Berita,

Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Sebagian Wilayah Bali dan Lombok

Ilustrasi Gempa Bumi Bali dan Lombok
Ilustrasi Gempa (ist)

Headline.co.id (Bali) ~ Mataram, Lombok Utara dan sebagian wilayah Bali di antaranya Kabupaten Karangasem, Kota Denpasar, Kabupaten Bangli, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Gianyar diguncang gempa bumi tektonik magnitudo 4,8 skala richter pada Selasa, pukul 08.20 Wita.

baca juga: Pesawat Pengangkut Logistik Jatuh di Danau Sentani, Pilot Meninggal Dunia

Berdasarkan data BMKG menunjukan bahwa gempa ini berkekuatan Magnitudo 4,8, sementara episenter terletak pada koordinat 8,35 LS dan 116,01 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 16 km Barat Laut Lombok Utara-NTB, pada kedalaman 10 km.

Melalui keterangan pers di Denpasar, Selasa (12/11), Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Drs M Taufik Gunawan, Dipl SEIS, menyampaikan bahwa mekanisme gempa bumi yaitu dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif busur belakang (Back Arc Thrust).

baca juga: Pemerintah Dukung Penuh Riset dan Inovasi Penanganan Covid-19

Menurutnya, berdasarkan laporan masyarakat dampak dari gempa bumi ini berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Mataram, Lombok Utara, Karangasem dan Denpasar II – III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Untuk wilayah Bangli, Gianyar dan Buleleng II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyan. Dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Taufik mengatakan berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 08:50 WITA belum ada menunjukan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Sementara pada pukul 9.14 Wita gempa bumi tektonik berkekuatan M=4,0 kembali terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem dan Buleleng, Bali.

baca juga: Menaker Tegaskan THR Wajib Dibayarkan H-7 Lebaran

Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=4,0. Episenter terletak pada koordinat 8,41 LS dan 115.94 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 25 km BaratDaya Lombok Utara-NTB, pada kedalaman 10 km.

Adapun dampak gempa bumi dari guncangan tersebut berdasarkan laporan masyarakat di wilayah Karangasem dan Buleleng II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

baca juga: Jokowi Minta Kapasitas Uji Covid-19 Ditingkatkan

“Hingga pukul 09.40 Wita belum ada menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” jelas Taufik Gunawan.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

baca juga: Berstatus Sebagai PDP, Seorang Wanita dan Bayi Tiga Bulan di Sukabumi Meninggal Dunia

Comments
To Top