Headline.co.id, Belu ~ Atambua, Operasi katarak gratis dan pemeriksaan kesehatan mata digelar bagi masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 23–25 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dekenat Keuskupan Atambua itu ditujukan bagi warga yang mengalami gangguan penglihatan, terutama akibat katarak dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Layanan diberikan melalui bakti sosial agar masyarakat dapat memperoleh penanganan medis tanpa terbebani biaya. Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Belu dengan sejumlah organisasi dan komunitas.
Selain operasi katarak gratis, bakti sosial ini menyediakan pemeriksaan kesehatan mata serta deteksi dini gangguan penglihatan dan penyakit mata. Layanan tersebut diharapkan membantu masyarakat mendapatkan penanganan yang tepat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga yang mengalami gangguan penglihatan.
Operasi Katarak Gratis Sasar Warga dengan Gangguan Penglihatan
Bakti sosial selama tiga hari itu menyasar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata. Warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak menjadi salah satu kelompok yang mendapatkan perhatian dalam kegiatan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Eli Ch. Rambitan, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan layanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis itu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya memperluas akses penanganan gangguan penglihatan.
“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan baksos pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis. Semoga ini menjadi momen berkelanjutan untuk membantu masyarakat Kabupaten Belu,” kata Eli.
Ia juga meminta jajaran Dinas Kesehatan dan puskesmas terus menyebarluaskan informasi mengenai layanan kesehatan tersebut. Langkah itu diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang belum mengetahui kegiatan dan ingin memanfaatkan layanan gratis.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh jajaran kesehatan, baik Dinas Kesehatan maupun Puskesmas, terus memberikan informasi kepada masyarakat yang belum mengetahui kegiatan ini, agar mereka bisa datang mendaftar dan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,” imbaunya.
Deteksi Dini Gangguan Mata
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Belu Yohanes Moruk mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menyediakan layanan kesehatan mata dan operasi katarak secara gratis. Bakti sosial itu juga diarahkan untuk mendeteksi secara dini gangguan penglihatan serta penyakit mata.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan mata serta meningkatkan kualitas hidup melalui penanganan gangguan penglihatan yang tepat,” ujar Yohanes.
Dengan pemeriksaan dan penanganan dalam kegiatan tersebut, masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan dapat memperoleh akses layanan kesehatan mata di tengah keterbatasan pelayanan yang mereka hadapi.
Kolaborasi Pemerintah dan Organisasi
Bakti sosial operasi katarak gratis di Belu merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Belu, Komunitas Cinta Kasih (KCK) Denpasar Bali, John Fawcett Foundation (JFF) Indonesia, dan Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB). Kegiatan itu juga mendapat dukungan dari berbagai pihak terkait.
Pembukaan kegiatan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Benny Chandrawinata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, serta pimpinan perangkat daerah lainnya. Tim dari KCK Denpasar Bali, JFF Indonesia, dan KBKB turut hadir dalam pembukaan bakti sosial tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















