Sadis! Seorang Rewaja Tewas Akibat Klitih di Yogyakarta

Gravatar Image
Foto Polisi melakukan olah TKP remaja korban klitih di depan Balai Kalurahan Banguntapan
Foto Polisi melakukan olah TKP remaja korban klitih di depan Balai Kalurahan Banguntapan.(Foto: Inews Jogja/ erfan Erlin)

Sadis! Seorang Rewaja Tewas Akibat Klitih di Yogyakarta ~ Headline.co.id (Bantul). Kejahatan jalanan atau sering dikenal Klitih kembali memakan korban. DAA korban dari kejahatan jalanan menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit, setelah terkena pukulan senjata tajam di Jalan Gedongkuning tepat di depan Balai Kalurahan Banguntapan, pada Minggu (3/4/2022) dini hari.

Baca juga: Dokter Spesialis Jantung ini Sampaikan 6 Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan

Read More

Purwanto (66) selaku Anggota Linmas Kalurahan Banguntapan Bantul menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. pada saat kejadian dirinya tengah berada di warung angkringan yang ada di depan Balai Kalurahan Gedongkuning.

“Saat kejadian saya tengah piket jaga di Kalurahan Banguntapan. Saat itu habis hujan. Hanya ada saya dan penjual angkringan. Padahal biasanya angkringan itu ramai,” ujar Purwanto, Senin (4/4/2022).

Baca juga: Perbaikan Expantion Joint! Fly Over Janti Ditutup dan Dialihkan Mulai Malam ini

Dilansir Headline.co.id dari Inews Jogja, kejadian tersebut berawal ketika korban bersama dengan rekan-rekannya mengendarai sepeda motor. Pada saat itu korban dalam posisi membonceng. Tidak tahu kejadiannya, tiba-tiba ada orang terjatuh dari motor yang sebelumnya berjalan miring dari arah selatan.

Purwanto bersama dengan pedagang angringan langsung berlari menuju ke tempat korban. Rekannya yang mengetahui rekannya yang di bonceng jatuh pengendara yang berada di depan langsung putar balik.

Baca juga: Terdapat 3 Pilihan Keberkahan di Bulan Ramadan, Kamu Termasuk Golongan Mana?

“Teman korban langsung mencegat mobil patroli yang kebetulan lewat tak berselang lama,” kata dia.

Setelah itu ia bersama rekannya dan juga teman korban membawa tubuh korban ke mobil patroli tersebut.

Berdasarkan yang ia dengar saat itu korban langsung dibawa ke rumah sakit namun karena lukanya parah langsung dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Rawon Daging Sapi Khas Jawa Timur

“Dia berboncengan. Yang belakang yang kena bacokan,” papar dia.

Menurut Purwanto, korban awalnya melaju dari arah selatan menuju utara. Korban yang dibonceng oleh rekannya yang lain tiba-tiba dihantam dengan gir saat sampai di perempatan kantor Kelurahan Banguntapan.

Usai dihantam gir dan korban sempat terseret sejauh 20 meter dari lokasi dia dihantam. Karena oleng dan langsung terjatuh di sisi timur jalan. Kebetulan saat itu lampu penerangan jalan di depan balai kalurahan Banguntapan mati.

Baca juga: Resep Soto Lamongan Koya Asli Jawa Timur

Sebelum kejadian, dirinya hanya mendengar suara gitar milik korban yang terseret akibat korban jatuh dari sepeda motor. Saat dihantam dengan gir, dia juga tidak mendengar suara teriakan dari korban.

“Itu kena di leher bagian belakangan dan korban langsung tidak sadarkan diri. Korban sudah tidak berdaya,” papar dia.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari ini  di Jogja

Setelah kejadian itu, para pelaku langsung kabur ke arah selatan. Purwanto mengungkapkan bahwa para pelaku terlihat masih berusia remaja dengan jumlah lima orang.

Berdasarkan penuturan rekan korban, lanjutnya salah satu motor adalah jenis NMax warna putih dan boncengan tiga. Sepeda motor tersebutlah yang melakukan pembacokan.

“Langsung kabur, jumlahnya lima orang dua sepeda motor. Mereka putar balik,” katanya.

Baca juga: Komisi III DPR RI Desak Pihak Kepolisian DIY Untuk Ungkap Pelaku Klitih

Baca juga: Ini Respon Sultan Terkait Tewasnya Anak DPRD Kebumen Korban Klitih di Jogja

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment