Headline.co.id ~ Headline.co.id, KORLANTAS POLRI, Bekasi — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membuka Rapat Koordinasi Bidang Perencanaan dan Anggaran (Rakor Bagrenmin) Tahun 2026 di salah satu hotel di Jatibening, Bekasi, Kamis (22/10/2026). Rakor Korlantas Polri 2026 digelar untuk menyelaraskan persepsi, menentukan arah kebijakan, dan memperkuat akuntabilitas perencanaan anggaran di lingkungan Polantas seluruh Indonesia. Forum tersebut juga diarahkan untuk memastikan pelaksanaan tugas lalu lintas berjalan konsisten, objektif, dan transparan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kasubbag Logistik Bagrenmin Korlantas Polri Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roberto Aprianto Uda hadir membacakan sambutan tertulis Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) Korlantas Polri. Dalam sambutan itu, rapat koordinasi disebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarjajaran perencanaan, tetapi juga wadah untuk memperoleh arahan pimpinan.
“Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tindakan dalam pelaksanaan tugas bidang lalu lintas. Hal ini penting agar terwujud peningkatan kualitas pelayanan publik yang menjadi tugas dan tanggung jawab Korlantas Polri serta jajaran, dalam mendukung pemulihan ekonomi, reformasi struktural, dan agenda pemerintah,” ujar AKBP Roberto saat membacakan sambutan Kabag Ren, Kamis (22/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rakor Korlantas Polri 2026 Perkuat Perencanaan Anggaran
Kegiatan tersebut menempatkan perencanaan dan anggaran sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas Polantas. Melalui koordinasi antarjajaran, Korlantas Polri berupaya menyatukan persepsi dan tindakan agar kebijakan di bidang lalu lintas dapat dijalankan secara terarah.
Selain menyelaraskan kebijakan, rapat itu juga dimaksudkan untuk memperkuat akuntabilitas perencanaan anggaran. Korlantas Polri menyebut koordinasi yang matang diperlukan agar pelaksanaan tugas berlangsung objektif, transparan, dan mendukung peningkatan pelayanan publik.
Dalam sambutan yang dibacakan AKBP Roberto, Korlantas Polri menegaskan komitmennya menjalankan 8 Program Prioritas Kapolri. Komitmen itu disebut sejalan dengan visi Polri yang berintegritas, profesional, humanis, tegas, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Bahan kegiatan tersebut tidak merinci delapan program prioritas yang dimaksud. Namun, pelaksanaannya ditempatkan dalam kerangka peningkatan kualitas pelayanan publik serta dukungan terhadap pemulihan ekonomi, reformasi struktural, dan agenda pemerintah.
Fokus pada Doktrin Polisi Bersama Masyarakat
Selain 8 Program Prioritas Kapolri, Korlantas Polri juga menekankan doktrin kepemimpinan “Polisi Bersama Masyarakat”. Doktrin tersebut menempatkan kehadiran polisi di lapangan agar memberikan arti dan dampak positif secara langsung bagi warga.
Untuk menjawab tantangan pelayanan dan kegelisahan masyarakat, Polantas menyatakan siap merealisasikan 9 Langkah Nyata Mengatasi Kegelisahan Suara Masyarakat. Langkah tersebut mencakup sejumlah aspek dalam penanganan laporan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada warga.
Di antaranya adalah memberikan kepastian dalam penanganan laporan serta memastikan kesetaraan di hadapan hukum. Polantas juga menyoroti pemberantasan pungutan liar dan layanan transaksional sebagai bagian dari langkah yang akan direalisasikan.
Langkah lainnya ialah menangani aduan tanpa menunggu perkara menjadi viral. Hal itu dirumuskan dalam prinsip “no file, no justice”. Polantas juga mendorong perbaikan kultur pelayanan agar lebih ramah, mudah, dan tidak berbelit-belit.
Perencanaan Matang untuk Pelayanan Lalu Lintas
Penekanan terhadap pelayanan masyarakat menjadi salah satu pesan utama dalam Rakor Bagrenmin Korlantas Polri Tahun 2026. Perencanaan anggaran dipandang berkaitan dengan kemampuan jajaran Polantas menjalankan tugas serta memberikan layanan kepada masyarakat.
Koordinasi tersebut diharapkan menjaga agar pelaksanaan tugas bidang lalu lintas berlangsung konsisten di seluruh jajaran. Pada saat yang sama, prinsip objektivitas dan transparansi ditegaskan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas.
AKBP Roberto mengajak jajaran untuk menjadikan koordinasi perencanaan dan anggaran sebagai dasar dalam mewujudkan pelayanan Polantas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui koordinasi perencanaan dan anggaran yang matang ini, mari kita bersama-sama mewujudkan polisi lalu lintas yang sehat, bersyukur, dan bangga dalam melayani masyarakat,” katanya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















