Headline.co.id, Bandung ~ Polrestabes Bandung mengamankan sejumlah terduga pelaku pengeroyokan maut di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat. Pengeroyokan yang terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 17.50 WIB itu menewaskan dua orang dan melukai satu korban lainnya. Polisi mengamankan sejumlah orang untuk menjalani pemeriksaan sekaligus mendalami rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak. Hingga Selasa (27/10/2026), jumlah pasti orang yang diamankan belum diungkap karena penyelidikan masih berlangsung.
Peristiwa tersebut terjadi di area Ruko Blok B-2, Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Berdasarkan informasi awal, penyerangan melibatkan sekitar 30 orang yang diduga membawa senjata tajam.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton membenarkan adanya sejumlah orang yang telah diamankan. “Sudah ada beberapa yang diamankan,” ujar Anton saat dihubungi di Bandung, Selasa (27/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Namun, polisi belum menyampaikan jumlah terduga pelaku yang diamankan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi pengeroyokan maut Pasar Caringin tersebut.
Berawal dari Kesalahpahaman di Lingkungan Pasar
Menurut informasi awal, pengeroyokan diduga berawal dari kesalahpahaman kelompok pekerja di lingkungan pasar. Kelompok tersebut terdiri atas kuli panggul dan juru parkir.
Salah satu korban berinisial FR disebut terlibat setelah mengetahui temannya dibawa oleh kelompok yang berselisih. FR bersama rekannya kemudian mengikuti kelompok tersebut untuk memastikan kondisi temannya.
Situasi itu diduga berujung pada aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam. FR dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain FR, terdapat dua korban lain dalam penyerangan tersebut. Korban berinisial T mengalami luka serius di bagian kepala, sedangkan AS mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian siku dan jari.
Dua Korban Meninggal, Satu Masih Dirawat
T yang sebelumnya dilaporkan berada dalam kondisi kritis kemudian dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian, total korban meninggal dalam pengeroyokan di Pasar Induk Caringin itu menjadi dua orang, yakni FR dan T.
Sementara itu, AS masih menjalani penanganan medis akibat luka sabetan senjata tajam pada siku dan jarinya. Polisi belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi terakhir AS.
Peristiwa tersebut kini ditangani Polrestabes Bandung. Penyidik masih berupaya mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam penyerangan serta memastikan pertanggungjawaban hukum berdasarkan peran masing-masing.
Polisi Dalami Motif dan Kronologi
Selain mengamankan sejumlah terduga pelaku, polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap pengeroyokan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai rangkaian kejadian sejak kesalahpahaman kelompok pekerja di pasar hingga terjadinya penyerangan di area Ruko Blok B-2.
Polrestabes Bandung juga masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan. Polisi belum menetapkan jumlah pasti orang yang diamankan maupun mengungkap peran masing-masing karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga masih mengumpulkan informasi guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam pengeroyokan maut tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















