Headline.co.id, Jakarta ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korlantas Polri melalui Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri menggelar pelatihan mobil Road Accident Rescue (RAR) bagi personel Polda Aceh, Polda Jambi, dan Polda Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta dan dibuka Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Mariochristy pada Rabu (28/10/2026). Pelatihan mobil RAR digelar untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menangani serta menolong korban kecelakaan secara cepat dan tepat. Upaya itu dilakukan untuk menekan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Fokus pada Kecepatan Penanganan Korban
Dalam arahannya, Kombes Pol. Mariochristy menegaskan kendaraan RAR harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung penanganan dan evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di wilayah tugas masing-masing personel.
“Kendaraan Road Accident Rescue ini harus digunakan sesuai peruntukannya, yaitu untuk mendukung penanganan dan evakuasi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Kombes Pol. Mario.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut dia, penanganan kecelakaan tidak hanya membutuhkan kendaraan dan peralatan penyelamatan, tetapi juga kecepatan respons, ketepatan tindakan, serta kesiapan personel. Karena itu, peserta pelatihan diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk praktik penggunaan alat bersama instruktur.
Pelatihan tersebut diarahkan agar personel tidak sekadar mengetahui cara mengoperasikan kendaraan RAR. Mereka juga harus memahami tindakan yang tepat berdasarkan kondisi kecelakaan dan mampu memanfaatkan peralatan penyelamatan untuk membantu korban.
“Personel yang mengikuti pelatihan ini harus memiliki kompetensi, bukan sekadar mengetahui cara mengoperasikan kendaraan. Mereka harus memahami tindakan yang tepat sesuai kondisi kecelakaan dan mampu memanfaatkan peralatan untuk membantu menyelamatkan korban,” ujarnya.
Manfaatkan Golden Hour
Kombes Pol. Mario juga menyoroti pentingnya penanganan korban pada golden hour atau periode awal setelah kecelakaan. Pada masa tersebut, korban membutuhkan respons pertolongan dan evakuasi yang cepat serta tepat.
Keterlambatan dalam memberikan pertolongan dan melakukan evakuasi menjadi salah satu tantangan yang perlu diantisipasi. Respons yang cepat dinilai penting dalam upaya menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas.
“Kecepatan kehadiran personel, pemanfaatan peralatan modern, dan kemampuan operator menjadi faktor penting dalam penanganan kecelakaan. Kita harus mampu memanfaatkan waktu kritis atau golden hour agar semakin banyak nyawa yang dapat diselamatkan,” kata Kombes Pol. Mario.
Ia menekankan bahwa keberadaan personel di lokasi kecelakaan harus didukung kemampuan operator dan pemanfaatan peralatan secara tepat. Karena itu, pelatihan tidak hanya berfokus pada pengenalan kendaraan RAR, tetapi juga pada keterampilan personel dalam mengambil tindakan sesuai situasi yang dihadapi.
Koordinasi Lintas Instansi Diperlukan
Selain keterampilan teknis, koordinasi lintas instansi diperlukan untuk mempercepat proses pertolongan dan evakuasi korban. Personel dari Polda Aceh, Polda Jambi, dan Polda Lampung diharapkan mampu menyesuaikan penggunaan kendaraan serta peralatan dengan karakteristik dan kebutuhan penanganan kecelakaan di wilayah tugas masing-masing.
Kesiapan tersebut mencakup kemampuan memanfaatkan kendaraan sesuai fungsi, menggunakan peralatan penyelamatan, serta mengambil tindakan yang tepat berdasarkan kondisi korban dan kecelakaan. Dengan demikian, kendaraan RAR dapat mendukung respons penanganan kecelakaan secara lebih efektif.
Kombes Pol. Mario mengingatkan setiap personel agar mengedepankan profesionalisme dan pelayanan yang humanis dalam menjalankan tugas. Menurut dia, tugas polisi di jalan raya tidak hanya berkaitan dengan penanganan kecelakaan, tetapi juga memberikan rasa aman dan pertolongan kepada masyarakat.
“Kehadiran polisi di jalan raya bukan untuk ditakuti, melainkan untuk memberikan rasa aman, menolong masyarakat yang membutuhkan, dan menyelamatkan mereka yang berada dalam kondisi terancam,” tutupnya.
Pelatihan mobil RAR tersebut menjadi upaya Korlantas Polri meningkatkan respons cepat dan profesionalisme petugas dalam menangani kecelakaan lalu lintas. Melalui peningkatan kemampuan personel, pemanfaatan peralatan modern, dan koordinasi lintas instansi, penanganan serta evakuasi korban diharapkan dapat dilakukan secara efektif untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















