Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Cara Membaca Nilai TKA 2026 SMA/SMK, Pahami Skor dan Kategori Capaian Akademik

Saddam by Saddam
1 hour ago
in Pendidikan
Reading Time: 8 mins read
406 17
A A
0
TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, Siswa Dilarang Membawa HP hingga Kalkulator ke Ruang Ujian

TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, Siswa Dilarang Membawa HP hingga Kalkulator ke Ruang Ujian (Dok Foto Kemendikdasmen)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Cara membaca nilai TKA 2026 SMA/SMK perlu dipahami siswa dan orang tua agar tidak keliru menafsirkan hasil Tes Kemampuan Akademik yang dilaksanakan secara nasional mulai Senin (26/10/2026). Hasil asesmen tersebut memuat informasi mengenai kemampuan akademik peserta pada setiap mata pelajaran yang diujikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan hasil asesmen melalui Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) yang mencantumkan nilai, kategori capaian, dan keterangan terkait hasil peserta. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengenali kemampuan yang telah dikuasai sekaligus mengevaluasi bidang pelajaran yang masih perlu ditingkatkan.

Contents

    • 0.1. TKA 2026 SMA/SMK Diawasi Lewat Kamera dan Zoom, Kemendikdasmen Perketat Pengawasan
    • 0.2. Jangan Sampai Nilai Nol! Ini Pelanggaran Berat TKA 2026 SMA/SMK yang Harus Dihindari
  • 1. Apa Saja yang Tercantum dalam Hasil TKA 2026?
  • 2. Cara Membaca Skor TKA 2026 SMA/SMK dengan Benar
  • 3. Apa Arti Kategori Capaian Akademik dalam TKA 2026?
  • 4. Apa Arti Predikat Istimewa dalam Hasil TKA 2026?
  • 5. Mengapa Nilai TKA Tidak Boleh Dilihat dari Angka Saja?
  • 6. Hasil TKA 2026 Diharapkan Jadi Dasar Perbaikan Pembelajaran
  • 7. Kemenag Ingatkan Siswa Tidak Tertekan Mengejar Nilai TKA
  • 8. Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menerima Hasil TKA 2026?

Pemahaman mengenai cara membaca nilai TKA 2026 SMA/SMK menjadi penting karena hasil asesmen tidak hanya berkaitan dengan angka yang diperoleh siswa. Peserta juga perlu memperhatikan kategori capaian akademik serta keterangan yang tercantum dalam sertifikat agar dapat memahami gambaran kemampuan pada setiap mata uji.

You might also like

ketentuan sanksi dan pengawasan berlapis, peserta TKA 2026 SMA/SMK

TKA 2026 SMA/SMK Diawasi Lewat Kamera dan Zoom, Kemendikdasmen Perketat Pengawasan

27 October 2026
Hampir 500 Ribu Siswa Madrasah Terdaftar Ikut TKA 2026, Kemenag Ingatkan Kesiapan Sekolah

Jangan Sampai Nilai Nol! Ini Pelanggaran Berat TKA 2026 SMA/SMK yang Harus Dihindari

27 October 2026

Selain mengetahui cara membaca nilai TKA 2026 SMA/SMK, siswa dan orang tua perlu memahami bahwa hasil asesmen dapat menjadi bahan evaluasi proses pembelajaran. Dengan membaca seluruh komponen hasil secara menyeluruh, peserta dapat mengetahui kekuatan akademik maupun materi pelajaran yang masih memerlukan pendalaman.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Apa Saja yang Tercantum dalam Hasil TKA 2026?

Berdasarkan informasi mengenai hasil Tes Kemampuan Akademik dari Kemendikdasmen, terdapat sejumlah komponen yang perlu diperhatikan peserta ketika membaca hasil asesmen.

Komponen tersebut memberikan informasi mengenai pencapaian akademik siswa pada mata pelajaran yang diujikan.

Berikut lima komponen yang perlu diperhatikan:

  1. Nilai setiap mata uji, yakni hasil yang diperoleh peserta pada masing-masing mata pelajaran.
  2. Skor keseluruhan, yaitu informasi skor yang tercantum dalam hasil asesmen sesuai ketentuan penilaian.
  3. Kategori capaian akademik, yang memberikan gambaran tingkat pencapaian kompetensi peserta.
  4. Predikat, apabila peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  5. Keterangan dalam Sertifikat Hasil TKA (SHTKA), yang memuat informasi terkait hasil asesmen peserta.

Kelima komponen tersebut perlu diperhatikan secara bersamaan agar siswa tidak hanya berfokus pada satu angka.

Sebagai contoh, peserta dapat menggunakan nilai setiap mata pelajaran untuk mengetahui bidang yang menunjukkan capaian lebih baik dibandingkan mata pelajaran lainnya.

Sementara itu, kategori capaian akademik membantu memberikan gambaran mengenai tingkat penguasaan kemampuan yang diukur melalui asesmen.

Cara Membaca Skor TKA 2026 SMA/SMK dengan Benar

Membaca hasil TKA tidak cukup hanya dengan melihat angka yang tercantum pada sertifikat.

Peserta perlu memahami hubungan antara nilai setiap mata pelajaran, kategori capaian, serta keterangan hasil asesmen.

Langkah pertama adalah memeriksa identitas peserta dan memastikan seluruh informasi yang tercantum pada sertifikat sesuai dengan data diri.

Selanjutnya, siswa dapat memperhatikan nilai yang diperoleh pada masing-masing mata uji.

Nilai tersebut memberikan gambaran mengenai capaian akademik peserta dalam bidang pelajaran tertentu.

Langkah berikutnya adalah memperhatikan kategori capaian akademik yang menyertai hasil penilaian.

Kategori tersebut perlu dibaca berdasarkan keterangan resmi yang tercantum pada hasil asesmen, bukan semata-mata berdasarkan anggapan bahwa angka tertentu selalu menunjukkan kemampuan yang sama pada semua mata pelajaran.

Peserta juga perlu memperhatikan predikat apabila tercantum dalam sertifikat.

Setelah seluruh informasi dibaca, siswa dapat menggunakan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menentukan materi pelajaran yang perlu dipelajari lebih lanjut.

Dengan cara tersebut, hasil TKA tidak hanya dipahami sebagai angka akhir, tetapi juga sebagai informasi mengenai kemampuan akademik peserta.

Apa Arti Kategori Capaian Akademik dalam TKA 2026?

Kategori capaian akademik merupakan salah satu informasi penting yang perlu diperhatikan ketika membaca hasil Tes Kemampuan Akademik.

Kategori tersebut membantu peserta memahami tingkat pencapaian kemampuan berdasarkan hasil penilaian pada mata pelajaran yang diujikan.

Dalam membaca kategori capaian, siswa perlu memperhatikan keterangan yang diberikan penyelenggara asesmen.

Hal ini penting karena nilai numerik dan kategori capaian merupakan dua informasi yang saling berkaitan, tetapi tidak seharusnya ditafsirkan secara terpisah.

Sebagai contoh, nilai pada suatu mata pelajaran dapat digunakan untuk melihat capaian peserta dalam bidang tersebut. Namun, penafsiran mengenai tingkat penguasaan akademiknya harus mengacu pada kategori dan ketentuan penilaian yang berlaku.

Oleh karena itu, siswa dan orang tua tidak disarankan menentukan sendiri kategori hasil hanya berdasarkan perkiraan rentang angka.

Informasi resmi pada SHTKA menjadi rujukan utama untuk memahami kategori capaian yang diperoleh peserta.

Apa Arti Predikat Istimewa dalam Hasil TKA 2026?

Selain nilai dan kategori capaian akademik, hasil TKA dapat memuat predikat tertentu apabila peserta memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Salah satu predikat yang perlu dipahami adalah Istimewa.

Predikat tersebut berkaitan dengan pencapaian akademik peserta berdasarkan ketentuan penilaian yang berlaku.

Namun, peserta tidak dapat menyimpulkan bahwa predikat Istimewa otomatis diperoleh hanya karena mendapatkan angka tertentu tanpa memperhatikan ketentuan resmi.

Penetapan predikat perlu mengacu pada hasil asesmen serta persyaratan yang ditetapkan penyelenggara.

Karena itu, siswa yang ingin mengetahui apakah hasilnya memenuhi kategori atau predikat tertentu perlu membaca keterangan resmi pada sertifikat.

Informasi mengenai batas nilai atau persyaratan khusus untuk memperoleh predikat Istimewa tidak dirinci dalam bahan ketentuan yang tersedia. Dengan demikian, angka batas tertentu tidak dapat dijadikan acuan tanpa penjelasan resmi dari Kemendikdasmen.

Mengapa Nilai TKA Tidak Boleh Dilihat dari Angka Saja?

Hasil Tes Kemampuan Akademik diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan siswa pada setiap bidang yang diujikan.

Oleh karena itu, pemanfaatan hasil asesmen tidak seharusnya berhenti pada perbandingan angka atau peringkat antarpeserta.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa data hasil TKA perlu digunakan sebagai dasar perbaikan proses pembelajaran.

Menurutnya, asesmen yang melibatkan jutaan peserta harus menghasilkan tindak lanjut nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Pertanyaannya sekarang, apakah kita semua benar-benar siap mengubah pola pengajaran dan pendampingan?” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2026).

Perempuan yang akrab disapa Rerie tersebut menekankan bahwa hasil pemetaan kemampuan akademik seharusnya menjadi dasar penyusunan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah.

Ia juga menyoroti hasil TKA jenjang SD dan SMP pada Mei 2026 yang menunjukkan masih adanya persoalan kemampuan akademik peserta didik.

Berdasarkan data yang disampaikannya, skor numerasi siswa SMP tercatat sebesar 40,34, sedangkan literasi mencapai 60,83.

Sementara itu, hanya 9,67 persen siswa SMP yang masuk kategori baik dalam mata pelajaran Matematika.

Data tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya tindak lanjut terhadap hasil asesmen, bukan hanya pelaksanaan ujian itu sendiri.

“Jangan sampai biaya besar untuk pemetaan, tapi tindak lanjutnya minim,” tegas Lestari.

Hasil TKA 2026 Diharapkan Jadi Dasar Perbaikan Pembelajaran

Lestari mendorong pemerintah pusat dan daerah memanfaatkan hasil TKA sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.

Menurutnya, hasil asesmen dapat menjadi acuan dalam menentukan kebutuhan program pembelajaran remedial, peningkatan kompetensi guru, serta penyediaan alat peraga.

Program tersebut perlu disesuaikan dengan kelemahan kompetensi yang ditemukan melalui pemetaan kemampuan akademik siswa.

Ia mengingatkan bahwa kondisi setiap sekolah dan daerah tidak selalu sama, termasuk dalam hal ketersediaan infrastruktur pendidikan.

Berdasarkan data pemerintah yang dikemukakannya, sekitar 23 persen satuan pendidikan di Indonesia belum terkoneksi jaringan internet.

Perbedaan kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pendidikan dan tindak lanjut hasil asesmen.

“Tidak boleh ada kebijakan yang seragam untuk masalah yang berbeda-beda,” ujarnya.

Selain pemerintah, guru juga diharapkan memanfaatkan informasi hasil TKA untuk memperbaiki pendekatan pembelajaran.

Proses belajar perlu diarahkan pada penguatan pemahaman konsep, kemampuan bernalar, serta pembentukan karakter, bukan hanya mengejar nilai akademik.

Sementara itu, orang tua didorong untuk tidak terpaku pada peringkat atau membandingkan hasil anak dengan peserta lain.

Pendampingan yang diberikan sebaiknya membantu siswa memahami kemampuan yang sudah dimiliki dan bidang pelajaran yang masih memerlukan peningkatan.

Kemenag Ingatkan Siswa Tidak Tertekan Mengejar Nilai TKA

Pentingnya pemahaman terhadap hasil asesmen juga berkaitan dengan kesiapan mental siswa dalam mengikuti ujian.

Direktur Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah, Nyayu Khadijah, mengingatkan agar guru dan orang tua mendampingi peserta secara wajar tanpa memberikan tekanan berlebihan.

“Dampingi siswa untuk mempersiapkan diri secara wajar, menjaga kesehatan, dan beristirahat cukup. Berikan dukungan agar mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan mengandalkan kemampuan sendiri,” ujar Nyayu dalam keterangannya, dikutip Senin (26/10/2026).

Pesan tersebut disampaikan dalam rangka pelaksanaan Asesmen Nasional dan TKA tahun pelajaran 2026/2027 yang juga diikuti peserta dari satuan pendidikan madrasah.

Kementerian Agama mencatat sebanyak 495.251 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) terdaftar mengikuti asesmen.

Jumlah tersebut terdiri atas 495.095 peserta MA dan 156 peserta MAK dari 9.798 satuan pendidikan.

Nyayu menekankan bahwa kesiapan peserta tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi, tetapi juga kondisi kesehatan, pemahaman prosedur, serta kepercayaan diri saat mengikuti asesmen.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menerima Hasil TKA 2026?

Setelah memperoleh hasil Tes Kemampuan Akademik, siswa dapat menggunakan informasi dalam SHTKA untuk mengevaluasi kemampuan akademiknya.

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah memeriksa nilai setiap mata uji dan memahami kategori capaian yang tercantum dalam sertifikat.

Selanjutnya, peserta dapat mengidentifikasi mata pelajaran yang menunjukkan capaian lebih rendah dibandingkan bidang lainnya.

Informasi tersebut dapat menjadi bahan diskusi bersama guru untuk menentukan materi yang perlu dipelajari kembali.

Orang tua juga dapat menggunakan hasil asesmen untuk memberikan dukungan belajar yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Dengan demikian, hasil TKA tidak hanya menjadi dokumen yang menunjukkan pencapaian akademik, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan perencanaan pembelajaran berikutnya.

Lestari menegaskan bahwa pemanfaatan hasil asesmen memerlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“TKA sudah memberi kita peta jalan. Sekarang kita semua harus berani melangkah,” pungkas Rerie.

Bagi siswa SMA/SMK yang mengikuti TKA 2026, memahami nilai, kategori capaian akademik, serta keterangan dalam SHTKA menjadi langkah penting untuk membaca hasil asesmen secara tepat.

Dengan memahami seluruh komponen tersebut, peserta dan orang tua diharapkan dapat menggunakan hasil TKA sebagai bahan evaluasi kemampuan akademik, bukan sekadar ukuran keberhasilan berdasarkan angka.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: KemenagKemendikdasmenNilai TKASertifikat Hasil Tes Kemampuan AkademikTKA 2026TKA 2026 SMA/SMK

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

ketentuan sanksi dan pengawasan berlapis, peserta TKA 2026 SMA/SMK

TKA 2026 SMA/SMK Diawasi Lewat Kamera dan Zoom, Kemendikdasmen Perketat Pengawasan

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperketat pengawasan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan...

Hampir 500 Ribu Siswa Madrasah Terdaftar Ikut TKA 2026, Kemenag Ingatkan Kesiapan Sekolah

Jangan Sampai Nilai Nol! Ini Pelanggaran Berat TKA 2026 SMA/SMK yang Harus Dihindari

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Peserta Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan sederajat terancam mendapatkan nilai nol apabila terbukti melakukan...

TKA 2026 Bukan Sekadar Ujian, Pemerintah Diminta Gunakan Hasil Tes untuk Perbaiki Pembelajaran

TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, 3,86 Juta Peserta Terdaftar dan Pengawasan Diperketat

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan sederajat resmi dimulai secara nasional pada Senin (26/10/2026),...

Gemini AI dan Nilai GREAT Jadi Fondasi Transformasi Universitas Alma Ata Menuju World-Class University

Gemini AI dan Nilai GREAT Jadi Fondasi Transformasi Universitas Alma Ata Menuju World-Class University

by Hendrawan
20 October 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Universitas Alma Ata (UAA) memperkuat arah transformasi menuju World-Class University melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan Gemini AI...

Foto bersama guru dan siswa SMA Negeri 2 Purworejo dalam puncak peringatan Bulan Bahasa 2026

25 Guru Pentaskan Ketoprak Ande-Ande Lumut dalam Bulan Bahasa 2026 SMA Negeri 2 Purworejo

by Hendrawan
14 October 2026
0

Headline.co.id, Purworejo ~ SMA Negeri 2 Purworejo menggelar puncak peringatan Bulan Bahasa 2026 dengan menghadirkan pementasan ketoprak yang melibatkan 25...

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemerintah Pusat Kembalikan Dana TKD untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

Pemerintah Pusat Kembalikan Dana TKD untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

20 January 2026
: Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam membuka Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Keuangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Angkatan I Tahun Anggaran 2026 di Balai Diklat Keuangan Pontianak, Senin (5/10/2026). (Foto;PROKOPIM/Ird_IKP)

KDMP Perkuat Akses Modal dan Pasar bagi UMKM Kubu Raya

5 October 2026

Terpilih Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023, Jokowi Minta Tim Nasional Basket Disiapkan

18 February 2020
Kondisi sepeda motor Honda Scoopy dengan Yamaha Mio di Jalan Ngipik–Potorono, Banguntapan, Bantul

Pengendara Motor Tewas di Tempat dalam Kecelakaan di Depan Sadiya Store Banguntapan

9 July 2025
Wakapolri Resmikan Fasilitas Baru di Akpol untuk Perkuat Pendidikan Ilmiah

Wakapolri Resmikan Fasilitas Baru di Akpol untuk Perkuat Pendidikan Ilmiah

6 July 2026
Siaran Pers: Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari Indonesia kepada Investor di Monako

Investasi Wisata Bahari Indonesia Dibuka di Forum Monako

23 September 2026
Hati-hati! Tubuh Sudah Kirim Sinyal Sinusitis Sejak Awal

Kenali Gejala Awal Sinusitis untuk Penanganan Dini

9 August 2026

Artikel Terbaru

Polda Jatim Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Satu Tersangka Ditangkap

Polda Jatim Ungkap Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

27 October 2026
Tekuk Madura United, Coach Tavares Bangga dengan Karakter Pemain

Persebaya Tekuk Madura United 3-1, Tavares Puji Karakter Tim

27 October 2026
Sambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru

The Wonder of Harmony 2026, Kemenag Siapkan 15 Program Toleransi

27 October 2026
Polri Bantu Warga Pemalang Tingkatkan Keterampilan Lewat Pelatihan Kerja Gratis

Polri Bantu Warga Pemalang Tingkatkan Keterampilan Lewat Pelatihan Kerja Gratis

27 October 2026
Sambut Juara Piala Soeratin U15 Persib Bangga Perjuangan Maung Ngora

Piala Soeratin U15 2026 Jadi Pijakan Pembinaan Muda PERSIB

27 October 2026
Riset Salak antar MAN 1 Padangsidimpuan Raih Medali Perak Kreasi 2026 di Yogyakarta

Riset Salak MAN 1 Padangsidimpuan Raih Medali Perak KREASI 2026

27 October 2026
Polda Banten Tanamkan Disiplin dan Cegah Kenakalan Remaja Lewat Program Polisi Peduli Pendidikan

Polisi Peduli Pendidikan Polda Banten Sasar Pelajar SMA-SMK

27 October 2026

Popular Story

BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem di Riau, Warga Pekanbaru hingga Siak Diminta Waspada
Pemerintah

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Gelombang 2,5 Meter di Riau

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id, Pekanbaru ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca...

Read moreDetails

Leani Ratri dan Hikmat Raih Emas Keempat Asian Para Games

Waspada Kandungan Zinc Berlebih pada Beras Fortifikasi, Bapanas Ungkap Risiko Kesehatannya

KDMP Ditargetkan Salurkan Subsidi Gas Elpiji Rp16.000-Rp18.000

Polisi Sita 3.040 Liter Pertalite dari Rumah di Toboali

Gempa Bumi Magnitudo 3.4 Guncang Kaimana Papua Barat

Kekalahan Persebaya dari PSM Diwarnai Gol Bunuh Diri dan Penalti Gagal

Santri Batang Raih Prestasi Internasional Lewat Inovasi AI

Polda Sumsel Kerahkan 300 Brimob Tangani Karhutla OKI

Simulasi Kedaruratan BRIN Tekankan Keselamatan 30 Detik Pertama

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.