Headline.co.id, Pekanbaru ~ Sebanyak 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Arifin Achmad menerima surat keputusan (SK) pengangkatan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (30/10/2026). Penyerahan SK berlangsung di Ruang Serbaguna RSUD Arifin Achmad dan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Penambahan pegawai BLUD tersebut diharapkan memperkuat kapasitas sumber daya manusia rumah sakit sekaligus mendukung pengembangan layanan sesuai kebutuhan masyarakat. SF Hariyanto meminta peningkatan jumlah pegawai diikuti pelayanan yang ramah, kepastian antrean, serta perhatian terhadap keselamatan pasien.
92 Pegawai BLUD RSUD Arifin Achmad Terima SK
SF Hariyanto mengatakan kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap petugas ketika berkomunikasi dan mendampingi pasien juga menjadi bagian penting dalam menentukan mutu layanan.
Menurut dia, pasien membutuhkan pelayanan yang baik, terutama ketika berada dalam kondisi sakit. Karena itu, seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad diminta memberikan pelayanan dengan sikap ramah, ikhlas, dan penuh perhatian.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Perawat itu juga menjadi obat bagi pasien. Ketika pasien sedang sakit, mereka membutuhkan pelayanan yang baik, sikap ramah, dan senyuman dari tenaga kesehatan. Karena itu, saya berpesan agar seluruh pegawai bekerja dengan ikhlas, ramah, dan murah senyum,” sebutnya.
Penyerahan SK bagi 92 pegawai BLUD menjadi bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di RSUD Arifin Achmad. Pemprov Riau berharap tambahan pegawai tersebut dapat mendukung kapasitas rumah sakit dalam mengembangkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pelayanan RSUD Arifin Achmad Diminta Berorientasi pada Pasien
Hariyanto menekankan pentingnya perhatian, kepastian, dan penanganan yang tepat bagi pasien. Menurut dia, pembenahan fasilitas rumah sakit harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pelayanan.
Ia menyebut kualitas pelayanan tidak dapat diukur hanya dari kondisi gedung atau kelengkapan peralatan medis. Berbagai aspek lain, seperti sikap petugas, ketersediaan obat, kepastian antrean, dan keselamatan pasien, juga perlu menjadi perhatian.
“Pelayanan rumah sakit tidak cukup hanya ditunjang gedung yang memadai dan peralatan medis yang lengkap. Sikap ramah petugas, ketersediaan obat, kepastian antrean, hingga keselamatan pasien juga menjadi bagian penting yang menentukan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat kita,” katanya.
Pesan tersebut disampaikan agar penambahan pegawai BLUD RSUD Arifin Achmad tidak hanya memperkuat jumlah sumber daya manusia, tetapi juga berdampak pada pengalaman masyarakat ketika menerima layanan kesehatan. Pelayanan yang ramah dan kepastian dalam proses layanan dinilai penting bagi pasien.
Pegawai Diminta Terus Meningkatkan Kompetensi
Selain meminta peningkatan kualitas pelayanan, Hariyanto mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga kekompakan. Ia juga meminta pegawai terus meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing.
Kemauan untuk belajar, kata dia, diperlukan agar pegawai mampu menghadapi perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan. Setiap pegawai diminta tidak merasa paling mampu dan tetap terbuka untuk meningkatkan pengetahuan maupun keterampilan.
“Jaga kekompakan dan jangan pernah merasa diri kita paling pintar atau paling hebat. Bagaimanapun, kita harus terus belajar agar semakin mumpuni di bidang masing-masing,” ucapnya.
Menurut Hariyanto, kekompakan dan kemauan belajar menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas kerja di lingkungan rumah sakit. Dengan kompetensi yang terus dikembangkan, pegawai diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan kebutuhan pelayanan.
Empati dan Integritas dalam Pelayanan Kesehatan
Hariyanto juga mengingatkan pentingnya empati dan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menilai fasilitas serta peralatan medis yang baik harus diimbangi dengan ketulusan petugas ketika melayani masyarakat.
“Fasilitas dan peralatan medis yang baik harus diimbangi dengan empati, integritas, dan ketulusan petugas dalam melayani masyarakat,” pesannya.
Pemprov Riau berharap penambahan 92 pegawai BLUD dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia RSUD Arifin Achmad. Penambahan tersebut juga diharapkan mendukung pengembangan layanan rumah sakit agar tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















