45 Ha Lahan Sawah di Kabupaten Batu Bara Terdampak Banjir

  • Whatsapp
Banjir kembali terjadi di wilayah Provinsi Sumatra Utara, tepatnya di Kabupaten Batu Bara
Banjir kembali terjadi di wilayah Provinsi Sumatra Utara, tepatnya di Kabupaten Batu Bara, pada Senin dini hari (22/11), pukul 02.00 WIB. Banjir menggenangi lahan persawahan seluas 45 Ha di Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras. (BPBD Kabupaten Batu Bara)

45 Ha Lahan Sawah di Kabupaten Batu Bara Terdampak Banjir ~ Headline.co.id (Sumatera Utara). Banjir kembali terjadi di wilayah Provinsi Sumatra Utara, tepatnya di Kabupaten Batu Bara, pada Senin dini hari (22/11), pukul 02.00 WIB. Banjir menggenangi lahan persawahan seluas 45 Ha di Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras.

Baca juga: Miliki Kekuatan dan Potensi Besar Sektor Energi, Jokowi: Kalkulasi yang Detail

Informasi yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pagi ini menyebutkan selain persawahan, lahan sawit seluas 60 Ha dan 10 unit rumah warga terdampak. Tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa ini. BPBD Kabupaten Batu Bara juga melaporkan kondisi genangan di Desa Sei Buah Keras belum menunjukkan penurunan.

Banjir tersebut dipengaruhi curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah kecamatan serta debit air dari kawasan hulu atau wilayah Kabupaten Simalungun.

Baca juga: Polres Prabumulih berhasil ungkap kasus Tindak Pidana Perjudian Jenis Toto Gelap

Pihak BPBD setempat telah melakukan koordinasi dengan aparat desa maupun kecamatan terhadap kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut.

Prakiraan cuaca di wilayah Kecamatan Medang Deras dua hari ke depan masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara itu, secara umum wilayah Sumatra Utara terpantau berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada hari ini dan esok hari.

Baca juga: Wujudkan Sinergitas, TNI Polri Tinjau Vaksinasi di Kecamatan Tirto, Pekalongan

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat selalu waspada dan siap terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun angin kencang, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga hari ini.

Baca juga: Meski Tanpa Penonton, Kapolres Pekalongan Kota Pimpin Langsung Pengamanan Babak 10 besar Liga 3 Jawa Tengah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *