Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto mengimbau seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat (10/7/2026) di Jakarta, dengan tujuan mencegah praktik korupsi yang merugikan rakyat. Presiden menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melihat ke belakang, melainkan fokus pada perbaikan di masa depan.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya integritas di kalangan birokrat, pejabat militer, kepolisian, dan kejaksaan. “Masyarakat tidak menginginkan praktik korupsi dibiarkan,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas dan jabatan yang dimiliki aparatur negara berasal dari rakyat, sehingga harus digunakan untuk melayani kepentingan publik.
Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Presiden Prabowo menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Ia menekankan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa membedakan kedudukan, kekuatan, maupun latar belakang ekonomi seseorang. “Penegakan hukum harus tetap dilaksanakan,” ujar Presiden.
Tantangan dan Capaian Pemerintah
Presiden Prabowo juga mengakui bahwa pemerintah menghadapi berbagai tantangan, termasuk perlawanan dari kelompok-kelompok koruptor. Namun, ia menyampaikan bahwa pemerintah telah mencapai berbagai kemajuan dalam waktu singkat. “Kita tidak boleh menyerah pada tantangan ini,” imbuhnya.
Dengan seruan ini, Presiden Prabowo berharap seluruh aparatur negara dapat lebih berkomitmen dalam menjalankan tugasnya dengan jujur dan bertanggung jawab, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.




















