Headline.co.id, Sleman ~ Seorang pria berinisial PY (59) ditemukan meninggal dunia di tempat tidurnya di Dusun Karanggayam, Sumberrejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban yang diketahui bekerja sebagai buruh tersebut pertama kali ditemukan oleh istrinya saat hendak mengantarkan makanan ke rumah. Polisi yang menerima laporan kejadian kemudian mendatangi lokasi bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban.
Kasi Humas Polresta Sleman, IPTU Argo Anggoro, S.H., saat dikonfirmasi Headline.co.id menjelaskan bahwa penemuan jenazah tersebut terjadi di rumah korban yang beralamat di Dusun Karanggayam RT 04 RW 11, Sumberrejo, Tempel, Sleman.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Istri korban menjadi orang pertama yang mengetahui kondisi suaminya setelah datang untuk mengantarkan makanan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebelum Meninggal, Korban Sempat Ditemui Istrinya
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, istri korban sebelumnya sempat mendatangi rumah tersebut pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kedatangannya saat itu bertujuan mengambil Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Ketika ditemui, PY diketahui sedang berada seorang diri di rumah sambil menonton televisi.
Empat hari kemudian, tepatnya Jumat (23/10/2026), istri korban kembali datang dengan maksud mengantarkan makanan.
Namun, ketika tiba di rumah, ia mendapati suaminya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan dengan posisi terlentang di atas tempat tidur.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Polisi dan Tim Medis Periksa Lokasi Penemuan Jenazah
IPTU Argo Anggoro menjelaskan bahwa kepolisian menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 16.30 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Polresta Sleman bersama personel Polsek Tempel, tim identifikasi, Dokkes Polresta Sleman, serta petugas Puskesmas Tempel 1 mendatangi lokasi kejadian.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi penemuan jenazah.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap bagian luar tubuh korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan,” demikian keterangan IPTU Argo Anggoro saat dikonfirmasi Headline.co.id.
Meski pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan, penyebab pasti kematian korban belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan pihak kepolisian.
Setelah pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah PY dievakuasi menggunakan mobil jenazah menuju RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polresta Sleman Imbau Warga Peduli terhadap Tetangga yang Tinggal Sendiri
Menyikapi kejadian tersebut, Polresta Sleman mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kepedulian terhadap kondisi anggota keluarga maupun warga di lingkungan sekitar.
Perhatian khusus diharapkan diberikan kepada masyarakat yang tinggal seorang diri agar kondisi mereka tetap dapat diketahui oleh keluarga maupun tetangga terdekat.
Kepolisian juga meminta masyarakat tidak menunda pelaporan apabila mengetahui seseorang mengalami keadaan darurat atau menemukan peristiwa yang membutuhkan penanganan petugas.
“Apabila mendapati seseorang dalam kondisi darurat atau menemukan kejadian yang memerlukan penanganan segera, masyarakat diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian,” demikian imbauan Polresta Sleman.
Melalui imbauan tersebut, kepolisian berharap masyarakat semakin meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama anggota keluarga dan warga sekitar yang tinggal seorang diri.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















