Berita, Hukum, Nasional,

Polda DIY Berhasil Ungkap 3 Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., didampingi Wadir Narkoba AKBP Bakti Andriyono, S.Si., Polda DIY berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba.
Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., didampingi Wadir Narkoba AKBP Bakti Andriyono, S.Si., Polda DIY berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba. (Foto: Headline.co.id/Dok Polda DIY)

HeadLine.co.id, (Yogyakarta) – Direktorat Reserse Narkoba dengan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda DIY menggelar konferensi pers ungkap kasus penyalahgunaan Narkoba, Selasa (24/3/2020). Pengungkapan kasus ini digelar di aula lantai 2 Direktorat Narkoba Polda DIY dengan 3 kasus dan jumlah tersangka sebanyak 5 orang.

Baca juga: Gubernur dan Forkopinda Jatim Bagikan 7.100 Alat Pelindung Diri

Dalam Konferensi pers tersebut Kabid Humas Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., dengan didampingi Wadir Narkoba AKBP Bakti Andriyono, S.Si., mengungkapkan bahwa kasus pertama tim Opsnal Narkoba Polda DIY berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor 196/III/2020/DIY/SPKT, kemudian menangkap tersangka berinisial M (23) dengan TKP Sembego Maguwoharjo Depok Sleman.

“Tersangka kami tangkap dengan Barang bukti 1 botol berisi 290 butir berwarna putih simbol Y, 7 botol masing-masing berisi 1000 butir berwarna putih simbol Y, dan 18 plastik klip masing-masing berisi 10 butir pil warna putih simbol Y. Tersangka akan dijerat dengan undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan pasal 96 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” kata Yuliyanto.

Baca juga: Dampak Corona, Jokowi Tangguhkan Cicilan Motor atau Mobil Selama 1 Tahun

Sementara itu, Wadir Narkoba Polda DIY mengungkapkan pada kasus kedua, berdasarkan LP Nomor 202/III/2020/DIY/SPKT, tim Opsnal menangkap tersangka inisial GRT (55) di depan toko Bali Jl. Kesehatan, Sendowo Sinduadi Mlati Sleman.

“Tersangka kami tangkap dengan barang bukti 1 paket kardus warna coklat berisi 100 butir pil Mersi Riklona Clonazepam berukuran 2 mg. Tersangka kami jerat dengan pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” jelas Bakti.

Kabid Humas menambahkan pada kasus ketiga, berdasarkan LP Nomor 172/III/2020/DIY/SPKT, tim opsnal menangkap I alias B (31), dengan barang bukti 1 plastik klip berisi sabu berat 0,31 gram, 2 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 0,56 gram, satu bungkus plastik klip berisi sabu sabu berat 0,53 gram dan 1 butir pil ekstasi.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi II DPR RI Kritik Rencana Tes Corona Masal Anggota DPR

“Sedangkan dua orang tersangka lainnya berinisial V (27) dan C (28), ditangkap di Homestay Jl. Monjali, Mlati, Sleman, dengan barang bukti 5 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 2,37 gram, 1 bungkus plastik klip berisi 3 butir dan 1/4 butir pil Inex, serta satu plastik klip berisi sabu seberat 2,88 gram,” terang Kabid Humas.

Comments
To Top