Temanggung Dapat Tambahan 834 Ribu Tabung Elpiji Bersubsidi

Ilustrasi Foto
Ilustrasi Foto

Temanggung Dapat Tambahan 834 Ribu Tabung Elpiji Bersubsidi ~ Headline.co.id (Temanggung). Tingginya permintaan dari masyarakat membuat Pertamina menambah kuota elpiji ukuran tiga kilogram di Kabupaten Temanggung sebanyak 834 ribu tabung.

Baca juga: Update! Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Jember Bertambah Satu Orang

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Temanggung Fita Parma Dewi mengatakan, pada tahun 2021 Temanggung mendapat kuota 25.052 metrik ton atau sebanyak 8.350.000 tabung. Sedangkan tahun 2022 ini, ada penambahan sebanyak 10 persen menjadi 27.554 matrik ton, atau 9.182 .000 tabung per tahun.

“Pada tahun 2021 itu kuota elpiji 25.052 metrik ton, kemudian kita usulkan naik pada tahun 2022 menjadi 27.554 metrik ton, ini naik 10 persen, atau 834.000 tabung, ini untuk elpiji,” katanya, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Pencegahan Omicron Butuh Kekompakan Pemerintah dan Masyarakat

Fita menyebutkan, penambahan tersebut karena permintaan gas bersubsidi di masyarakat sangat tinggi, khususnya saat Ramadan, Lebaran, Natal, Tahun Baru, serta pada panen raya tembakau.

“Permintaan tinggi itu waktu momen Bulan Ramadan, Lebaran, Natal, tahun baru, serta pada panen raya tembakau,” imbuhnya.

Sementara untuk harga eceran tertinggi elpiji tiga kilogram di tingkat pangkalan belum ada kenaikan, yakni sebesar Rp15.500 per tabung.

Baca juga: Perhitungan IRBI: Dasar Pelaksanaan Penanggulangan Bencana di Indonesia

“Untuk harga, hingga saat ini belum ada usulan kenaikan. Harga eceran tertinggi di tingkat pangkalan adalah sebesar Rp15.500 per tabung,” terang Fita.

Ia berharap, dengan penambahan elpiji bersubsidi sebanyak 834 ribu tabung itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Temanggung, dan tidak ada lagi terjadi kelangkaan gas bersubsidi, khususnya di daerah-daerah pelosok desa.

Baca juga: Kemenkes Akan Fokuskan Penanganan Pasien Konfirmasi Omicron melalui Telemedicine

“Dengan penambahan gas elpiji itu diharapkan tidak lagi terjadi kelangkaan di tingkat konsumen, khususnya di pelosok desa,” pungkasnya.

Baca juga: Sejumlah Desa Terdampak Banjir di Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Barat Daya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *