Headline.co.id, Pangkep ~ Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menginisiasi Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, dengan pusat kegiatan di Alun-Alun Citra Mas Pangkep pada Kamis (21/5/2026).
Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati warga yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Berbagai komoditas strategis dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti beras SPHP seharga Rp58 ribu per 5 kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, turut memantau kegiatan dengan mengunjungi stan-stan dan berdialog dengan warga serta distributor. “Alhamdulillah, kita lihat animo masyarakat sangat besar. Pastinya kami berharap ini bisa membantu mengurangi harga kebutuhan pokok menjelang Iduladha, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menekan inflasi daerah,” ujar Yusran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep, Andi Sadda, menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan menjaga stabilitas pangan menjelang hari raya. “Kita melihat masyarakat sangat antusias untuk berbelanja kebutuhan pokok,” katanya.
Andi menambahkan bahwa kegiatan serupa telah dilaksanakan tiga kali dalam pekan ini dan akan terus digelar hingga menjelang Iduladha. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kelangkaan barang dan menjaga ketersediaan pangan.
Selain Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Pangkep juga menyalurkan bantuan pangan pemerintah kepada sekitar 19 ribu penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. “Tujuannya untuk mengantisipasi kelangkaan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok,” kata Andi.





















