Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Ama Gusti Azis: Pertunjukan Seni Virtual Kolosal, Inovasi Pembelajaran Seni di Masa Pandemi

Fajar by Fajar
5 years ago
in Pendidikan
Reading Time: 6 mins read
401 22
A A
0
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Ama Gusti Azis: Pertunjukan Seni Virtual Kolosal, Inovasi Pembelajaran Seni di Masa Pandemi ~ Headline.co.id (Jakarta). Tiga siswa berbaju pramuka keluar dari sebuah ruangan kelas, karena ada yang tertinggal, mereka kembali ke ruangan kelas dan bertemu dengan salah seorang guru yang kemudian menunjukkan video tayangan konser virtual rekan-rekan mereka melalui smartphone.

Baca juga: Begini Cara Tetap Terhubung ke WhatsApp Meski Baterai Ponsel Habis

You might also like

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

16 July 2026
Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

16 July 2026

Scene film kemudian beralih, intro lagu Jasamu Guru mengawali konser virtual siswa-siswa MAN 4 Jakarta dalam rangka hari Hari Guru yang terdengar megah seperti diiringi orkestra. Pemain musik dan penyanyi serta para penari tradisional dalam tayangan video yang bisa kita lihat di channel Youtube MAN 4 Jakarta ini semuanya siswa siswi madrasah yang beralamat di Jalan Ciputat Raya Nomor 5, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

Satu hal, seluruh pemain musik, penyanyi dan para penari tradisional tersebut tidak berada di satu panggung, laiknya sebuah pertunjukan musik, mereka berada di rumah masing-masing. Namun, kita bisa menikmati pertunjukan yang utuh. Sebuah kerja keras bagaimana bisa menyatukan mereka dalam satu tayangan pertunjukan yang menarik dari tempat yang berbeda.

Baca juga: Polsek Wanasari Rutin Pantau Debit Air Sungai Pemali

Di balik konser virtual Hari Guru Nasional 2021, ada sosok guru bernama Ama Gusti Azis yang mengkreasi pertunjukan seni tersebut. Sejak 2015, Ama Gusti Azis mendapatkan amanah sebagai Guru Seni Budaya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta. Selama menjadi guru madrasah yang tidak jauh dari Sekolah Polisi Wanita itu, Ama telah membuat sembilan karya pertunjukan kolosal.

Ia merasa bersyukur menjadi Guru Seni Budaya di MAN 4 Jakarta, karena madrasah tersebut memiliki banyak fasilitas yang sangat memadai sehingga mendukung Ama untuk mampu terus membimbing peserta didik menelurkan sebuah karya. Pada Hari Guru Nasional 25 November 2021, Ama mempersembahkan karya pertunjukan kolosal yang kesepuluh, secara virtual.

Baca juga: Grebek Kampung Boncos, Polisi Amankan 18 Orang Pengguna Narkoba

Pandemi Covid-19 yang sejak Maret 2020 melanda negeri ini, telah mengubah banyak hal. Tak terkecuali para guru di Indonesia, termasuk Ama. Kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Begitu pula pelajaran seni budaya yang harus dilakukan Ama secara virtual.

Berbagai kendala dalam metode pembelajaran secara virtual, mau tidak mau harus dihadapi Ama. Kendala terbesar baginya adalah harus mampu memastikan peserta didik bisa belajar dengan baik di rumah. Sementara tidak semua siswa memiliki kemampuan sama dan fasilitas lengkap di rumah.

Baca juga: Polisi Berhasil Ringkus Suharto yang Nekat Gelapkan Motor Ojol di Palembang

Pria kelahiran Jakarta, 13 Maret 1993 ini tak kehilangan akal. Ama selalu memberikan motivasi kepada para siswa. Caranya dengan menyiapkan konsep untuk membuat pertunjukan seni kolosal. Sebab dengan begitu, Ama berasumsi para peserta didik dapat merasa memiliki rasa tanggung jawab atas karya-karya yang akan diciptakan.

Ia sengaja memilih untuk konsisten membuat pertunjukan kolosal, dan tahun ini dilakukan secara virtual. Sebab pertunjukan kolosal memberikan pembelajaran yang sangat penting untuk para siswa.

“Terutama untuk menghargai, mengapresiasi, dan mempertunjukkan karya-karya seni, khususnya yang ada di Indonesia. Ini juga melatih bakat dan meningkatkan potensi peserta didik yang ada di MAN 4 Jakarta,” kata Ama.

Baca juga: TNI-Polri Kerahkan 217 Ribu Personel Untuk Amankan Nataru

Pertunjukan kolosal, dari tahun ke tahun, semakin digemari para siswa MAN 4 Jakarta. Sebab mampu memberikan berbagai pemahaman mengenai kesenian, khususnya seni musik dan pertunjukan dengan penyampaian yang sederhana.

Sebagai guru, Ama menjadi sosok guru yang egaliter dan ramah. Dengan kesabaran dan ketekunannya, para peserta didik akan sangat dengan mudah memahami materi-materi yang disampaikan. Inilah yang secara tidak sadar sebenarnya dilakukan Ama dalam memupuk minat dan mengasah bakat siswa dalam berkarya.

“Sebenarnya di dalam pertunjukan kolosal ini, saya tidak 100 persen mengajak, tetapi itu masuk dalam pembelajaran Seni Budaya dan menjadi sebuah penilaian psikomotorik mereka di dalam pembelajaran Seni Budaya,” terang Ama.

Baca juga: Kecelakaan Tragis di Kediri, Polisi Paparkan Identitas 4 Santri Korban Meninggal

Saat melakukan proses kreatif menuju pertunjukan kolosal, Ama kerap berpesan kepada anak-anak didiknya bahwa kolaborasi dan kerjasama adalah nomor satu. Kesenian tidak akan pernah mati sehingga Ama mengharapkan para siswa MAN 4 Jakarta, sebagai generasi muda bangsa, dapat terus memperjuangkan dan mempertahankan kesenian yang ada di Indonesia.

Namun selama pandemi Covid-19 ini, Ama tentu saja menemui berbagai kesulitan saat mengajar kesenian di MAN 4 Jakarta. Mengajar dengan metode PJJ, sangat sulit karena terdapat rincian-rincian dari proses kreatif yang harus disampaikan.

“Misalnya kita sebagai guru harus memberikan guide (panduan) ke anak-anak melalui video-video, lalu memastikan mereka harus bisa dalam pembelajaran jarak jauh, dan banyak sekali masalah seperti editing-editing video yang memang itu sangat sulit sekali untuk kita akses,” katanya.

Baca juga: Wawali Kota Depok Sampaikan Sejumlah Langkah Strategis Pemkot pada Festival Indonesia Muda

Sementara pembelajaran offline, sebelum pandemi Covid-19, Ama juga mendapati kesulitan karena sangat menguras energi, tenaga, dan pikiran. Sebab dalam pembelajaran offline, Ama harus secara langsung mengajar sekitar 300 siswa untuk menciptakan kolosal yang sangat baik.

“Kalau dikatakan sulit, pasti online itu lebih sulit. Karena ketika para peserta didik sudah melalui proses latihan maka ada tahap shooting dan ada proses editing video, audio mixing dan mastering yang membutuhkan waktu cukup lama. Jadi online itu saya rasa cukup sulit untuk saat ini,” ujar Ama.

Proses kreatif menuju pertunjukan, baik offline maupun online, membutuhkan waktu minimal tiga bulan. Waktu itu dimanfaatkan untuk proses latihan, shooting, dan tahap editing. Namun tetap saja ada aktivitas-aktivitas yang berbeda meskipun memiliki jangka waktu proses yang kurang lebih sama.

Baca juga: Unik! Kesbangpol Gunakan Tiktok Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan

Ama sebagai guru sekaligus produser, tentu tak bisa bekerja sendirian dalam mempersiapkan pertunjukan kolosal secara virtual yang akan dipersembahkan untuk memperingati Hari Guru Nasional 2021. Ia harus melakukan kerjasama dengan para pelatih ekstrakurikuler kesenian di MAN 4 Jakarta.

Menurutnya, kendala terbesar dalam mempersiapkan pertunjukan kolosal secara virtual ini, ia harus benar-benar bisa memastikan tim produksi sangat mumpuni. Sebab mempersiapkan pertunjukan secara virtual ini membutuhkan berbagai hal, terutama dalam mengatur skenario pertunjukan, sajian karya musik, pembuatan video, hingga di tahap terakhir yakni mempertontonkan sebuah karya kolosal kepada para penonton.

Ama mengakui, kendala dalam mempersiapkan pertunjukan virtual di antaranya para siswa di rumah tidak semua memiliki fasilitas alat musik yang memadai. Bahkan terkadang situasi di rumah tidak mendukung secara penuh untuk bernyanyi atau bermain musik.

Baca juga: Hadiri Tasmi’ Alquran, Wakil Wali Kota Depok Sampaikan Empat Visi Hidup yang Harus Dimiliki Setiap Individu

“Kemudian ada juga beberapa siswa yang terkendala di handphone-nya dan di laptopnya, itu merupakan suatu kendala terbesar juga dalam mempersiapkan pertunjukan kolosal ini,” terang Ama.

Ia menceritakan, sebelum menampilkan sebuah karya pertunjukan kolosal virtual ini, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Terlebih dulu, ia harus menyusun konsep atau tema yang akan disampaikan dalam pertunjukan tersebut. Setelahnya, membentuk tim produksi. Mulai dari produser, creative director, videographer, hingga editor video.

Baca juga: Suksesnya Gelaran MTQ ke-48 di Provinsi Lampung, PLN Siapkan Pengamanan Pasokan Listrik Berlapis

Selanjutnya, ia membentuk kepanitiaan dari para siswa yang akan ditunjuk menjadi ketua pelaksana, wakil ketua pelaksana, sampai koordinator kelas masing-masing. Hal tersebut harus dilakukan agar mampu menciptakan sebuah karya. Mulai dari lagu, aransemen, pembuatan naskah, koreografi, hingga tari tradisional yang akan ditampilkan. Kemudian anak-anak peserta didik melakukan latihan rutin menuju pertunjukan.

Meski sudah menciptakan karya pertunjukan kolosal sebanyak sepuluh kali, Ama tetap tak berhenti bergerak untuk berkarya. Ia berharap agar karya pertunjukan kolosal yang ada di MAN 4 Jakarta terus berlanjut.

“Alhamdulillah pada 25 November 2021 adalah pertunjukan kolosal yang kesepuluh. Saya berharap karya ini akan dapat dikenang oleh seluruh sivitas akademika MAN 4 Jakarta dan karya ini nantinya bisa dijadikan sebagai rekor muri yang ada di Indonesia,” pungkas Ama.

Baca juga: Cari Klinik Kecantikan di Jogja, ini Rekomendasi Terbaik Harga Bersahabat

Tags: Inovasi Pembelajaran SeniMAN 4 JakartaPembelajaran Seni di Masa Pandemi
ADVERTISEMENT
Fajar

Fajar

Related Stories

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

by Dwina
16 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Indonesia mulai menerapkan kebijakan pembatasan akses internet bagi anak di bawah usia 16 tahun, mengikuti jejak negara-negara...

Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

by Fajar
16 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Tren olahraga di kalangan anak muda dinilai mampu menyeimbangkan gaya hidup yang minim gerak akibat kebiasaan scrolling...

Revisi UU Perlindungan Petani Fokus pada Regenerasi dan Kesejahteraan

Revisi UU Perlindungan Petani Fokus pada Regenerasi dan Kesejahteraan

by Fajar
16 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Proses revisi Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani memasuki tahap penting dengan diadakannya Harmonisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan...

Anak Petani dari Pandowoharjo Raih Beasiswa Penuh di Teknik Kimia UGM

Anak Petani dari Pandowoharjo Raih Beasiswa Penuh di Teknik Kimia UGM

by Lia
15 July 2026
0

Headline.co.id, Prananingrum Hanondaru Wigaringtyas ~ seorang remaja berusia 18 tahun dari Dusun Toino, Pandowoharjo, Sleman, berhasil diterima di Program Studi...

Karakter.data.kemendikdasmen.go.id MPLS Tidak Bisa Dibuka Ini Penyebab dan Solusinya

Karakter Data Kemendikdasmen MPLS 2026: Jadwal, Cara Akses, dan Panduan Mengisi Instrumen

by Hendrawan
15 July 2026
0

HEADLINE.CO.ID, JAKARTA ~ Karakter data Kemendikdasmen MPLS menjadi portal pengisian instrumen MPLS Ramah 2026 untuk membantu sekolah mengenali kondisi awal...

Apa itu SDGs

Mengapa SDGs Penting? Kampus, UMKM, dan Desa Jadi Penggerak Utama

by Hendrawan
15 July 2026
0

Mengapa SDGs penting? Simak peran kampus, UMKM, koperasi, pemuda, dan program desa dalam menerjemahkan tujuan global menjadi dampak lokal.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Palembang Tingkatkan Upaya Cegah Radikalisme dengan Edukasi untuk 100 Pemimpin Wilayah

Palembang Tingkatkan Upaya Cegah Radikalisme dengan Edukasi untuk 100 Pemimpin Wilayah

12 December 2025
Kondisi Kerusakan Stadion Maguwoharjo pasca laga PSS Sleman menghadapi Bali United

Stadion Maguwoharjo Alami Kerusakan Usai Pertandingan Dramatis, Kerusakan Bagian ini yang Cukup Parah

4 November 2023
FTBIN 2026: Ajang Nasional untuk Pelestarian Bahasa Daerah

FTBIN 2026: Ajang Nasional untuk Pelestarian Bahasa Daerah

26 May 2026
Zikir Akbar di Parigi Moutong: Upaya Doa dan Konsolidasi Pascagempa

Zikir Akbar di Parigi Moutong: Upaya Doa dan Konsolidasi Pascagempa

19 June 2026
Sidang Tim PIPA Gorontalo Bahas 17 Berkas Calon Orang Tua Angkat

Sidang Tim PIPA Gorontalo Bahas 17 Berkas Calon Orang Tua Angkat

17 November 2025
Kepala Staf Kepresidenan RI Apresiasi Polri atas Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Kepala Staf Kepresidenan RI Apresiasi Polri atas Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

16 January 2026
Kakorlantas Polri Lantik Pejabat Baru, Tekankan Kolaborasi dan Ketangguhan

Kakorlantas Polri Lantik Pejabat Baru, Tekankan Kolaborasi dan Ketangguhan

6 July 2026

Artikel Terbaru

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

16 July 2026
Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

16 July 2026
Revisi UU Perlindungan Petani Fokus pada Regenerasi dan Kesejahteraan

Revisi UU Perlindungan Petani Fokus pada Regenerasi dan Kesejahteraan

16 July 2026
Wakil Bupati Siak Instruksikan Pj Penghulu Tumang Segera Siapkan Proses PAW

Wakil Bupati Siak Instruksikan Pj Penghulu Tumang Segera Siapkan Proses PAW

16 July 2026
Fatayat NU Sumenep Tingkatkan Literasi Keagamaan untuk Cegah Radikalisme

Fatayat NU Sumenep Tingkatkan Literasi Keagamaan untuk Cegah Radikalisme

16 July 2026
Pemkab Siak Gelar Pelatihan dan Sertifikasi untuk Tingkatkan Kompetensi TKBM

Pemkab Siak Gelar Pelatihan dan Sertifikasi untuk Tingkatkan Kompetensi TKBM

16 July 2026
Polres Sumenep Berubah Status Menjadi Polresta Sumenep

Polres Sumenep Berubah Status Menjadi Polresta Sumenep

16 July 2026

Popular Story

Pemenang Lelang Frekuensi Harus Sediakan 4G di 538 Desa dan Perluas 5G
Ekonomi

Pemenang Lelang Frekuensi Harus Sediakan 4G di 538 Desa dan Perluas 5G

by Lia
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Operator yang memenangkan seleksi pita frekuensi radio 700 MHz...

Read moreDetails

Indonesia dan Irak Tingkatkan Kerja Sama Transformasi Digital

Harga Emas Hari Ini 10 Juli 2026 Naik Jadi Rp2,65 Juta per Gram

Akun SIAPKERJA Buka Akses Pelatihan Vokasi, Seleksi PVN Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Porkab II Bojonegoro 2026 Resmi Ditutup, Pemkab Siapkan Porcam untuk Atlet Berprestasi

Transformasi Digital Indonesia Didorong Perkuat Bahasa Lokal dan Adat

DPUPR Batang Tegaskan Pentingnya Pengawasan Ketat Proyek Infrastruktur

Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah untuk Budaya Digital Sehat

Analisis: Kontroversi Tendangan Penalti dalam Kemenangan Spanyol atas Prancis

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Inklusif untuk Perdamaian Myanmar

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.