Headline.co.id, Sidoarjo ~ Polresta Sidoarjo memulai Operasi Patuh Semeru 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Operasi yang berlangsung di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tersebut ditandai apel gelar pasukan di Markas Polresta Sidoarjo pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini mengutamakan edukasi dan pencegahan pelanggaran lalu lintas, tetapi tetap menerapkan penegakan hukum melalui tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual. Pelaksanaan operasi menggunakan komposisi preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan penegakan hukum 20 persen.
Apel gelar pasukan dipimpin Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra. Operasi Patuh Semeru 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.
Operasi Patuh Semeru 2026 Dibagi dalam Tiga Pendekatan
Komposisi kegiatan dalam Operasi Patuh Semeru 2026 menempatkan pendekatan preemtif dan preventif sebagai bagian utama pelaksanaan. Kegiatan preemtif sebesar 40 persen diarahkan untuk memberikan edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Adapun pendekatan preventif yang juga memiliki porsi 40 persen ditujukan untuk mencegah pelanggaran serta mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya. Sementara itu, penegakan hukum mendapat porsi 20 persen dan dilakukan melalui ETLE maupun tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pembagian tersebut, operasi tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pengguna jalan. Kepolisian juga menempatkan upaya membangun kepatuhan dan kesadaran masyarakat sebagai bagian dari tujuan pelaksanaan operasi.
Personel Diminta Profesional dan Humanis
Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan saat apel, seluruh personel diminta menjalankan operasi secara profesional, humanis, dan berorientasi pada peningkatan keselamatan masyarakat.
Petugas juga diingatkan agar tidak menyalahgunakan kewenangan, terutama saat melaksanakan tilang manual. Setiap tindakan penegakan hukum harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
”Jadilah polisi yang dicintai oleh masyarakat. Bukan yang ditakuti dan bukan yang dihindari oleh masyarakat.”
Pesan tersebut menekankan pentingnya sikap dan perilaku personel kepolisian dalam membangun kepercayaan publik. Penekanan itu terutama ditujukan kepada petugas lalu lintas yang berinteraksi langsung dengan para pengguna jalan selama Operasi Patuh Semeru 2026.
Kepolisian juga akan melakukan evaluasi setiap hari untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan memberikan dampak terhadap ketertiban lalu lintas. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan operasi tidak berhenti sebagai kegiatan rutin tahunan.
Kepolisian menegaskan, Operasi Patuh Semeru 2026 harus menghasilkan peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan berkendara. Karena itu, pelaksanaan operasi diarahkan tidak hanya untuk menemukan pelanggaran, tetapi juga mendorong perubahan perilaku pengguna jalan.
Kesiapan Kendaraan Operasional Diperiksa
Setelah apel gelar pasukan, Bupati Sidoarjo Subandi bersama Kapolresta Sidoarjo memeriksa kesiapan kendaraan operasional yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
Pemeriksaan mencakup kondisi kendaraan, kelengkapan administrasi, serta berbagai sarana pendukung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan operasional berada dalam kondisi layak dan siap digunakan dalam pelaksanaan operasi selama 14 hari.
Pengecekan sarana operasional menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 setelah seluruh personel menerima arahan mengenai pendekatan kegiatan dan penegakan hukum. Operasi dijadwalkan berlangsung hingga 8 November 2026.
Imbauan Bupati Sidoarjo kepada Pengguna Jalan
Bupati Sidoarjo Subandi mengimbau masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Ia menilai kepatuhan pengguna jalan diperlukan untuk menjaga ketertiban selama aktivitas berkendara.
”Kepatuhan ini penting demi ketertiban dan keselamatan kita bersama,” kata Subandi.
Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sidoarjo berharap kedisiplinan pengguna jalan semakin meningkat. Kepolisian juga menargetkan jumlah pelanggaran dapat dikurangi serta risiko kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sidoarjo dapat ditekan.
(iad/ir)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















