Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Peristiwa

Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak

Saddam by Saddam
2 months ago
in Peristiwa
Reading Time: 6 mins read
411 13
A A
0
Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah

Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah mengungkap dugaan peredaran beras fortifikasi abal-abal setelah pemeriksaan menemukan 25 dari 27 merek yang diuji tidak memenuhi persyaratan kandungan sebagaimana diklaim pada kemasan. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan temuan tersebut di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan dilakukan melalui sejumlah laboratorium bersertifikat untuk memastikan kesesuaian kandungan gizi dan mutu produk.

Contents

    • 0.1. Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Seruyan Edukasi Pengendara
    • 0.2. Imbauan Keselamatan Satlantas Metro Digencarkan Saat Operasi Patuh
  • 1. 25 dari 27 Merek Disebut Tidak Memenuhi Persyaratan
  • 2. Harga Beras Fortifikasi Ditemukan Tembus Rp57.000 per Kilogram
  • 3. Pemerintah Estimasikan Potensi Kerugian Rp89 Triliun
  • 4. Fortifikasi Seharusnya Menyasar Kelompok Rentan
  • 5. Daftar 25 Merek dalam Paparan Pemerintah
  • 6. Produk Diperintahkan Ditarik, Izin Dicabut dan Diproses Hukum

Temuan beras fortifikasi abal-abal menjadi perhatian pemerintah karena produk fortifikasi sebenarnya ditujukan membantu pemenuhan gizi kelompok rentan, termasuk masyarakat kurang mampu, ibu hamil dan menyusui, balita, serta kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. Namun, sejumlah produk yang diperiksa justru ditemukan memiliki kandungan yang diduga tidak sesuai dengan keterangan pada label dan dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi.

You might also like

Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Seruyan Bagikan Brosur Keselamatan kepada Pengguna Jalan

Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Seruyan Edukasi Pengendara

1 November 2026
Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Metro Masifkan Imbauan Keselamatan

Imbauan Keselamatan Satlantas Metro Digencarkan Saat Operasi Patuh

1 November 2026

Pemerintah memperkirakan praktik beras fortifikasi abal-abal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian konsumen hingga sekitar Rp89 triliun. Angka itu masih berupa estimasi berdasarkan perhitungan pemerintah dan disebut masih menjadi bagian dari pendalaman bersama aparat penegak hukum.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Yang pertama kami sudah perintahkan tarik, yang kedua cabut izinnya, yang ketiga diproses,” kata Amran dalam ekspos hasil pemeriksaan beras fortifikasi di Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

25 dari 27 Merek Disebut Tidak Memenuhi Persyaratan

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dipaparkan pemerintah, sebanyak 25 dari 27 merek beras fortifikasi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, sementara dua merek lainnya memenuhi ketentuan.

Ketidaksesuaian terutama ditemukan pada kandungan gizi yang tidak sama dengan klaim produsen pada label kemasan.

Pengujian dilakukan di Laboratorium IPB Bogor, Laboratorium BRMP, Saraswanti Indo Genetech (SIG), serta Eurofins Angler Biochemlab yang disebut telah memiliki sertifikasi.

“Setelah kita cek di laboratorium, ternyata tidak sesuai dengan labelnya. Ini yang kita tindak,” ujar Amran.

Pemerintah menyebut produk bermasalah tersebut tidak memenuhi kandungan dan mutu yang dipersyaratkan dalam SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan serta SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.

Temuan itu menjadi perhatian karena konsumen membeli produk berdasarkan informasi kandungan yang dicantumkan produsen pada kemasan.

Harga Beras Fortifikasi Ditemukan Tembus Rp57.000 per Kilogram

Selain persoalan kandungan, pemerintah menyoroti disparitas harga yang dinilai sangat tinggi.

Amran mengatakan beras fortifikasi semestinya dapat berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram. Biaya tambahan untuk proses fortifikasi disebut hanya sekitar Rp1.000.

Namun, berdasarkan temuan pemerintah, terdapat produk yang dijual hingga sekitar Rp57.000 per kilogram.

“Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp13.000. Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp44.000 per kilo, yang tertinggi ya,” kata Amran.

Dalam pemaparan lainnya, Kementerian Pertanian mencatat salah satu produk berinisial WFO dipasarkan Rp57.600 per kilogram, sedangkan harga wajarnya dihitung sekitar Rp13.500. Selisihnya mencapai sekitar Rp44.100 per kilogram.

Secara keseluruhan, rata-rata harga jual produk yang diperiksa mencapai Rp23.385 per kilogram. Sementara harga wajarnya disebut berada di sekitar Rp13.689 per kilogram sehingga terdapat selisih rata-rata sekitar Rp9.695 per kilogram.

Pemerintah Estimasikan Potensi Kerugian Rp89 Triliun

Amran memperkirakan nilai dugaan praktik tersebut dapat mencapai sekitar Rp89 triliun.

Menurut dia, perhitungan tersebut antara lain dikaitkan dengan data Badan Pusat Statistik mengenai proporsi beras premium dan fortifikasi yang beredar di pasar.

“Ini sudah tidak tepat sasaran. Kemudian saat ini juga ada praktik penipuan terhadap beras fortifikasi, nilainya ini estimasi ya, Rp89 triliun. Sesuai data BPS, 39% beras yang beredar premium dan fortifikasi. Sekarang premium hilang, menjelma menjadi fortifikasi,” tuturnya.

Pemerintah menekankan nilai Rp89 triliun tersebut merupakan estimasi, bukan nilai kerugian yang telah diputuskan secara hukum.

Pendalaman lebih lanjut diperlukan untuk menentukan besaran kerugian serta pertanggungjawaban masing-masing pihak yang diduga terlibat.

Fortifikasi Seharusnya Menyasar Kelompok Rentan

Beras fortifikasi merupakan beras yang mendapatkan tambahan zat gizi tertentu. Produk tersebut ditujukan antara lain untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat rentan dan mendukung penanganan masalah stunting.

Karena tujuan tersebut, Amran menilai harga yang terlalu tinggi justru membuat produk fortifikasi kehilangan fungsi utamanya.

“Fortifikasi bukan untuk menggantikan beras premium. Fortifikasi ini untuk kelompok rentan, stunting, orang miskin, ibu hamil, menyusui, dan balita. Kalau dijual dengan harga sangat tinggi, tentu tidak tepat sasaran,” kata Amran.

Menurutnya, masyarakat yang menjadi sasaran utama program fortifikasi justru akan kesulitan membeli produk apabila harganya lebih mahal dibandingkan beras premium maupun medium.

“Ini menyusahkan konsumen kita. Tujuan fortifikasi adalah untuk ibu hamil, menyusui, penderita stunting, dan masyarakat kurang mampu. Jadi tujuan kita tidak tercapai, kenapa justru harganya jauh lebih tinggi daripada beras premium dan medium,” ujarnya.

Daftar 25 Merek dalam Paparan Pemerintah

Dalam pemaparannya, Amran mencantumkan 25 produk yang diduga memiliki ketidaksesuaian kandungan. Daftar tersebut terdiri atas:

  1. Idola Fortifikasi
  2. Idola High Quality Whole Grain Rice
  3. Idola Long Grain Rice
  4. Ikan Mas Cupang
  5. AAA Wijaya Kusuma
  6. Cantik Manis
  7. Penari Bangkok
  8. Topi Koki Short Grain
  9. Topi Koki Setra Royale
  10. Topi Koki Long Grain Crystal
  11. HOK-1 Gohan
  12. Maknyuss Pulen Gizi
  13. Anak Raja Fortifikasi
  14. Anak Raja Nusantara
  15. Top Anak Raja
  16. PMS Induk Ayam
  17. Sumo
  18. Rasvit
  19. FS Nutri Rice
  20. Pelikan
  21. Rice Rojolele
  22. Super Kepala Beras Premium 111
  23. 111 Golden Number
  24. Putri Koki
  25. Wellfarm Beras Diabet

Status produk-produk tersebut dalam paparan pemerintah merupakan dugaan berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan Kementerian Pertanian. Proses pendalaman dan penegakan hukum masih diperlukan untuk menentukan pelanggaran serta tanggung jawab masing-masing pihak.

Produk Diperintahkan Ditarik, Izin Dicabut dan Diproses Hukum

Pemerintah menyatakan telah mengambil tiga langkah terhadap produk yang dinilai bermasalah, yakni menarik produk dari peredaran, mencabut izin, dan memproses pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum.

Langkah tersebut dilakukan karena beras merupakan komoditas pangan strategis yang dikonsumsi masyarakat luas.

“Jangan sampai ada yang menyusahkan rakyat kecil. Kita ingin semuanya tumbuh bersama, tetapi jangan ada yang merugikan rakyat kecil,” tegas Amran.

Kasus beras fortifikasi mulai mendapat perhatian ketika Bapanas menelusuri penyebab mahal dan langkanya beras premium di pasar pada April 2026.

Pada periode tersebut, harga pembelian pemerintah untuk gabah ditetapkan Rp6.500 per kilogram, sementara produsen swasta dan Perum Bulog sama-sama menyerap pasokan gabah petani. Kondisi itu membuat pasokan yang dapat diperoleh produsen beras premium semakin terbatas.

Di tingkat konsumen, pemerintah pada saat yang sama menetapkan harga eceran tertinggi beras sekitar Rp14.900 per kilogram. Tekanan antara kenaikan biaya produksi dan pembatasan harga jual kemudian menjadi salah satu persoalan yang dihadapi produsen.

Pemerintah sebelumnya juga menemukan praktik pencampuran beras premium dengan beras berkualitas lebih rendah. Sepanjang 2024 hingga 2026, sebanyak 47 kasus terkait beras disebut telah dibongkar pemerintah.

Kini pemerintah kembali memperketat pengawasan setelah menemukan produk yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi tetapi diduga tidak memiliki kandungan sesuai klaim pada label. Pengawasan tersebut diarahkan tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan konsumen mendapatkan produk dengan kualitas dan kandungan yang sesuai dengan informasi yang dicantumkan produsen.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Beras Fortifikasi Abal-abalEurofins Angler BiochemlabKepala Badan Pangan NasionalLaboratorium BRMPLaboratorium IPB BogorMenteri PertanianSaraswanti Indo Genetech (SIG)

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Seruyan Bagikan Brosur Keselamatan kepada Pengguna Jalan

Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Seruyan Edukasi Pengendara

by Eko
1 November 2026
0

Headline.co.id ~ Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seruyan membagikan leaflet dan brosur keselamatan berlalu lintas kepada pengguna jalan dalam...

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Metro Masifkan Imbauan Keselamatan

Imbauan Keselamatan Satlantas Metro Digencarkan Saat Operasi Patuh

by Eko
1 November 2026
0

Headline.co.id, Metro ~ Satlantas Polres Metro Polda Lampung menggencarkan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2026,...

Gelar Operasi Patuh Kie Raha 2026, Satlantas Ternate Hadirkan Inovasi Pelayanan SIM Keliling

SIM Keliling Ternate Hadir Saat Operasi Patuh Kie Raha 2026

by Eko
1 November 2026
0

Headline.co.id, Ternate ~ Headline.co.id, KORLANTAS POLRI, Ternate – Polres Ternate melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menghadirkan layanan SIM keliling untuk...

Korlantas Polri Dorong Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas yang Cepat dan Profesional

Korlantas Polri Dorong Penanganan Kecelakaan yang Cepat

by Eko
1 November 2026
0

Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mendorong peningkatan penanganan kecelakaan lalu lintas secara cepat dan...

Kronologi Kecelakaan Honda CBR 150 di Jalan Affandi Sleman, Pemotor Terjatuh Usai Tabrak Pembatas

Kronologi Kecelakaan Honda CBR 150 di Jalan Affandi Sleman, Pemotor Terjatuh Usai Tabrak Pembatas

by Hendrawan
1 November 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sepeda motor Honda CBR 150 terjadi di Jalan Affandi, tepatnya di depan...

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polresta Klaten Gencarkan Edukasi di Simpang Empat Tegaldowo

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Klaten Edukasi Pengguna Jalan

by Eko
31 October 2026
0

Headline.co.id ~ Satlantas Polresta Klaten menggelar sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 di Simpang Empat Tegalyoso, Klaten, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kecelakaan KA di Bekasi Timur, PUKIS Desak Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional

Kecelakaan KA di Bekasi Timur, PUKIS Desak Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional

28 April 2026

Hakim Mahkamah Konstitusi Pertanyakan Urgensi Posisi Wakil Menteri

12 February 2020
harga minyak, penguatan dolar AS turut menjadi faktor yang membebani rupiah

Rupiah Indonesia Hari Ini Melemah, Kombinasi Faktor Global dan Domestik Tekan Nilai Tukar

2 September 2026
Indonesia Kembalikan Langkah Strategis Industri Pertahanan Lewat Penandatanganan MoU Quadrilateral “Project Badr” di Doha

MoU Project Badr, Indonesia Gandeng Qatar, Turki, dan Pakistan

22 October 2026
Pemkot Jambi Terapkan Sistem Jemput Sampah dari Rumah, Tutup TPS Liar

Pemkot Jambi Terapkan Sistem Jemput Sampah dari Rumah, Tutup TPS Liar

8 June 2026
PMI Batang Pastikan Ketersediaan Darah Aman dan Siap Distribusi ke Daerah Lain

PMI Batang Pastikan Ketersediaan Darah Aman dan Siap Distribusi ke Daerah Lain

12 November 2025
Kemendikdasmen dan TNI AD Percepat Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Sumatra

Kemendikdasmen dan TNI AD Percepat Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Sumatra

7 March 2026

Artikel Terbaru

Oratmangoen Kembali Starter Di Laga Kontra Isenmulang Kalteng Fc

PERSIB vs Isenmulang Kalteng FC: Oratmangoen Starter

1 November 2026
Persib U20 Harus Puas Bermain Imbang Lagi

Persib U20 Imbang 1-1 Lawan Persis, Dua Pemain Dikartu Merah

1 November 2026
Peralta Dan Menalo Bawa Persib Ungguli Isenmulang Di Babak Pertama

Persib Unggul 3-0 atas Isenmulang di Babak Pertama

1 November 2026
Pondok Ngruki Tegas Desak Wakapolda Jateng Segera Selesaikan Persoalan Penggerebekan Asrama Santriwati dan Kembalikan Barang yang Tidak Terkait Perkara

Pondok Ngruki Desak Polda Jateng Jelaskan Dasar Penyitaan dan Kembalikan Barang Santriwati

1 November 2026
Review Persib Catat Kemenangan Terbesar Musim Ini

Persib Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini atas Isenmulang

1 November 2026
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Mohamad Shidqon Prabowo

GP Ansor Jateng Kecam Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo, Soroti Sikap Aparat Kepolisian

1 November 2026
Runje Puji Kualitas Dan Mentalitas Pemain

Kemenangan 4-0, Runje Puji Kualitas dan Mentalitas PERSIB

1 November 2026

Popular Story

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Metro Masifkan Imbauan Keselamatan
Peristiwa

Imbauan Keselamatan Satlantas Metro Digencarkan Saat Operasi Patuh

by Eko
1 November 2026
0

Headline.co.id, Metro ~ Satlantas Polres Metro Polda Lampung menggencarkan imbauan keselamatan kepada...

Read moreDetails

Antrean Pertalite di Gorontalo Mulai Landai, Pengawasan Diperketat

Keputusan MSCI Jadi Sorotan, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah

Polri Ingatkan Warga Bijak Bermedia Sosial

Dua WNA Arab Saudi Ditangkap Usai Tiga WNI Ditusuk di Bali

Polda Jatim Ungkap 4 Kasus, dari Satwa Dilindungi hingga Solar

Mango Carnival Dorong Mangga Probolinggo ke Pasar Lebih Luas

Pengeroyokan Maut Pasar Caringin, Sejumlah Terduga Pelaku Diamankan

Hotspot Internet Boven Digoel Disiapkan untuk Rumah Warga

Polisi Telusuri Asal-usul 561 Botol Miras yang Diamankan di Sleman Selama Oktober 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.