Headline.co.id, Deli Serdang ~ Polda Sumatera Utara menyiagakan 108 personel di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, untuk memberikan bantuan kepada penumpang yang terkena dampak gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang di tengah situasi yang tidak menentu. Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa personel yang dikerahkan terdiri dari berbagai unit, termasuk 30 personel Direktorat Samapta, 10 personel Direktorat Pam Obvit, dan 60 personel dari Polresta Deli Serdang, serta dukungan dari TNI dan Aviation Security (Avsec).
Personel tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis di bandara, seperti posko reaksi cepat, area informasi keberangkatan, pintu kedatangan, serta kawasan terminal dan lingkungan bandara. Kombes Pol Ferry menegaskan bahwa selain menjaga keamanan, personel juga bertugas untuk mengantisipasi keluhan penumpang, mengelola antrean panjang di area pelayanan maskapai, dan mengatur kepadatan kendaraan di akses menuju bandara. Koordinasi dengan pengelola bandara, maskapai penerbangan, TNI, dan Avsec terus dilakukan untuk memantau perkembangan situasi.
Polda Sumut mengimbau masyarakat dan pengguna jasa penerbangan untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan memantau informasi resmi terkait jadwal penerbangan. Sebelumnya, PT Angkasa Pura Aviasi, pengelola Bandara Internasional Kualanamu, melaporkan bahwa 51 penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami penyesuaian akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat, menjelaskan bahwa penyesuaian penerbangan ini juga dipengaruhi oleh penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Kedua bandara tersebut terpaksa ditutup karena terdampak abu vulkanik dari erupsi yang terjadi di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

















