Antisipasi Penyebaran Covid-19, KAI Wajibkan Penumpang Pakai Masker Saat di Stasiun dan Naik KA Mulai 12 April

  • Whatsapp
KAI wajibkan penumpang gunakan masker saar di stasiun dan kereta
KAI wajibkan penumpang gunakan masker saar di stasiun dan kereta

Headline.co.id (Purwokerto) ~ Meningkatnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia membuat Pemerintah maupun pihak-pihak terkait melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona. Salah satu upaya pencegahan penyebarannya adalah dengan wajib memakai Masker di manapun berada.

Baca juga: Tower Jaringan Internet di Inggris Dibakar karena Hoaks, YouTube Kurangi Intensitas Video Terkait 5G dan Covid-19

Bacaan Lainnya

Sejalan dengan rekomendasi dari organisasi kesehatan dunia (WHO) yang mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas diluar, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga membuat kebijakan agar penumpang kereta api memakai masker saat berada di stasiun maupun di atas kereta api. Kebijakan ini akan berlaku efektif mulai 12 April 2020.

“KAI mewajibkan penggunaan masker atau kain penutup mulut bagi penumpang yang sedang boarding maupun saat di atas kereta api mulai keberangkatan kereta api 12 April 2020”, demikian disampaikan Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto.

Baca juga: Tower Jaringan Internet di Inggris Dibakar karena Hoaks, YouTube Kurangi Intensitas Video Terkait 5G dan Covid-19

Menurutnya, KAI melarang calon penumpang yang tidak menggunakan masker atau kain penutup mulut dan hidung. “KAI melarang naik kereta api dan tiket akan dikembalikan penuh 100%,” ujarnya.

Kebijakan aturan penumpang wajib mengenakan masker ini sejalan dengan kebijakan pemerintah sesuai dengan rekomendasi WHO, yang mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Supriyanto mrnyampaikan pihaknya mulai melakukan sosialisasi kebijakan tersebut kepada masyarakat melalui pengumuman di stasiun, di kereta, media sosial, dan berbagai media lainnya, sehingga mulai 12 April 2020, masyarakat calon penumpang Kereta Api sudah memahami.

Baca juga: Catat! PT KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan KA di Wilayah Daop 6 Yogyakarta Cegah Penyebaran Covid-19

Pada saat akan boarding, lanjut Supriyanto, calon penumpang akan diingatkan untuk memakai Masker ataupun kain penutup mulut.

Lebih lanjut Supriyanto menhimbau kepada para penumpang untuk menjaga jarak, baik saat di stasiun ataupun di atas kereta, sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir ataupun hand sanitizer, serta tunda perjalanan yang kurang penting dan tidak mendesak.

“Dan kami harap seluruh penumpang dapat mematuhi aturan pemakaian Masker tersebut, agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api”, pesan Supriyanto.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Kodam Iskandar Muda Lakukan Sosialisasi di Pesantren Dayah Mini Aceh

Selain itu, Supriyanto mengungkapkan hingga saat ini terdapat 31 perjalanan kereta api yang berangkat, berakhir, atau melewati wilayah Daop 5 Purwokerto, dengan tujuan Surabaya, Semarang, Bandung dan Jakarta.

KA – KA jarak jauh tersebut adalah :

1. KA Serayu pagi, relasi purwokerto- kroya- bandung – Pasarsenen pp
2. KA Serayu malam, relasi purwokerto- kroya- bandung – Pasarsenen pp
3. KA Wijayakusuma, Cilacap – Surabaya Gubeng – Ketapang pp
4. KA Argo Dwipangga, solo – gambir pp
5. KA Gajayana, Malang – Gambir pp
6. KA Bima, malang – Surabaya Gubeng – gambir pp
7. KA ranggajati, Cirebon – Jember pp
8. KA senja utama Solo, Solo – Pasarsenen pp
9. KA Kahuripan, Blitar – Kiaracondong pp
10. KA Bengawan, Purwosari – Pasarsenen pp
11. KA Kutojaya Selatan, relasi Kutoarjo – Kiaracondong pp
12. KA Sawunggalih pagi, Kutoarjo- Pasarsenen pp
13. KA Joglosemarkerto, purwokerto- Semarang – solo pp
14. KA Joglosemarkerto, purwokerto – solo pp
15. KA Kamandaka, Purwokerto – Semarang – Solo pp (3 KA)

Sementara terdapat 52 perjalanan KA jarak jauh baik yang berangkat, berakhir maupun melewati wilayah Daop 5 Purwokerto yang dibatalkan perjalanannya.

Pada kesempatan ini, Supriyanto juga menjelaskan, untuk penumpang yang perjalanan KA nya dibatalkan, KAI akan mengembalikan bea tiket 100% diluar bea pesan. Dan Penumpang kereta api, baik perseorangan maupun rombongan, meskipun perjalanan KA-nya tidak batal, namun berkeinginan membatalkan tiket​ untuk keberangkatan kereta api selama periode mulai tgl 23 maret s.d 04 juni 2020 mendapatkan pengembalian bea sebesar 100%.

“Marilah kita berdoa serta berharap semoga kondisi yang menimpa Bangsa Indonesia ini segera berakhir dan semua bisa kembali normal,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *