Batang Malana dan huntap terpadu yang telah mencapai 90 persen tetap berjalan, sedangkan pekerjaan sabo dam di Nagari Singgalang dan Nagari Pandai Sikek masih perlu dilanjutkan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















