Headline.co.id ~ MotoGP menyoroti sejumlah balapan dan duel ikonik di Sirkuit Sepang, Malaysia, menjelang kiprah yang masih belum diketahui pada 2026. Momen-momen tersebut mencakup penentuan gelar, persaingan kontroversial, serta pertarungan sengit antarpembalap. Dalam artikel yang dimuat pada 28 Oktober 2026, MotoGP mengulas kembali balapan terbaik di Sepang, termasuk edisi 2010, 2015, 2022, dan 2024. Sepang menjadi saksi berbagai drama itu melalui persaingan ketat, perubahan cuaca, kecelakaan, hingga duel yang ditentukan dalam selisih waktu tipis.
MotoGP Malaysia 2010: Rossi Menang, Lorenzo Juara Dunia
Grand Prix Malaysia 2010 menjadi salah satu balapan yang tidak terlupakan karena Jorge Lorenzo menghadapi peluang untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP di Sepang.
Lorenzo mengawali balapan dengan kuat. Ia sempat memimpin di depan Andrea Dovizioso, sementara Valentino Rossi mulai mendekati posisi podium. Namun, posisi Lorenzo kemudian turun ke peringkat ketiga, sehingga persaingan kemenangan tersisa dua pembalap asal Italia, Rossi dan Dovizioso.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pertarungan berlangsung hingga akhir balapan. Rossi akhirnya mampu mengungguli Dovizioso dan merebut kemenangan. Kendati hanya finis di posisi ketiga, hasil tersebut sudah cukup bagi Lorenzo untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP 2010.
Bagi kubu Lorenzo, posisi ketiga menjadi hasil paling penting pada hari itu. Sementara itu, kemenangan Rossi membuat persaingan di barisan depan Sepang semakin dikenang dalam sejarah MotoGP.
Insiden Rossi dan Marquez pada MotoGP Malaysia 2015
Sepang kembali menjadi pusat perhatian pada 2015 ketika persaingan Valentino Rossi dan Marc Marquez memuncak. Saat itu, perebutan gelar juara dunia masih berlangsung ketat dan setiap posisi menjadi sangat penting.
Dani Pedrosa memenangi balapan di depan Jorge Lorenzo. Namun, perhatian terbesar tertuju pada perebutan posisi ketiga setelah terjadi insiden Rossi dan Marquez.
Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah MotoGP. Rossi kemudian menerima hukuman start dari posisi paling belakang untuk balapan penutup di Valencia. Peristiwa itu terus menjadi bahan perdebatan hingga kini.
Cuaca Tak Terduga dan Kemenangan Dovizioso
Salah satu balapan lain di Sepang berlangsung dalam kondisi yang sulit diprediksi. Cuaca yang tidak menentu membuat start ditunda, sebelum balapan akhirnya dimulai di lintasan basah.
Andrea Iannone sempat merebut posisi terdepan pada lap-lap awal. Namun, kecelakaan kemudian mengakhiri peluangnya untuk meraih podium.
Persaingan kemenangan lalu mengerucut kepada Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Dovizioso akhirnya meningkatkan kecepatannya di depan dan mengamankan kemenangan. Hasil itu menjadi kemenangan pertamanya sejak 2009 sekaligus menjadikannya pemenang kesembilan yang berbeda pada musim tersebut.
Dovizioso mengalahkan Rossi dan Jorge Lorenzo dalam balapan yang dipengaruhi kondisi lintasan basah serta perubahan situasi sejak awal lomba.
Duel Bagnaia, Bastianini, dan Martin di Sepang
Balapan MotoGP Malaysia 2022 langsung berlangsung sengit sejak lampu start padam. Jorge Martin berusaha mengambil posisi terdepan pada fase awal, tetapi kemudian melakukan kesalahan dan mengalami kecelakaan pada lap ketujuh.
Kecelakaan Martin membuat Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini bersaing memperebutkan kemenangan. Keduanya saling bertukar posisi dalam duel yang berlangsung hingga lap terakhir.
Bagnaia akhirnya keluar sebagai pemenang. Bastianini finis di posisi kedua dengan jarak hanya 0,270 detik dari Bagnaia, sedangkan Fabio Quartararo menempati posisi ketiga. Hasil tersebut membuat balapan Sepang 2022 dikenang karena duel langsung Bagnaia dan Bastianini yang berlangsung ketat sampai akhir.
Bagnaia dan Martin Bertarung pada 2024
Kunjungan MotoGP ke Malaysia pada 2024 juga menghadirkan pertarungan penting dua pembalap yang bersaing dalam perebutan gelar, Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.
Keduanya terlibat duel sengit sejak lap-lap pembuka. Posisi dan jarak antarpembalap terus berubah dalam pertarungan yang berlangsung ketat. Bagnaia kemudian mampu mempertahankan posisinya dari tekanan Martin.
Kemenangan dalam duel tersebut membantu Bagnaia menjaga peluangnya dalam persaingan gelar hingga seri terakhir. Bagi para penggemar MotoGP, balapan Malaysia 2024 menjadi salah satu momen penting karena mempertemukan dua kandidat juara dalam persaingan langsung di lintasan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















