Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Peristiwa

Hasil Uji Laboratorium Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Temuannya

Saddam by Saddam
38 minutes ago
in Peristiwa
Reading Time: 6 mins read
414 9
A A
0
Temuan beras fortifikasi abal-abal itu disampaikan Menteri Pertanian

Temuan beras fortifikasi abal-abal itu disampaikan Menteri Pertanian (Foto detikFinance)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Hasil pengujian laboratorium mengungkap 25 dari 27 merek beras fortifikasi yang diperiksa pemerintah diduga tidak memenuhi persyaratan kandungan sebagaimana tercantum pada label. Temuan beras fortifikasi abal-abal itu disampaikan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman dalam ekspos di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan dilakukan melalui empat laboratorium untuk menguji kesesuaian kandungan dan mutu produk.

Contents

    • 0.1. Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak
    • 0.2. Kualitas Udara Hari Ini di Padang Berbahaya, AQI Tembus 904 dan Sekolah Kembali PJJ
  • 1. Diuji di Empat Laboratorium
  • 2. 25 dari 27 Merek Tidak Memenuhi Syarat
  • 3. Pemerintah Soroti Kandungan Gizi yang Tidak Sesuai Label
  • 4. Harga Ditemukan hingga Rp57.000 per Kilogram
  • 5. Potensi Kerugian Diperkirakan Rp89 Triliun
  • 6. Pemerintah Perintahkan Produk Ditarik
  • 7. Temuan Berawal dari Persoalan Beras Premium

Pemerintah menemukan indikasi bahwa beras fortifikasi abal-abal tersebut memiliki kandungan gizi yang tidak sesuai dengan klaim produsen. Dari total 27 merek yang diperiksa, hanya dua merek yang dinyatakan memenuhi ketentuan, sedangkan 25 lainnya masuk dalam temuan pemerintah.

You might also like

Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah

Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak

16 September 2026
PJJ Kembali Diterapkan di Padang

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Berbahaya, AQI Tembus 904 dan Sekolah Kembali PJJ

16 September 2026

Temuan beras fortifikasi abal-abal menjadi perhatian karena produk fortifikasi seharusnya digunakan untuk mendukung pemenuhan gizi kelompok rentan. Namun, selain persoalan kandungan, pemerintah juga menemukan sejumlah produk dijual jauh di atas harga yang dinilai wajar.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Setelah kita cek di laboratorium, ternyata tidak sesuai dengan labelnya. Ini yang kita tindak,” kata Amran.

Diuji di Empat Laboratorium

Pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap produk yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi melalui sejumlah laboratorium bersertifikat.

Pengujian dilakukan di Laboratorium IPB Bogor, Laboratorium BRMP, Saraswanti Indo Genetech (SIG), serta Eurofins Angler Biochemlab.

Dari pemeriksaan tersebut, pemerintah menyebut 25 merek diduga tidak memenuhi kandungan dan mutu yang seharusnya terdapat dalam produk fortifikasi.

Persyaratan yang menjadi rujukan antara lain SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.

Ketidaksesuaian tersebut terutama berkaitan dengan kandungan fortifikasi yang ditemukan tidak sama dengan informasi pada label kemasan.

Pemerintah menilai kondisi itu perlu ditindak karena konsumen membeli produk berdasarkan informasi yang dicantumkan produsen.

25 dari 27 Merek Tidak Memenuhi Syarat

Berdasarkan paparan pemerintah, 25 dari 27 merek yang masuk pemeriksaan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, sementara dua merek lainnya memenuhi ketentuan.

Pemerintah mencantumkan 25 produk yang masuk dalam temuan tersebut, yakni:

  1. Idola Fortifikasi
  2. Idola High Quality Whole Grain Rice
  3. Idola Long Grain Rice
  4. Ikan Mas Cupang
  5. AAA Wijaya Kusuma
  6. Cantik Manis
  7. Penari Bangkok
  8. Topi Koki Short Grain
  9. Topi Koki Setra Royale
  10. Topi Koki Long Grain Crystal
  11. HOK-1 Gohan
  12. Maknyuss Pulen Gizi
  13. Anak Raja Fortifikasi
  14. Anak Raja Nusantara
  15. Top Anak Raja
  16. PMS Induk Ayam
  17. Sumo
  18. Rasvit
  19. FS Nutri Rice
  20. Pelikan
  21. Rice Rojolele
  22. Super Kepala Beras Premium 111
  23. 111 Golden Number
  24. Putri Koki
  25. Wellfarm Beras Diabet

Nama-nama tersebut merupakan produk yang dicantumkan dalam paparan pemerintah sebagai bagian dari hasil pemeriksaan.

Status dugaan pelanggaran terhadap masing-masing produk masih memerlukan proses pendalaman dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Soroti Kandungan Gizi yang Tidak Sesuai Label

Amran mengatakan persoalan utama dalam temuan tersebut bukan semata-mata harga, tetapi juga kesesuaian antara isi produk dan klaim yang tertera pada kemasan.

Beras fortifikasi memiliki karakteristik berbeda karena memperoleh tambahan zat gizi tertentu. Produk tersebut dimaksudkan untuk membantu kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.

“Fortifikasi bukan untuk menggantikan beras premium. Fortifikasi ini untuk kelompok rentan, stunting, orang miskin, ibu hamil, menyusui, dan balita. Kalau dijual dengan harga sangat tinggi, tentu tidak tepat sasaran,” ujar Amran.

Karena itu, pemerintah menilai ketidaksesuaian kandungan berpotensi merugikan konsumen, terutama masyarakat yang membeli produk dengan harapan memperoleh tambahan gizi sesuai informasi pada kemasan.

Harga Ditemukan hingga Rp57.000 per Kilogram

Selain temuan hasil laboratorium, pemerintah juga menyoroti harga jual sejumlah produk.

Amran mengatakan beras fortifikasi seharusnya berada di kisaran sekitar Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram.

Namun, pemerintah menemukan produk yang dipasarkan hingga sekitar Rp57.000 per kilogram.

“Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp13.000. Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp44.000 per kilo, yang tertinggi ya,” kata Amran.

Dalam paparan Kementerian Pertanian, salah satu produk berinisial WFO tercatat dijual Rp57.600 per kilogram. Sementara harga wajarnya dihitung sekitar Rp13.500 per kilogram sehingga terdapat selisih sekitar Rp44.100.

Secara rata-rata, harga jual produk yang diperiksa mencapai Rp23.385 per kilogram. Pemerintah menghitung harga wajarnya sekitar Rp13.689 sehingga terdapat rata-rata selisih sekitar Rp9.695 per kilogram.

Potensi Kerugian Diperkirakan Rp89 Triliun

Pemerintah memperkirakan potensi kerugian konsumen akibat dugaan praktik tersebut dapat mencapai sekitar Rp89 triliun.

Amran menegaskan angka tersebut masih berupa estimasi dan memerlukan pendalaman lebih lanjut bersama aparat penegak hukum.

“Ini sudah tidak tepat sasaran. Kemudian saat ini juga ada praktik penipuan terhadap beras fortifikasi, nilainya ini estimasi ya, Rp89 triliun. Sesuai data BPS, 39% beras yang beredar premium dan fortifikasi. Sekarang premium hilang, menjelma menjadi fortifikasi,” tuturnya.

Pemerintah juga menyoroti dugaan perubahan pola pemasaran beras premium menjadi produk berlabel fortifikasi.

Menurut Amran, kondisi tersebut dapat menggeser tujuan awal fortifikasi apabila produk justru dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi kepada masyarakat.

Pemerintah Perintahkan Produk Ditarik

Atas temuan tersebut, pemerintah telah mengambil langkah terhadap produk yang dinilai bermasalah.

Amran mengatakan pemerintah memerintahkan penarikan produk dari peredaran, pencabutan izin, serta proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Yang pertama kami sudah perintahkan tarik, yang kedua cabut izinnya, yang ketiga diproses,” tegasnya.

Pemerintah menempatkan persoalan tersebut sebagai perhatian serius karena beras merupakan pangan strategis yang dikonsumsi masyarakat luas.

Pengawasan tidak hanya diarahkan pada ketersediaan dan harga, tetapi juga mutu serta kesesuaian informasi produk yang diterima konsumen.

“Jangan sampai ada yang menyusahkan rakyat kecil. Kita ingin semuanya tumbuh bersama, tetapi jangan ada yang merugikan rakyat kecil,” ujar Amran.

Temuan Berawal dari Persoalan Beras Premium

Kasus tersebut merupakan kelanjutan dari persoalan beras yang mulai disoroti pemerintah sejak April 2026.

Saat itu, Bapanas turun ke pasar untuk menelusuri penyebab beras premium semakin mahal dan sulit ditemukan.

Kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan ketidaksinkronan antara biaya produksi di tingkat hulu dan harga eceran tertinggi di tingkat hilir.

Harga pembelian pemerintah untuk gabah saat itu berada di Rp6.500 per kilogram. Pada saat yang sama, produsen swasta dan Perum Bulog sama-sama menyerap pasokan gabah petani.

Kondisi tersebut membuat pasokan yang tersedia bagi sejumlah produsen beras premium semakin terbatas.

Di sisi lain, pemerintah menetapkan HET beras sekitar Rp14.900 per kilogram. Tekanan biaya produksi dan pembatasan harga jual kemudian memunculkan sejumlah persoalan di pasar.

Dalam periode 2024 hingga 2026, pemerintah mencatat sebanyak 47 kasus terkait beras telah dibongkar.

Kini pengawasan kembali diperketat setelah hasil pemeriksaan menemukan produk beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai dengan kandungan pada label serta dipasarkan dengan harga jauh di atas kisaran yang dianggap wajar oleh pemerintah.

Tags: 25 dari 27 merek beras fortifikasiBapanasBeras Fortifikasi Abal-abalBeras Premium

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah

Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah mengungkap dugaan peredaran beras fortifikasi abal-abal setelah pemeriksaan menemukan 25 dari 27 merek yang diuji tidak...

PJJ Kembali Diterapkan di Padang

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Berbahaya, AQI Tembus 904 dan Sekolah Kembali PJJ

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat PAUD, SD, dan SMP...

HUT ke-71 Lalu Lintas, Korlantas Jenguk Aiptu Iwan Anggota PJR Cikampek yang Sakit

Korlantas Polri Jenguk Aiptu Iwan Saat HUT ke-71 Lalu Lintas

by Lia
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korlantas Polri menjenguk Aiptu Iwan Sujatmoko, anggota PJR Cikampek yang sedang sakit,...

Peringati HUT ke-71 Lalu Lintas, Satlantas Polres Teluk Bintuni Salurkan Bansos

Bakti Sosial HUT ke-71 Lalu Lintas Digelar di Teluk Bintuni

by wahyu
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar bakti sosial dan anjangsana dalam rangka memperingati...

Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri Salurkan Perlengkapan Ibadah di Sejumlah Masjid

Korlantas Polri Salurkan Perlengkapan Ibadah ke Lima Masjid

by Wawan
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korlantas Polri menyalurkan perlengkapan ibadah dan alat kebersihan ke lima masjid di sekitar...

Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas, Korlantas Polri Besuk Personel PJR yang Sakit, Sampaikan Pesan Semangat dari Kakorlantas

Korlantas Polri Besuk Personel PJR Sakit Jelang HUT ke-71

by Lia
15 September 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membesuk personel Patroli Jalan Raya (PJR) Induk Bitung,...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kalurahan Sumbersari di Sleman Distribusikan Bantuan Pangan untuk 816 KPM

Kalurahan Sumbersari di Sleman Distribusikan Bantuan Pangan untuk 816 KPM

11 December 2025
Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG sebagai Wujud Kehadiran Negara

Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG sebagai Wujud Kehadiran Negara

30 April 2026
Keindahan Wisata Raja Ampat

Popularitas Wisata Meningkat, Kelestarian Raja Ampat Jadi Tantangan Serius

23 November 2025
Kapolres Kulonprogo, AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, S.I.K., M.H

Polres Kulonprogo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-79

17 June 2025
Pesan Menag pada Wanita Islam: Lahirkan Pemimpin Siap Mengabdi pada Bangsa

Muktamar Wanita Islam Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan

11 September 2026
Gempa Magnitudo 6,5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 6,5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

7 January 2026
Generasi Muda Didorong Bangun Demokrasi Dinamis di Era Digital

Generasi Muda Didorong Bangun Demokrasi Dinamis di Era Digital

13 July 2026

Artikel Terbaru

Dari Rp13 Ribu Jadi Rp57 Ribu, Begini Temuan Pemerintah soal Beras Fortifikasi Abal-abal

Beras Fortifikasi Abal-abal Jadi Sorotan, Konsumen Disebut Bisa Rugi Rp9.695 per Kilogram

16 September 2026
Temuan beras fortifikasi abal-abal itu disampaikan Menteri Pertanian

Hasil Uji Laboratorium Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Temuannya

16 September 2026
Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah

Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak

16 September 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,7 Kembali Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

16 September 2026
AQI Kota Padang tercatat mencapai 904

Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904

16 September 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,4 Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Utara Pulau Doi Maluku Utara

16 September 2026
Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ

16 September 2026

Popular Story

: Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John menilai sepak bola Indonesia tengah mengalami kebangkitan dan berpotensi menjadi salah satu kekuatan sepak bola Asia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Global Leadership Forum ISS 2026 sebelum diajak Menpora Erick Thohir mengunjungi sejumlah booth di JICC. (Foto: Humas Kemenpora)
Berita

Erick Thohir dan Sekjen AFC Bahas Masa Depan Sepak Bola di ISS 2026

by masfajar
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menpora RI Erick Thohir mengajak Sekretaris Jenderal Asian Football...

Read moreDetails

Daftar Artikel Kesehatan Terbaru di Tribratanews Polri

Food Truck KEK Industropolis Batang Buka Peluang Usaha Warga

Cuaca Besok di Jawa 11 September 2026, Bandung Hujan Ringan dan Jakarta Udara Kabur

Jatim Park 2 Jadi Destinasi Eduwisata Keluarga di Batu, Ada Batu Secret Zoo hingga Area Akuatik

Kapolri Tekankan Kompetensi Pekerja di Tengah Perubahan Teknologi

549 Desa di Gorontalo Berstatus Maju dan Mandiri

Polda Kaltim Sita 2,9 Kg Sabu dan 1.900 Ekstasi, Diduga Jaringan Malaysia

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Sulsel, 17 Orang Jadi Tersangka

Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Kenalkan Musik Nusantara

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.