Disebut Terkena Penyakit Menular, Tiga Jenazah ABK WNI Dilarung di Laut

  • Whatsapp
Rekaman video saat jenajah ABK dilarung ke laut. (Rekaman: MBC)
Rekaman video saat jenajah ABK dilarung ke laut. (Rekaman: MBC)

HeadLine.co.id (Jakarta) – Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan pelarungan tiga jenazah ABK WNI ke laut. Bahkan salah satu media televisi Korea Selatan turut mengangkat kejadian pelarungan ini.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Masyarakat Disiplin dan Ikuti Protokol Kesehatan Terkait PSBB

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Judha Nugraha selaku Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Judha mengatakan Kemenlu akan memanggil Dubes China untuk mengklarifikasi berita tersebut.

“Guna meminta penjelasan tambahan mengenai alasan pelarungan jenazah dan perlakuan yang diterima ABK WNI lainnya, Kemlu akan memanggil Duta Besar RRT (Republik Rakyat Tiongkok),” ujar Judha pada Kamis (7/5/2020).

Baca juga: Gubernur Banten Instruksikan Tim Gabungan Bantu Tangani Banjir Cilegon

Lebih lanjut, Judha menjelaskan jenazah WNI dilarungkan ke laut karena kematiannya disebabkan oleh penyakit menular. Ia mengatakan kematian tiga ABK tersebut pada bulan Desember 2019 dan Maret 2020.

“Pada kapal Long Xin 629 dan Long Xin 604, terjadi kematian 3 awak kapal WNI saat kapal sedang berlayar di Samudera Pasifik. Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular dan hal ini berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya,” tambahnya.

Baca juga: Mudik Tetap Dilarang, Kemenhub Dukung dan Tindaklanjuti SE Gugus Tugas Covid-19

Belum diketahui jenis penyakit menular apa yang diderita ketiga ABK tersebut. Kementerian RRT mengatakan bahw pelarungan telah sesuai praktek kelautan internasional. Pelarungan tersebut terpaksa dilakukan untuk menjaga kesehatan para awak kapal lainnya.

Baca juga: Ketua Gugus Tugas Covid-19: Mudik Dilarang, Titik!

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah orang mengelilingi sebuah karung jenazah berwarna orange yang berada di tepi kapal. Selanjutnya, keempat orang tersebut bersama-sama mengangkat karung jenazah. Keempat pria itu secara serentak melempar jenazah ke laut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *