Headline.co.id – IFG dan Anggota Tandatangani Piagam Anti-Fraud, Perkuat Kepercayaan Publik
Jakarta – Indonesia Financial Group (IFG), induk BUMN sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, bersama seluruh anggotanya telah menandatangani Piagam Komitmen Anti-Fraud. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai upaya memperkokoh sistem anti-kecurangan dalam ekosistem IFG.
“Kerja sama ini mencerminkan keseriusan IFG dan anggota holding dalam mencegah terjadinya fraud melalui penerapan tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang efektif,” ujar Wakil Direktur Utama IFG, Haru Koesmahargyo, di Jakarta, Selasa (21/2/2023).
Menurut Haru, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan, khususnya sektor asuransi, penjaminan, dan investasi. Penguatan sistem anti-fraud juga sejalan dengan arahan Kementerian BUMN agar perusahaan negara menerapkan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang efektif, serta mengendalikan risiko kecurangan.
Selain itu, upaya ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan.
Selain penandatanganan piagam, acara tersebut juga diisi dengan diskusi dan sosialisasi dari BPKP terkait implementasi strategi anti-fraud di ekosistem BUMN.
“BPKP berkomitmen mendukung peningkatan kinerja dan tata kelola di BUMN, khususnya dalam ekosistem holding IFG,” kata Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi, Agustina Arumsari.
Arumsari berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen IFG dalam mencegah fraud, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari komitmen kami untuk membangun akuntabilitas dan tata kelola korporasi negara yang baik dan bersih,” tandasnya.
Adapun anggota holding IFG meliputi perusahaan asuransi dan penjaminan, seperti Jasa Raharja, Jamkrindo, Askrindo, Jasindo, dan IFG Life. Selain itu, terdapat juga perusahaan investasi dan manajemen, seperti Bahana Sekuritas, Bahana TCW Investment Management, Bahana Artha Ventura, Bahana Kapital Investa, dan Grahaniaga Tatautama.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4258583/ifg-libatkan-bpkp-perkuat-sistem-anti-fraud-pada-ekosistem-holding.























