Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Olahraga sebagai Solusi untuk Kesehatan Mental

Fajar by Fajar
8 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
398 25
A A
0
Olahraga sebagai Solusi untuk Kesehatan Mental
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Sekitar 280 juta orang di dunia mengalami depresi, yang menjadi penyebab utama disabilitas. Upaya untuk menyediakan pengobatan yang terjangkau dan mudah diakses terus dilakukan, salah satunya dengan mempromosikan olahraga. Olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Namun, olahraga seperti apa yang dapat berfungsi sebagai terapi psikologis?

Dr. dr. Zaenal Muttaqien Sofro, AIFM., seorang pakar fisiologi dan olahraga dari FK-KMK UGM, menjelaskan bahwa olahraga memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan mental. Namun, olahraga harus dipahami sebagai intervensi medis yang terukur, bukan sekadar aktivitas fisik spontan. “Exercise is a medicine, artinya bisa dipandang sebagai obat juga, terutama penyakit yang bersifat physically dan bergantung pada jenis olahraganya juga,” ujarnya pada Kamis (26/2) di Kampus UGM.

You might also like

Mahasiswa Universitas Alma Ata Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Pencak Silat Sunan Kalijaga Cup V 2026

Baru Pertama Ikut Kejuaraan, Mahasiswa Sistem Informasi Alma Ata Raih Juara III Pencak Silat Tingkat Nasional

29 October 2026
SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

27 October 2026

Seperti halnya obat, olahraga tidak bisa diterapkan secara seragam kepada setiap orang. Ada prinsip kecocokan yang harus diperhatikan agar manfaatnya benar-benar terasa. “Terdapat sebuah prinsip atau kecocokan ketika kita minum obat, yang mana yang cocok dengan tubuh kita maka itu yang manjur. Tidak asal olahraga yang dapat jadi terapi, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti status hidrasinya, kapan kita harus minum air,” jelasnya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Zaenal menambahkan bahwa waktu pelaksanaan olahraga juga berpengaruh. Idealnya, olahraga dilakukan dua jam setelah makan agar tubuh berada dalam kondisi metabolik yang stabil. Dengan demikian, respons fisiologis yang muncul dapat lebih optimal dan aman. Menurutnya, manfaat olahraga tidak hanya terbatas pada kebugaran fisik. “Sehingga yang kita dapatkan dari olahraga itu tidak hanya fisiknya saja, melainkan prinsip holistik juga, bagaimana mentalnya, spiritualitas, dan social engagement,” tuturnya.

Dalam aspek spiritualitas, ia mengaitkannya dengan konsep 3C yakni Connection, Compassion, and Contribution. Artinya, olahraga dapat menjadi sarana membangun keterhubungan dengan diri sendiri dan orang lain, menumbuhkan empati, serta mendorong kontribusi sosial.

Zaenal juga menjelaskan mekanisme biologis pada tubuh saat berolahraga dengan menggunakan analogi lampu lalu lintas. Melalui analogi tersebut, ia menjelaskan bahwa lampu kuning merupakan zona intensitas yang diharapkan saat berolahraga, yakni ketika sistem saraf simpatis aktif dan memicu respon fight or flight. Pada fase ini, denyut jantung meningkat, aliran darah ke otot bertambah, dan cadangan energi dipecah untuk mendukung aktivitas fisik. Respons ini bukan tanda bahaya, melainkan mekanisme adaptif tubuh terhadap stresor yang terkontrol.

Namun, ia mengingatkan bahwa jika intensitas melampaui batas kemampuan individu, kondisi dapat bergeser ke zona berisiko sehingga pemantauan denyut jantung dan kesadaran terhadap sinyal tubuh menjadi penting agar manfaat olahraga tetap optimal dan aman. “Tubuh kita yang merespon terhadap exercise itu ada tiga komponen seperti lampu traffic light, merah, hijau, kuning. Ketika kita olahraga maka yang terang lampu kuningnya yang dinamakan dengan respon fight or flight dan itu yang bekerja saraf simpatis,” paparnya.

Ia melanjutkan bahwa di dalam tubuh terdapat suatu saraf yang disebut sebagai saraf simpatis. Saraf tersebut bekerja melalui proses katabolisme, yaitu membongkar cadangan energi yang selama ini tersimpan. “Saraf simpatis adalah saraf yang bekerja dengan membongkar katabolisme, jadi membongkar cadangan energi yang ditimbun dan tidak digunakan,” jelasnya.

Ketika olahraga dilakukan dengan intensitas yang tepat, tubuh tidak hanya mengalami adaptasi fisik, tetapi juga regulasi emosi. Aktivasi saraf simpatis melalui respons fight or flight yang terkontrol justru melatih tubuh menghadapi stres secara sehat. “Saraf simpatis adalah saraf yang bekerja dengan membongkar katabolisme, jadi membongkar cadangan energi yang ditimbun dan tidak digunakan,” jelasnya.

Menurutnya, di sinilah letak korelasi olahraga dan terapi mental. Respons biologis yang semula identik dengan stres, jika dikelola dalam batas aman, dapat menjadi sarana pelatihan adaptasi psikologis. Peningkatan adrenalin saat olahraga membantu tubuh belajar mengelola tekanan. Karena itu, intensitas perlu dijaga pada kisaran 60 hingga 80 persen denyut jantung maksimal agar tetap berada pada zona aerobik yang efektif tanpa memicu kelelahan berlebihan.

Zaenal menyebutkan bahwa olahraga yang dapat meningkatkan kesehatan mental meliputi pace walking, jogging, bersepeda statis, berenang, dan senam aerobik. Namun, harus selalu dipertegas dengan aerobiknya, yang mengacu pada heart rate yang dapat memicu adrenalin dengan batas cukup yakni tidak kurang atau lebih, jadi 60-80% denyut jantung maksimal. Sementara suplai oksigen yang optimal ke otak berkontribusi pada stabilitas suasana hati, kejernihan berpikir, dan penurunan kecemasan. “Kebugaran itu ditentukan dari kemampuan tubuh menggunakan oksigen dan menyebarkannya ke seluruh tubuh terutama otak dengan cukup. Otak dapat bekerja maksimal jika oksigennya cukup,” tegasnya.

Zaenal menekankan bahwa latihan selama 30 hingga 40 menit memberi ruang bagi tubuh untuk beradaptasi terhadap stresor tanpa jatuh pada kondisi overtraining yang justru dapat memperburuk kondisi psikologis. “Mengacu pada konsep traffic light tadi, olahraga yang kita ingin dapatkan efeknya yaitu olahraga yang ada di lampu kuning. Dalam kurun waktu tertentu, 30-40 menit untuk menghindari exhausted karena kita sedang ada di dalam pelatihan fight or flight tersebut sehingga diharapkan di luar itu sudah dapat beradaptasi dengan stressor. Yang tidak boleh dilupakan yaitu heart rate. Kalau melewati batas, akan ada namanya overtraining yang menyebabkan orang-orang tidak bisa tidur hingga gangguan pencernaan,” tuturnya.

Ia juga mengaitkan aspek sosial dalam olahraga dengan mekanisme kerja otak. Interaksi positif saat berolahraga bersama dapat menggeser respons fight or flight menjadi pengalaman yang menyenangkan atau play. Proses ini melibatkan Fusiform Face Area (FFA) yang membantu mengenali ekspresi bahagia, serta Amygdala yang memproses rasa takut dan cemas. Ketika ekspresi sosial yang diterima bersifat positif, aktivasi amigdala yang berkaitan dengan kecemasan dapat ditekan. “Dengan banyaknya teman, fight or flight itu akan berubah menjadi play. Kata kunci play tersebut sangat bergantung pada wajah temannya. Lalu, di otak itu ada yang namanya FFA. Ketika teman-teman yang diajak berolahraga mukanya gembira, maka kita dapat menangkap wajah tersebut dan ikut gembira juga,” pungkasnya.

Olahraga memang dapat berfungsi sebagai terapi mental bukan berarti mampu menggantikan terapi psikologis, melainkan karena melatih sistem biologis dan emosional untuk beradaptasi terhadap stres secara terukur, meningkatkan suplai oksigen ke otak, serta memperkuat pengalaman sosial yang positif.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaSekitarUpaya

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Fajar

Fajar

Related Stories

Mahasiswa Universitas Alma Ata Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Pencak Silat Sunan Kalijaga Cup V 2026

Baru Pertama Ikut Kejuaraan, Mahasiswa Sistem Informasi Alma Ata Raih Juara III Pencak Silat Tingkat Nasional

by Hendrawan
29 October 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Mahasiswa Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Alma Ata, Bayu Aji Pratama, berhasil meraih Juara III dalam...

SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

by Hendrawan
27 October 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung menerima aplikasi Chatbot Akademik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari...

TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, Siswa Dilarang Membawa HP hingga Kalkulator ke Ruang Ujian

Cara Membaca Nilai TKA 2026 SMA/SMK, Pahami Skor dan Kategori Capaian Akademik

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Cara membaca nilai TKA 2026 SMA/SMK perlu dipahami siswa dan orang tua agar tidak keliru menafsirkan hasil...

ketentuan sanksi dan pengawasan berlapis, peserta TKA 2026 SMA/SMK

TKA 2026 SMA/SMK Diawasi Lewat Kamera dan Zoom, Kemendikdasmen Perketat Pengawasan

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperketat pengawasan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan...

Hampir 500 Ribu Siswa Madrasah Terdaftar Ikut TKA 2026, Kemenag Ingatkan Kesiapan Sekolah

Jangan Sampai Nilai Nol! Ini Pelanggaran Berat TKA 2026 SMA/SMK yang Harus Dihindari

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Peserta Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan sederajat terancam mendapatkan nilai nol apabila terbukti melakukan...

TKA 2026 Bukan Sekadar Ujian, Pemerintah Diminta Gunakan Hasil Tes untuk Perbaiki Pembelajaran

TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, 3,86 Juta Peserta Terdaftar dan Pengawasan Diperketat

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan sederajat resmi dimulai secara nasional pada Senin (26/10/2026),...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polresta Sleman menggelar jumpa pers kasus curanmor

Polresta Sleman Bekuk 12 Tersangka Curanmor dalam Tiga Minggu

17 August 2025

Diduga Terjadi Kerusakan Rem, Peserta Gowes Asal Klaten Jatuh ke Jurang

8 February 2020
Mensos dan Wamenhan Lepas 1.509 Kadet Unhan RI untuk Mengabdi di 181 Sekolah Rakyat

1.509 Kadet Unhan RI Dikirim ke 181 Sekolah Rakyat

9 October 2026
Formasi CPNS Kemendag 2024: Peluang Karir di Bidang Perdagangan

Formasi CPNS Kemendag 2024: Jabatan, Tahapan Seleksi, dan Cara Daftar

24 August 2024
KPK Tangkap Pimpinan PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

KPK Tangkap Pimpinan PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

8 February 2026
Heboh Link Full 7 Menit Kasir Indomaret, Benarkah Videonya Ada

Fakta Video Viral Indo Kasir Indomaret: Isi Cuplikan dan Risiko Link Palsu

23 September 2026
Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kontrakan Banguntapan, Diduga Akibat Penyakit Gula

Token Listrik Terus Bunyi, Warga Curiga dan Temukan Tetangga Sudah Meninggal Dunia di Banguntapan Bantul

3 November 2025

Artikel Terbaru

Dinas PPPA-PMD Gorontalo Pastikan Hak dan Perlindungan Anak Terpenuhi

Penanganan Kekerasan Seksual Anak di Gorontalo Diperkuat

31 October 2026
Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Luncurkan Program Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun

Polisi Peduli Pengangguran Digelar di Pangkalan Bun

31 October 2026
Usai Peringatan Hari Santri, Saatnya Melanjutkan Pengabdian untuk Negeri

Hari Santri 2026 Dorong Santri Lanjutkan Pengabdian untuk Negeri

31 October 2026
Pengamat Apresiasi Keberanian Indonesia Kurangi Ekspor Gas

Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tegaskan Kedaulatan Energi

31 October 2026
Menhub Dudy Beri Instruksi Intensifkan Ramp Check Jelang Nataru 2026/2027

Ramp Check Nataru 2026/2027 Diperketat di Semua Moda

31 October 2026
Polda Bengkulu Gelar Binrohtal Islam Virtual, Perkuat Iman dan Integritas Personel

Binrohtal Polda Bengkulu Digelar Virtual untuk Perkuat Integritas

31 October 2026
Gagal Menyalip, Mobil Avanza Oleng ke Kanan hingga Tabrak Motor Parkir di Ngampilan

Hendak Menyalip, Mobil Avanza Oleng dan Tabrak Taman Kota serta Motor Parkir di Ngampilan Jogja

31 October 2026

Popular Story

Samuel Ray: Quarter Life Crisis Bukan Jalan Buntu, Kenali Diri dan Jalani Hidup Bertahap
Berita

Samuel Ray: Quarter Life Crisis Bisa Dilalui Bertahap

by masfajar
31 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Quarter life crisis bukan jalan buntu bagi generasi muda,...

Read moreDetails

Panen Raya Jagung di Minahasa Utara, Varietas Yellow Corn Tahan El Nino

Tari Kopyah Ajaga Bawa Tradisi Lumajang ke Panggung Besar

Sultan HB X Yogyakarta Minta Perusak Fasilitas Umum saat Demo Diproses Hukum, Singgung Bahaya Sajam

MBG 2.0: BGN Klaim Efisiensi Anggaran Rp44 Triliun

Polda NTT Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Jam Sibuk

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Kediri Edukasi Warga

Pajak Air Tanah Yogyakarta Turun, Penerimaan Tembus Rp8,60 Miliar

Jambore Batik Jawa Barat 2026 Dorong Pendidikan dan Museum

Penganiayaan WNA Belanda, Mahasiswa Ditangkap di Manokwari

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.