Headline.co.id, Pidie ~ Pemerintah Kabupaten Pidie, Aceh, meluncurkan Gerakan Indonesia Asri di Lapangan Gedung Pidie Convention Center (PCC) pada Jumat (10/7/2026). Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat melalui kolaborasi pemerintah, aparat, komunitas, dan masyarakat. Peluncuran dilakukan secara hybrid dan terhubung dengan koordinasi nasional serta daerah melalui Zoom Meeting.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), tenaga non-ASN, komunitas profesi, komunitas peduli lingkungan, dan masyarakat umum. Kegiatan pada hari pertama meliputi senam massal, gotong royong membersihkan lingkungan, penanaman pohon, dan donor darah. Selain itu, pada 13 Juli 2026, akan diadakan pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Transformasi Humanis Satpol PP dan Linmas
Gerakan ini juga dirangkaikan dengan Aksi Transformasi Humanis Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang menampilkan pendekatan pelayanan humanis dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, dengan ratusan peserta mengikuti senam massal sebagai pembuka kegiatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Samsul Azhar, menyatakan bahwa Gerakan Indonesia Asri diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kerapian lingkungan. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari,” ujarnya.
Dukungan Forkopimda dan Masyarakat
Dukungan juga datang dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Danramil Simpang Tiga, Kapten Inf. Rony Saputra, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai bagian dari pelaksanaan Program Indonesia Asri. “Forkopimda siap mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang,” katanya.
Gerakan menjaga kebersihan juga didorong dimulai dari lingkungan keluarga. Juliana, seorang warga, menilai bahwa pembiasaan hidup bersih harus diajarkan kepada anak sejak usia dini. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan tersebut, mulai dari mengajarkan anak menjaga kebersihan kamar hingga membuang sampah pada tempatnya setelah beraktivitas.














