Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Operasi Modifikasi Cuaca Dry Ice Kurangi Asap Karhutla

Aditya by Aditya
53 minutes ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
418 5
A A
0
Menembus Tutup Inversi: Mengenal Cara Kerja Dry Ice Urai Kabut Asap Karhutla

Gambaran penggunaan dry ice untuk membuka lapisan inversi sebagai upaya mengurangi kepekatan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (Sumber: Info BMKG)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama pihak terkait menerapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan dry ice atau es kering untuk mengurangi kepekatan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau. Teknologi ini digunakan di wilayah terdampak, termasuk Sumatra Selatan dan Kalimantan Tengah, ketika asap terperangkap di bawah lapisan inversi atmosfer. Penyemaian dry ice dilakukan dari pesawat pada ketinggian sekitar 5.000–7.000 kaki dengan tujuan membuka lapisan tersebut agar asap terangkat ke udara yang lebih tinggi. Upaya itu diharapkan memperbaiki jarak pandang, menurunkan polutan PM2.5, dan mendukung keselamatan transportasi serta aktivitas masyarakat.

Contents

    • 0.1. Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar bagi UMKM
    • 0.2. Normalisasi Kali Baru, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Aksi Green Policing
  • 1. Cara Kerja Dry Ice pada Lapisan Inversi
  • 2. Dry Ice Dipakai Saat Awan Belum Terbentuk
  • 3. Pengukuran Udara Menentukan Penyemaian
  • 4. Uji Coba di Sumatra Selatan dan Perluasan Operasi

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan, asap karhutla dapat tertahan di permukaan tanah dan lapisan inversi. Dalam informasi yang disampaikan melalui InfoBMKG dan dikutip Jumat (22/10/2026), ia mengatakan kondisi tersebut membuat asap terasa lebih pekat di permukaan.

You might also like

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar

Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar bagi UMKM

24 October 2026
Kapolres Metro Bekasi Kota Turun Langsung dalam Upaya Normalisasi Kali Baru, Perkuat Gerakan Green Policing

Normalisasi Kali Baru, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Aksi Green Policing

24 October 2026

“Pada saat terjadi karhutla, asap terasa pekat di permukaan karena sebenarnya asap itu terjebak dalam lapisan tertentu, dari permukaan tanah sampai dengan lapisan inversi. Lapisan inversi inilah yang seolah-olah menutup ruang atmosfer sehingga asap enggak bisa langsung membubung ke atas,” jelas Tri.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Cara Kerja Dry Ice pada Lapisan Inversi

Secara normal, suhu udara semakin dingin seiring bertambahnya ketinggian. Namun, pada musim kemarau, suhu udara di ketinggian sekitar 5.000–7.000 kaki justru meningkat. Kondisi itu membentuk lapisan inversi yang berfungsi seperti penutup sehingga menghambat pergerakan asap ke lapisan atmosfer yang lebih tinggi.

Penyemaian dry ice ditujukan untuk menurunkan kembali suhu pada lapisan tersebut. Dengan demikian, lapisan inversi dapat menghilang, atmosfer menjadi lebih labil, dan partikel asap lebih mudah terangkat.

“Dry ice itu tujuannya untuk menghilangkan lapisan inversi atau membuka tutup lapisan inversi tadi itu, sehingga kalau disemai, lapisan inversinya terbuka dan asap akan membumbung tinggi ke atas sehingga kepekatan di permukaan menjadi berkurang,” kata Tri.

Dampak penyemaian biasanya mulai dirasakan sekitar 30 menit hingga satu jam setelah operasi. Dalam periode tersebut, proses pengangkatan partikel asap mulai berlangsung, jarak pandang di permukaan berangsur meningkat, dan kondisi udara menjadi lebih baik.

Dry Ice Dipakai Saat Awan Belum Terbentuk

Penggunaan dry ice juga berkaitan dengan keterbatasan awan pada puncak musim kemarau yang disertai el Nino sangat kuat. Ketika awan sangat terbatas atau bahkan tidak terbentuk, penyemaian natrium klorida (NaCl) untuk meningkatkan curah hujan belum dapat dilakukan karena bahan tersebut membutuhkan awan sebagai sasaran.

Dalam situasi itu, dry ice terlebih dahulu digunakan untuk mengurangi kepekatan asap. Setelah asap berkurang, sinar matahari dapat menembus permukaan bumi dan mendorong pertumbuhan awan melalui proses konveksi.

Tri mencontohkan strategi tersebut diterapkan di Kalimantan Tengah. Pada pagi hari, ketika asap masih pekat dan awan belum terbentuk, tim menyemai dry ice. Setelah asap berkurang dan awan mulai tumbuh pada siang hari, penyemaian dilanjutkan menggunakan serbuk NaCl.

Menurut Tri, operasi tersebut menghasilkan hujan yang cukup banyak dan diikuti penurunan titik panas atau hotspot di Kalimantan Tengah.

Pengukuran Udara Menentukan Penyemaian

Sebelum operasi modifikasi cuaca dry ice dilakukan, petugas mengukur profil udara atas untuk mengetahui ketinggian serta ketebalan lapisan inversi. Pengukuran dilakukan setiap pagi dengan meluncurkan radiosonde di wilayah sasaran, seperti Kalimantan Selatan dan Sumatra Selatan.

Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan lokasi penyemaian dan kebutuhan bahan. Dry ice yang digunakan berbentuk pelet kecil dengan ukuran sedikit lebih besar daripada butiran beras. Dalam satu sorti penerbangan, pesawat dapat membawa sekitar 800 kilogram dry ice.

Frekuensi penyemaian dalam sehari berkisar satu hingga lima sorti, bergantung pada ketebalan dan kekuatan lapisan inversi. Lapisan yang lebih tebal dan kuat membutuhkan lebih banyak bahan semai, sedangkan lapisan yang lebih tipis dapat ditangani dengan satu sorti.

Pelet dry ice disemai pada ketinggian sekitar 5.000–7.000 kaki dan ditujukan untuk mengalami sublimasi sebelum mencapai permukaan tanah.

Uji Coba di Sumatra Selatan dan Perluasan Operasi

Uji coba penggunaan dry ice di Sumatra Selatan disebut menunjukkan hasil signifikan dalam mengurangi kepekatan asap. Perubahan tersebut juga dirasakan masyarakat yang sebelumnya khawatir beraktivitas di luar rumah.

“Masyarakat merasakan itu, yang biasanya takut untuk keluar rumah, misalnya hari Sabtu–Minggu kemarin sudah mulai kembali melakukan aktivitas pagi seperti jogging,” tutur Tri.

Pengurangan kepekatan asap diharapkan meningkatkan jarak pandang dan mengurangi polutan PM2.5. Kondisi itu berkaitan dengan keselamatan penerbangan dan pelayaran, serta kualitas udara yang dihirup masyarakat di permukaan.

Atas hasil uji coba di Sumatra Selatan, Presiden memerintahkan agar operasi OMC menggunakan dry ice diperluas ke daerah lain yang terdampak karhutla, termasuk Kalimantan Tengah.

Tri mengatakan penerapan dry ice secara operasional dalam skala besar belum banyak dilakukan negara lain. “Telah ada riset-riset penggunaan dry ice di sejumlah negara, contohnya seperti di Thailand,” ungkapnya.

Meski demikian, OMC bukan satu-satunya langkah penanggulangan karhutla. Tri menegaskan perlunya kerja sama lintas sektor melalui perbaikan tata kelola lahan gambut, penegakan hukum terhadap pembakaran lahan, serta pemadaman melalui jalur darat dan udara, termasuk water bombing.

Lahan gambut perlu dijaga tetap basah. Ketika muka air gambut terus menurun selama musim kemarau, lahan menjadi semakin kering dan mudah terbakar. BMKG juga terus mengembangkan teknologi modifikasi cuaca melalui peningkatan akurasi, efektivitas, dan efisiensi operasi, dengan dukungan kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, serta penguatan anggaran.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaNasional

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Aditya

Aditya

Related Stories

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar

Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar bagi UMKM

by Aditya
24 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pembiayaan, pasar, dan layanan usaha bagi pengusaha mikro,...

Kapolres Metro Bekasi Kota Turun Langsung dalam Upaya Normalisasi Kali Baru, Perkuat Gerakan Green Policing

Normalisasi Kali Baru, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Aksi Green Policing

by Dwina
24 October 2026
0

Headline.co.id, Bekasi ~ Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana turun langsung memimpin pembersihan aliran Kali Baru di...

Operasi Katarak Gratis di Belu Bantu Warga Atasi Gangguan Penglihatan

Operasi Katarak Gratis di Belu Digelar Selama Tiga Hari

by Aditya
24 October 2026
0

Headline.co.id, Belu ~ Atambua, Operasi katarak gratis dan pemeriksaan kesehatan mata digelar bagi masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Karhutla Ancam Habitat Orangutan, Baharkam Polri Terjunkan Tim SAR ke Kalteng

Karhutla Kalteng, Baharkam Polri Siapkan Evakuasi Orangutan

by Dwina
24 October 2026
0

Headline.co.id ~ Baharkam Polri menerjunkan tim Search and Rescue (SAR) ke Kalimantan Tengah untuk memperkuat perlindungan dan penyelamatan satwa liar...

Dua Tahun Pemerintahan, Ini Tiga Capaian Bidang Kesehatan

Capaian Kesehatan Dua Tahun Pemerintahan: CKG hingga TB

by Aditya
24 October 2026
0

Headline.co.id ~ Pemerintah mencatat tiga capaian kesehatan selama dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih, yakni perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis...

DPPPA Dumai Ajak Perempuan Kenali Perubahan Payudara untuk Deteksi Dini Kanker

Deteksi Dini Kanker Payudara, DPPPA Dumai Dorong Perempuan Kenali Perubahan

by Aditya
24 October 2026
0

Headline.co.id ~ Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai, Riau, mengajak masyarakat, khususnya perempuan, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Bupati Meranti Ajak Penguatan Akhlak Qurani Melalui STQ di Tebingtinggi Barat

Bupati Meranti Ajak Penguatan Akhlak Qurani Melalui STQ di Tebingtinggi Barat

17 November 2025
Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

13 January 2026
Nikmati Cuaca Cerah Berawan di Jakarta, Aktivitas Luar Ruangan Maksimal

Prakiraan Cuaca Cerah Berawan, Jakarta Kamis Ini

2 September 2024
: Sekjen Ismail memberikan paparan dalam acara Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2026 di JCC Senayan, Jakarta Pusat. (foto: Humas Kemkomdigi)

Kemkomdigi Dorong Implementasi 5G untuk Majukan Ekonomi AI di Indonesia

7 August 2026
Peduli Pekerja Jalanan, Satlantas Sampang Salurkan Bansos ke Pengemudi Becak

Bansos Satlantas Sampang Disalurkan ke Pengemudi Becak

21 September 2026
Wali Kota Batam Distribusikan Bantuan Sembako kepada Anak Yatim

Wali Kota Batam Distribusikan Bantuan Sembako kepada Anak Yatim

16 December 2025

Ibunda Jokowi Dimakamkan Hari Ini, Jokowi: Mohon Doanya

26 March 2020

Artikel Terbaru

[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria: Kedaulatan AI Tak Cukup dengan Data Center, Indonesia Harus Kuasai Hulu Teknologi

[Siaran Pers] Kedaulatan AI Tak Cukup dengan Data Center

24 October 2026
Dukung Pendidikan Anak Usia Dini, DWP Lumajang Bagikan Alat Permainan Edukatif

Bantuan APE Lumajang Dukung Pembelajaran Anak Usia Dini

24 October 2026
Wakil Wali Kota Pontianak Ajak Warga Jaga Tradisi dan Kebersamaan

Tradisi Keagamaan Jadi Kekuatan Kebersamaan Kota Pontianak

24 October 2026
Job Fair Pontianak 2026 Buka Ribuan Peluang Kerja

Job Fair Pontianak 2026 Tawarkan Sekitar 2.000 Lowongan

24 October 2026
GHM 2026, Disparekrafpora Perkuat Koordinasi dengan Dishub Kota Gorontalo

GHM 2026, Disparekrafpora Perkuat Koordinasi dengan Dishub Kota Gorontalo

24 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar Dukung OGFC Unite 2027 Jadi Penggerak Wisata Olahraga Indonesia

OGFC Unite 2027 Dorong Wisata Olahraga dan Paket Wisata Indonesia

24 October 2026
Presiden RI Sapa Wagub Gorontalo di Rakornas TPAKD 2026

Rakornas TPAKD 2026, Prabowo Sapa Wagub Gorontalo

24 October 2026

Popular Story

Polres Jakbar Ungkap Komplotan Curanmor Bersenpi Hingga Modus Curas, 53 Orang Diamankan
Nasional

Polres Jakbar Ungkap 43 Kasus Pencurian, 53 Orang Diamankan

by Dwina
24 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polres Metro Jakarta Barat bersama jajaran Polsek mengungkap 43...

Read moreDetails

Kapolres Bantul Ajak Tokoh Agama Cegah Kenakalan Remaja dan Perkuat Kamtibmas Lewat Minggu Kasih

KUA Bertransformasi, Indeks Kepuasan Layanan Naik pada 2025

Kebakaran Lahan di Berbah Sleman, Polisi Ungkap Penyebab dan Ingatkan Bahaya Api Merembet

Klasemen Grup C EPA One 2026/27: Persebaya Raih 6 Kemenangan

Motocross Grasstrack Lumajang Promosikan Wisata dan UMKM

Kemkomdigi Kaji Aturan Pelabelan Konten AI

Polda Kepri Tanam 1.000 Mangrove lewat Program Green Policing

Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia, Jenazah Direncanakan Disemayamkan di Rumah Duka Ukrida

Wakil Bupati Batang Minta Santri Tak Tiru Pejabat Koruptif

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.