Headline.co.id, Sleman ~ Dua remaja meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Kaliaji, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Jumat (5/6/2026) pagi. Korban berinisial IY dan AA ditemukan oleh Tim SAR Gabungan setelah dilakukan operasi pencarian di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut terjadi saat ketiganya berada di kawasan embung untuk melihat matahari terbit atau sunrise usai bermain skateboard di area Kali Aji. Diduga minimnya penerangan di sekitar lokasi membuat kedua korban terpeleset ke dalam embung dan tenggelam, sementara seorang rekan mereka berinisial KD berhasil selamat.
Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya, mengatakan kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim penyelam melakukan pencarian di perairan embung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian ketiga remaja tersebut bermain skateboard di kawasan Kali Aji. Setelah itu mereka menuju area Embung Kaliaji sekitar pukul 05.00 WIB untuk menikmati pemandangan matahari terbit.
Namun saat berada di tepi embung, dua korban diduga terpeleset akibat kondisi lokasi yang masih gelap dan minim penerangan. Keduanya kemudian tenggelam ke dalam embung. Sementara KD berhasil menyelamatkan diri dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim SAR Gabungan langsung melakukan koordinasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Tim menyiapkan peralatan penyelaman pada pukul 06.15 WIB dan melakukan asesmen kondisi perairan sebelum pencarian dimulai.
Upaya pencarian berlangsung selama kurang dari satu jam. Tim penyelam akhirnya berhasil menemukan kedua korban pada pukul 07.09 WIB di kedalaman sekitar tiga meter dari permukaan air.
Setelah ditemukan, kedua korban segera dievakuasi ke darat. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Turi untuk penanganan lebih lanjut.
Dhedi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Berkat kerja sama seluruh unsur SAR, kedua korban dapat ditemukan dan dievakuasi dalam waktu relatif cepat,” ujar Dhedi.
Basarnas juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar area perairan, terutama pada waktu dini hari ketika kondisi lingkungan masih gelap dan visibilitas terbatas.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas di area perairan yang berisiko ketika kondisi lingkungan tidak mendukung,” tandasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sekitar embung, sungai, maupun kawasan perairan lainnya, terutama ketika kondisi penerangan belum memadai dan risiko kecelakaan meningkat.






















