Headline.co.id, Surabaya ~ BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur menyalurkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp550.474.608 kepada ahli waris tiga pekerja Hotel ARTOTEL yang meninggal dunia saat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bromo. Ketiga pekerja tersebut, yakni Suraji, Sefriel Ardiansyah, dan Wisnu Yuda Pratama, meninggal dunia pada 15 Oktober 2026 ketika berupaya membantu penanganan kebakaran di sekitar tempat mereka bekerja. Penyaluran dilakukan melalui santunan kematian, santunan berkala, biaya pemakaman, serta beasiswa pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Rincian manfaat JKK untuk ahli waris
Penyerahan manfaat dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Irvansyah Utoh Banja bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo Iin Kasiani dan perwakilan manajemen Hotel ARTOTEL.
Setiap ahli waris menerima santunan kematian sebesar Rp143.491.536. Selain itu, manfaat yang diberikan mencakup santunan berkala sebesar Rp12 juta dan biaya pemakaman Rp10 juta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ahli waris Suraji juga memperoleh tambahan beasiswa pendidikan bagi anak hingga Rp54 juta. Dengan seluruh manfaat tersebut, total dana yang disalurkan kepada tiga keluarga mencapai Rp550.474.608, termasuk manfaat beasiswa sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyaluran manfaat tersebut menjadi bentuk perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarga ketika terjadi kecelakaan kerja yang berakibat fatal. Dalam kasus ini, manfaat diberikan kepada keluarga para pekerja Hotel ARTOTEL yang meninggal dunia saat membantu penanganan karhutla di kawasan Bromo.
BPJS Ketenagakerjaan sampaikan belasungkawa
Irvansyah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi kepedulian Suraji, Sefriel Ardiansyah, dan Wisnu Yuda Pratama yang berupaya membantu penanganan kebakaran.
“Kami berdukacita yang mendalam kepada seluruh keluarga. Ketiga almarhum telah menunjukkan kepedulian dan semangat kemanusiaan dalam membantu penanganan kebakaran. Semoga segala niat baik dan pengorbanan mereka menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” kata Irvansyah dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (28/10/2026).
Menurut Irvansyah, risiko pekerjaan dapat muncul kapan saja dan dalam situasi yang tidak terduga. Karena itu, jaminan sosial ketenagakerjaan penting untuk membantu menjaga keberlangsungan hidup keluarga ketika pekerja mengalami kecelakaan kerja yang berakibat fatal.
“Musibah ini mengingatkan kita bahwa risiko dalam bekerja dapat terjadi kapan saja, bahkan dalam situasi yang tidak pernah kita bayangkan. Karena itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi sangat penting untuk memastikan keluarga pekerja tetap memiliki penopang kehidupan ketika risiko terburuk terjadi,” jelasnya.
Santunan diharapkan menopang masa depan keluarga
Irvansyah menegaskan, manfaat jaminan sosial tidak hanya diukur dari besarnya santunan. Menurut dia, manfaat tersebut juga berperan dalam membantu keluarga melanjutkan kehidupan dan menjaga masa depan anak-anak yang ditinggalkan.
“Tidak ada santunan sebesar apa pun yang mampu menggantikan kehadiran orang yang kita cintai. Namun, kami berharap manfaat ini dapat meringankan beban keluarga, membantu memenuhi kebutuhan hidup, dan menjaga masa depan anak-anak yang ditinggalkan,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi manajemen Hotel ARTOTEL atas kepedulian dan kerja sama dalam memastikan terpenuhinya hak jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.
Peristiwa tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas. Menurut Irvansyah, perlindungan pekerja perlu disertai langkah pencegahan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
“Keselamatan jiwa manusia harus selalu menjadi prioritas utama. BPJS Ketenagakerjaan hadir bukan untuk menggantikan mereka yang telah pergi, tetapi untuk membantu menjaga harapan dan masa depan keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















