Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Menag Minta Mutu Pendidikan Pesantren Tak Hilangkan Tradisi

Saddam by Saddam
53 minutes ago
in Pemerintah
Reading Time: 2 mins read
418 5
A A
0
Diskusi dengan Majelis Masyayikh, Menag: Penguatan Mutu Tetap Jaga Kekhasan dan Tradisi Pesantren

Diskusi dengan Majelis Masyayikh, Menag: Penguatan Mutu Tetap Jaga Kekhasan dan Tradisi Pesantren (Dok. Kemenag RI)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan penguatan mutu pendidikan pesantren harus tetap mempertahankan kekhasan dan tradisi keilmuannya. Penegasan itu disampaikan dalam Forum Majelis Masyayikh Masa Khidmat 2026–2031 di Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026). Menag mengingatkan, penerapan model pendidikan modern secara tidak tepat dapat menggerus kepribadian dan nilai yang menjadi fondasi pesantren. Karena itu, pengembangan pendidikan pesantren perlu dilakukan dengan merumuskan fondasi keilmuan secara sistematis tanpa menghilangkan tradisi yang telah menjadi cirinya.

Contents

    • 0.1. Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kerukunan Umat Beragama
    • 0.2. Mutu Pendidikan Pesantren Diperkuat, Ma’had Aly Jadi Perhatian
  • 1. Pendidikan pesantren memiliki fondasi berbeda
  • 2. Majelis Masyayikh didorong rumuskan fondasi
  • 3. Pesantren sebagai ruang pertemuan rasionalitas dan spiritualitas

“Jangan sampai nanti pondok pesantren itu dipaksa untuk ikut-ikutan dengan sistem pendidikan non pesantren, justru nanti itu akan menggerus kepribadian pesantrennya sendiri. Jadi penguatan mutu tetap jaga kekhasan dan tradisi pesantren,” tegas Menag.

You might also like

Bertemu Tokoh Lintas Agama, Menag Ajak Perkuat Kerukunan Hadapi Kondisi Global

Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kerukunan Umat Beragama

3 November 2026
Kemenag dan Majelis Masyayikh Satukan Langkah Tingkatkan Mutu Pesantren

Mutu Pendidikan Pesantren Diperkuat, Ma’had Aly Jadi Perhatian

3 November 2026

Pendidikan pesantren memiliki fondasi berbeda

Nasaruddin menjelaskan pendidikan umum, pendidikan Islam, dan pendidikan pesantren memiliki perbedaan, termasuk dalam aspek ontologi dan epistemologi. Menurut dia, pendidikan umum cenderung menggunakan pendekatan rasional yang mengandalkan deduksi akal serta terikat dengan sistem pendidikan modern.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Perbedaan tersebut, kata Menag, perlu menjadi perhatian ketika pesantren mengembangkan mutu pendidikannya. Pesantren tidak dapat hanya meniru sistem pendidikan nonpesantren tanpa mempertimbangkan nilai dan tradisi keilmuan yang menjadi identitasnya.

Menag mencontohkan pendekatan accelerated learning yang berorientasi pada percepatan target pendidikan. Ia mengingatkan agar pendekatan tersebut tidak diterapkan begitu saja dalam pendidikan pesantren, terutama bila pelaksanaannya menghilangkan unsur pembelajaran yang dianggap tidak relevan dengan target.

“Hemat saya harus hati-hati dengan istilah ini, karena kalau accelerated learning semua hal yang tidak dianggap relevan digunting, jangan dimasukkan sebagai bagian struktur pendidikan kita,” ujarnya.

Menurut Menag, pendidikan yang terlalu berorientasi pada kecepatan berisiko membuat pesantren kehilangan prinsip penting dalam tradisi pendidikannya. Salah satu yang ia contohkan adalah keberadaan ilmu-ilmu fardu ain dan fardu kifayah yang menjadi bagian dari pembelajaran di pesantren.

Majelis Masyayikh didorong rumuskan fondasi

Dalam forum tersebut, Menag mendorong Majelis Masyayikh ikut merumuskan fondasi pendidikan pesantren secara lebih terpola. Rumusan itu mencakup aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi, sekaligus memperjelas referensi kitab turats yang menjadi bagian dari tradisi keilmuan pesantren.

“Jadi saya mohon, mari kita membantu teman-teman pimpinan pondok kita, mencoba untuk merumuskan secara terpola, ontologinya pesantren apa, epistemologinya apa, dan aksiologinya apa,” kata Menag.

Ia menilai perumusan tersebut penting untuk memperjelas perbedaan pendidikan pesantren dengan pendidikan umum maupun pendidikan Islam. Dengan fondasi yang jelas, pengembangan pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada aspek kelembagaan, tetapi juga dapat menjaga kedalaman tradisi keilmuannya.

Dorongan itu sekaligus diarahkan kepada pimpinan pondok pesantren agar penguatan mutu tidak berhenti pada penyesuaian terhadap sistem pendidikan modern. Menurut Menag, pengembangan pesantren harus tetap berpijak pada nilai, tradisi, dan struktur keilmuan yang membentuk kekhasannya.

Pesantren sebagai ruang pertemuan rasionalitas dan spiritualitas

Menag menggambarkan pesantren sebagai ruang pertemuan epistemologi Barat yang mengandalkan rasionalitas dan epistemologi Timur yang mengandalkan spiritualitas. Ia mengaitkan gagasan tersebut dengan konsep Majma’ al-Bahrain, yakni pertemuan dua lautan.

Dalam pandangannya, pesantren diharapkan mampu melahirkan sosok yang tidak hanya mengandalkan kemampuan berpikir rasional, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Karena itu, tradisi keilmuan pesantren perlu terus dirawat dan dikembangkan seiring upaya menjawab tantangan zaman.

“Tantangan kita ke depan, bagaimana melalui posisi kita sekarang ini, kita kembalikan posisi divine knowledge, dan itu diwariskan lagi kepada generasi kita akan datang,” ujarnya.

Melalui arahan tersebut, Menag mengajak Majelis Masyayikh memikirkan dan merumuskan kembali fondasi pendidikan pesantren. Langkah itu diharapkan membuat pesantren mampu memperkuat mutu pendidikan tanpa kehilangan nilai, tradisi, dan kedalaman spiritual yang menjadi kekhasannya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaPemerintah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Bertemu Tokoh Lintas Agama, Menag Ajak Perkuat Kerukunan Hadapi Kondisi Global

Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kerukunan Umat Beragama

by Saddam
3 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh lintas agama memperkuat kerukunan umat beragama dengan memaknai ulang konsep toleransi....

Kemenag dan Majelis Masyayikh Satukan Langkah Tingkatkan Mutu Pesantren

Mutu Pendidikan Pesantren Diperkuat, Ma’had Aly Jadi Perhatian

by Saddam
3 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pesantren mengajak Majelis Masyayikh memperkuat sinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan pesantren di...

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu untuk Perkuat Layanan

by Saddam
3 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ciputat (Kemenag) --- Kementerian Agama melatih 1.207 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penghulu melalui pelatihan penguatan...

Perkuat Literasi Keuangan, Pontianak Dorong Pelajar Gemar Menabung

SimPel Pontianak Capai 49.351 Rekening, Terhubung Bank Sampah

by Dani
3 November 2026
0

Headline.co.id, Pontianak ~ Pemerintah Kota Pontianak memperluas program Simpanan Pelajar (SimPel) untuk meningkatkan literasi keuangan dan kebiasaan menabung di kalangan...

Kota Wakaf Jadi Percontohan Ekosistem Pembiayaan Produktif Berbasis Wakaf melalui CWLD

Kota Wakaf Perkuat Pembiayaan Produktif melalui CWLD

by Saddam
3 November 2026
0

Headline.co.id, Makassar ~ Kementerian Agama memperkuat pengembangan Kota Wakaf sebagai ekosistem pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui Cash Waqf Linked...

Bangun Generasi Tanggap Bencana, DPKP Pekanbaru Edukasi Siswa SMK Farmasi Ikasari

DPKP Pekanbaru Latih Siswa SMK Farmasi Ikasari Cegah Kebakaran

by Dani
3 November 2026
0

Headline.co.id, Pekanbaru ~ Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi dan pelatihan pencegahan serta penanggulangan kebakaran di...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kusuma Sakti, Padang Panjang

Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kusuma Sakti, Padang Panjang

13 September 2026
Polda Bali Mengimbau Kepada Para Orang Tua Untuk Mengawasi Anak Dalam Bermedia Sosial

Polda Bali Ajak Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak di Media Sosial

31 August 2026
Viral Pengemudi Tewas di Tengah Kemacetan Latumeten

Sempat Viral di Medsos, Ini Fakta Pengendara Meninggal di Jalan Latumeten Jakarta Barat

22 January 2026
Personel Polda DIY mengikuti kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Progo 2026 di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, Rabu (4/3/2026)

Latpraops Ketupat Progo 2026 Digelar, Polda DIY Siapkan Pengamanan Mudik Lebaran 13–25 Maret

4 March 2026
PAUD: Lebih dari Sekadar Penitipan Anak, Ini Pentingnya

PAUD: Lebih dari Sekadar Penitipan Anak, Ini Pentingnya

16 November 2025

Pastikan Berjalan Sesuai Protokol Kesehatan, Gubernur WH Tinjau Langsung KRL dan Check Point Ruas Jalan Tangerang Raya

20 April 2020
Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah

26 January 2026

Artikel Terbaru

Kapolda DIY Tegaskan Larangan Vape Polri, Seluruh Anggota dan PNPP Wajib Mematuhi

Larangan Vape Polri Berlaku Sejak 30 Oktober 2026, Ini Alasan Polda DIY Memperketat Pengawasan

3 November 2026
Bertemu Tokoh Lintas Agama, Menag Ajak Perkuat Kerukunan Hadapi Kondisi Global

Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kerukunan Umat Beragama

3 November 2026
Kemenhub Catat 1,07 Juta Pelanggaran Trayek Bus AKAP dan AKDP hingga Oktober 2026

Kemenhub Catat 1,07 Juta Pelanggaran Trayek Bus hingga Oktober 2026

3 November 2026
Kemenag dan Majelis Masyayikh Satukan Langkah Tingkatkan Mutu Pesantren

Mutu Pendidikan Pesantren Diperkuat, Ma’had Aly Jadi Perhatian

3 November 2026
PASTI ADA SOLUSI Perkuat Pelayanan Negara bagi WNI di Hong Kong

PASTI ADA SOLUSI Perkuat Pelindungan WNI di Hong Kong

3 November 2026
Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu untuk Perkuat Layanan

3 November 2026
Tingkatkan Mutu Layanan, Barantin Gembleng Petugas Verifikasi Segel Karantina

Barantin Gelar Pelatihan Verifikasi Segel Karantina untuk Petugas

3 November 2026

Popular Story

Nilai Tukar Petani Naik 1,13 Persen pada Oktober 2026, Disumbang Komditas Hortikultura
Ekonomi

NTP Nasional Naik 1,13 Persen pada Oktober 2026

by Fajar Ari Wibowo
3 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP)...

Read moreDetails

Bobotoh Difabel Khairil Fikri Bawa Lukisan untuk PERSIB

Nobar Biru Persib vs Isenmulang Digelar di Graha dan CGV

Tiga Tokoh Raih Katadata Lifetime Achievement Award 2026

Kolaborasi Polri dan Komdigi Bahas Keamanan Ruang Digital

Proyek SBSN MAN 2 Semarang Diawasi Itjen Kemenag

Beras SPHP Diduga Dioplos, Mentan Amran Minta Diusut Tuntas

Penilaian SAQ PPID 2026 Uji Keterbukaan Informasi Itjen Kemenag

Kronologi Kecelakaan 3 Mobil di Jembatan Kaliabu Sleman, Berawal dari Mitsubishi Hilang Kendali

Operasi Patuh Seligi 2026 di Batam Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.