Headline.co.id ~ Bobotoh difabel asal Aceh, Khairil Fikri, menyampaikan dukungannya kepada PERSIB melalui sejumlah lukisan yang ia buat sendiri. Lukisan tersebut dibawa Khairil ke sesi latihan Pangeran Biru pada Jumat, 30 Oktober 2026, untuk diberikan kepada pelatih PERSIB Igor Tolic serta tiga pemain, yakni Marc Klok, Adam Alis, dan Beckham Putra. Karya itu dibuat menggunakan teknik scribble art sebagai cara Khairil menunjukkan kecintaan dan pesan kebersamaan di Bobotoh. Melalui lukisan tersebut, ia ingin menegaskan bahwa dukungan terhadap PERSIB datang dari semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Lukisan Scribble Art untuk PERSIB
Dukungan kepada PERSIB tidak hanya hadir melalui nyanyian di tribun, kibaran bendera, atau sorakan saat pertandingan. Bagi Khairil, dukungan itu diwujudkan lewat karya seni yang disiapkan khusus untuk orang-orang yang menjadi bagian dari klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Sejumlah lukisan hasil karya Khairil dibawa langsung ke sesi latihan PERSIB. Lukisan-lukisan itu bukan sekadar buah tangan, melainkan bentuk apresiasi kepada pelatih dan pemain yang selama ini ia dukung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Karya tersebut dibuat dengan teknik scribble art. Teknik ini menggunakan rangkaian coretan tangan yang saling bertumpuk hingga membentuk karakter wajah. Melalui goresan tersebut, Khairil membuat potret sosok-sosok yang memiliki kaitan dengan perjalanan PERSIB.
Lukisan itu kemudian diserahkan kepada Igor Tolic, Marc Klok, Adam Alis, dan Beckham Putra. Penyerahan tersebut berlangsung di tengah aktivitas latihan dan menghadirkan suasana berbeda bagi Khairil maupun pihak PERSIB.
Tolic menerima karya tersebut dengan penuh penghargaan. “Terima kasih banyak,” ucapnya kepada Khairil.
Pesan inklusif dari seorang Bobotoh difabel
Bagi Khairil, kesempatan memberikan lukisan secara langsung kepada pelatih dan pemain PERSIB memiliki makna tersendiri. Namun, pesan yang ingin ia sampaikan melalui karya-karya itu tidak berhenti pada hubungan seorang penggemar dan klub sepak bola.
Khairil ingin menunjukkan bahwa kecintaan kepada PERSIB tidak dibatasi kondisi fisik maupun latar belakang seseorang. Bobotoh, menurut dia, berasal dari berbagai kalangan dan memiliki semangat yang sama untuk menjadi bagian dari keluarga besar PERSIB.
“Saya ingin menyadarkan bahwa PERSIB didukung oleh semua kalangan, tidak hanya umum tetapi juga kawan-kawan disabilitas yang banyak menjadi Bobotoh,” kata Khairil.
Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari makna lukisan yang ia bawa ke sesi latihan. Melalui karya seni, Khairil menyuarakan keberadaan Bobotoh disabilitas sekaligus menunjukkan bahwa mereka juga memiliki kecintaan dan hak yang sama untuk mendukung PERSIB.
Cara Khairil menyampaikan dukungan memperlihatkan bahwa kecintaan kepada klub tidak selalu harus diwujudkan dengan kehadiran di tribun atau sorakan di pinggir lapangan. Coretan-coretan dalam lukisannya menjadi medium untuk menyampaikan cinta, kesetiaan, dan rasa kebersamaan.
Kecintaan kepada PERSIB sejak 2011
Kecintaan Khairil kepada PERSIB telah berlangsung sejak 2011. Saat itu, kompetisi Indonesia Super League (ISL) masih menjadi panggung sepak bola nasional. Meski berasal dari Aceh, ia telah menautkan hatinya kepada PERSIB sejak periode tersebut.
Sejak itu, PERSIB menjadi bagian penting dalam kehidupan Khairil. Ikatan tersebut tidak hanya terbentuk karena pertandingan, pemain, atau gelar juara yang diraih klub.
Bagi Khairil, PERSIB juga menghadirkan ikatan emosional melalui keluarga besar Bobotoh. Rasa kekeluargaan itulah yang membuat dukungannya terus bertahan dan kemudian ia tuangkan dalam bentuk karya seni.
“PERSIB itu bukan hanya sebuah tim sepak bola, tapi ada rasa kekeluargaan di dalamnya,” ungkap Khairil.
Melalui lukisan dengan teknik scribble art, Khairil mempertemukan kecintaannya kepada PERSIB dengan pesan tentang inklusivitas. Coretan-coretan yang membentuk wajah menjadi tanda bahwa dukungan terhadap PERSIB dapat datang melalui banyak cara dan dari siapa saja.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















