Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Viral Dugaan Pungli di Alkid Jogja, Pemilik Bolosego Klarifikasi: “Nyebut Polisi Itu Sesensitif Itu”

Saddam by Saddam
2 months ago
in Berita
Reading Time: 9 mins read
399 25
A A
0
Setelah Viral, Pemilik Bolosego Klarifikasi Dugaan Pungli Alkid Jogja dan Sorotan ke Polisi

Setelah Viral, Pemilik Bolosego Klarifikasi Dugaan Pungli Alkid Jogja dan Sorotan ke Polisi

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Pemilik usaha kuliner Bolosego, Dyah Laily Fardisa atau Mbak Dy, memberikan klarifikasi setelah ceritanya mengenai dugaan pungutan saat berjualan menggunakan food truck di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta viral di media sosial. Melalui akun TikTok @dyahfardisa, ia mengaku tidak menyangka pengalaman yang awalnya hanya ingin dibagikan kepada publik menyebar begitu cepat hingga mendapat perhatian berbagai pihak. Menurut Dyah, salah satu hal yang diduga membuat unggahannya menjadi sangat sensitif adalah karena dirinya secara gamblang menyebut pihak kepolisian dalam cerita tersebut.

Contents

    • 0.1. Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap
    • 0.2. Kios Pangan Banjarbaru Dibuka untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok
  • 1. Dyah Mengaku Syok Setelah Cerita Viral
  • 2. Singgung Polisi Dinilai Jadi Salah Satu Pemicu Cerita Viral
  • 3. Bolosego Sebut Sudah Mengantongi Izin Resmi
  • 4. Mengaku Membayar Rp6 Juta di Awal
  • 5. Klarifikasi Percakapan dengan Polisi
  • 6. Dyah: Polisi Juga Sempat Membantu Mediasi
  • 7. Paguyuban Parkir Kembalikan Rp3 Juta
  • 8. Bolosego Anggap Persoalan Sudah Selesai

Dalam klarifikasinya, Dyah menegaskan cerita yang sebelumnya disampaikan merupakan pengalaman yang menurutnya benar-benar terjadi tanpa dilebihkan maupun dikurangi. Namun, ia juga meluruskan bahwa polisi yang datang ke lokasi tidak hanya berkaitan dengan permintaan agar tiga anggota “dirumat”, tetapi juga sempat membantu memediasi persoalan yang dihadapi tim Bolosego dengan paguyuban parkir.

You might also like

Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap

Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap

4 November 2026
Kios Pangan Banjarbaru Resmi Dibuka, Warga Bisa Akses Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

Kios Pangan Banjarbaru Dibuka untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok

4 November 2026

“Soalnya ternyata nyebut polisi itu sesensitif itu, jadi ini poin nggak boleh di-cut, harus disampaikan ya,” ujar Dyah dalam unggahan TikTok @dyahfardisa.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Dyah Mengaku Syok Setelah Cerita Viral

Dyah mengaku tidak menyangka unggahannya mengenai pengalaman Bolosego saat hendak berjualan di Alkid Yogyakarta menjadi viral dan tersebar melalui berbagai platform media sosial.

“Guys, ini kondisiku setelah berita viral. Jujur aku tidak nyangka to yo. Niatnya hanya bercerita apa yang aku alami tidak dilebih-lebihkan dan tidak dikurangi, tapi benar-benar menggulungnya secepat itu, seviral itu sampai-sampai di-repost ke mana-mana di akun X, di akun Twitter, di akun Threads,” katanya.

Besarnya perhatian terhadap cerita tersebut bahkan membuatnya mengaku syok hingga kesulitan tidur.

“Seneng ora Mbak Di? Halah… Syok aku sampai enggak bisa tidur,” ucapnya.

Setelah unggahan itu viral, menurut Dyah, sejumlah pihak kemudian menghubunginya. Mereka antara lain berasal dari media, Keraton, hingga kepolisian tingkat Polsek dan Polres.

Namun, Dyah mengatakan belum merespons berbagai pihak tersebut karena masih terkejut dengan besarnya perhatian terhadap kasus yang diceritakannya.

“Ngapunten tidak satupun saya respon. Kalian juga pasti mengerti aku kondisinya masih… masih syok, masih kaget. Ibaratnya aku ki sopo gitu, hanya pengusaha UMKM yang tidak punya dekengan siapa-siapa,” katanya.

Singgung Polisi Dinilai Jadi Salah Satu Pemicu Cerita Viral

Setelah membaca berbagai komentar, Dyah menilai pengalaman serupa ternyata tidak hanya dialami Bolosego. Ia kemudian mempertanyakan alasan ceritanya mendapat perhatian begitu besar.

Menurutnya, salah satu kemungkinan penyebabnya adalah karena ia secara terbuka menyebut polisi dalam cerita tersebut.

“Kalau tak baca-baca komentarnya, sebenarnya aku ini bukan kasus pertama ya, banyak yang mengalami hal serupa. Tapi kenapa kok viral banget gitu loh?” ujarnya.

“Nah, setelah tak hayati, mungkin karena aku sangat gamblang gitu ya menyebut polisi. Nah, itu mungkin ya, sehingga pihak-pihak yang tersenggol ini merasa harus diklarifikasi gitu,” lanjutnya.

Meski demikian, Dyah mengaku tidak merasa ada bagian dari cerita awalnya yang perlu ditarik kembali.

“Aku jujur tidak merasa perlu klarifikasi apa-apa, karena memang apa yang aku ceritakan itu apa adanya, ya memang itulah yang terjadi,” katanya.

Bolosego Sebut Sudah Mengantongi Izin Resmi

Dyah kemudian kembali menjelaskan kronologi sebelum Bolosego berjualan di kawasan Alkid.

Menurutnya, Bolosego sebelumnya memang berencana menempatkan food truck di kawasan tersebut. Timnya kemudian menempuh proses perizinan melalui Keraton Ngayogyakarta.

“Bolosego itu kan memang berencana untuk mangkal food truck-nya di Alun-alun Kidul. Nah, untuk dapat izin kita melalui proses resmi, izin ke Keraton Ngayogyakarta, dan surat izinnya ini sudah kami dapatkan ditandatangani oleh GKR Mangkubumi/Condrokirono,” ujar Dyah.

Dia mengatakan surat tersebut memuat lokasi, tanggal, hingga jam operasional Bolosego. Surat tembusan juga disebut telah diberikan kepada sejumlah pihak, termasuk kepolisian.

Setelah mendapatkan persetujuan, Bolosego kemudian mempublikasikan rencana berjualan tersebut kepada pelanggan melalui media sosial.

Namun, pada malam sebelum berjualan, Dyah mengaku mendapat informasi dari timnya mengenai adanya permintaan kompensasi dari pihak parkir sebesar Rp12,5 juta.

“Mbak, ini ternyata kita ada tarikan dari tukang parkir sebesar 12,5 juta, Mbak,” kata Dyah menirukan laporan timnya.

Menurut penjelasan yang diterimanya, lokasi food truck tersebut biasa digunakan sebagai area parkir sehingga pihak paguyuban meminta kompensasi.

Dyah kemudian meminta tim melakukan negosiasi hingga akhirnya disepakati angka Rp1 juta per hari selama lima hari atau total Rp5 juta.

“Isih gondok tapi ya wes lah, daripada nggak jadi, nanti customer-ku kecewa,” ujarnya.

Mengaku Membayar Rp6 Juta di Awal

Dyah mengatakan, saat hari pertama berjualan, timnya kembali diminta memberikan uang yang disebut untuk makan 10 orang.

Perhitungannya Rp20.000 per orang untuk 10 orang selama lima hari sehingga totalnya Rp1 juta.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan Dyah, Bolosego mengeluarkan Rp6 juta di awal, terdiri atas Rp5 juta untuk kompensasi parkir dan Rp1 juta untuk kebutuhan makan.

“Mulai jualan aja belum, kita enggak tahu nanti rame apa enggaknya aja enggak tahu, udah di-dhor di awal segitu banyaknya, ya wes lah bayar,” katanya.

Selain itu, menurut Dyah, Bolosego tidak diperbolehkan menggunakan listrik di lokasi sehingga harus membawa genset sendiri dengan kebutuhan solar sekitar Rp150.000 per hari.

Kondisi tersebut, kata dia, membuatnya semakin kesal karena biaya telah dikeluarkan sebelum usaha berjalan.

Klarifikasi Percakapan dengan Polisi

Dalam situasi tersebut, Dyah mengaku timnya kemudian menerima telepon dari pihak kepolisian.

Ia menirukan percakapan yang menurutnya berlangsung saat itu.

“Mas, ini saya kirimkan tiga anggota saya, tolong nanti dirumat makan atau rokoknya,” katanya.

Tim Bolosego kemudian mempertanyakan permintaan tersebut karena mereka bahkan belum mengetahui apakah penjualan akan ramai.

Dyah mengatakan timnya sempat menawarkan pemberian uang, tetapi menurut percakapan yang diceritakannya, tawaran itu ditolak karena dinilai dapat masuk kategori gratifikasi.

“Kalau uang enggak boleh, itu gratifikasi,” ucap Dyah menirukan jawaban yang diterima timnya.

Dyah menegaskan percakapan mengenai permintaan “dirumat” tersebut menurutnya benar terjadi. Namun, ia juga menjelaskan bahwa pemberian makan kepada tiga anggota polisi pada akhirnya tidak pernah terjadi.

“Kejadiannya adalah pihak polisi datang sebanyak 3 orang, namun memang malam harinya itu sudah tidak ada, sehingga tim kita belum sempat ngasih makan tersebut. Jadi kejadian ngasih makan memang tidak terjadi, tapi kalau percakapan minta dirumat itu memang ada,” katanya.

Dyah: Polisi Juga Sempat Membantu Mediasi

Pada bagian akhir klarifikasinya, Dyah memberikan penjelasan tambahan mengenai kehadiran polisi di lokasi.

Ia menekankan bahwa anggota kepolisian yang datang tidak sekadar hadir terkait permintaan makan. Menurut dia, polisi tersebut juga sempat mencoba membantu tim Bolosego dalam persoalan dengan paguyuban parkir.

“Tentang pihak polisi, sebenarnya pihak polisi yang datang itu nggak yang cuma datang terus minta makan tuh nggak juga, guys,” katanya.

Menurut Dyah, polisi sempat membantu menanyakan kemungkinan Bolosego mendapatkan akses listrik dari pihak terkait.

“Pas datang ke truk kita, sebenarnya juga mencoba memediasi ke paguyuban parkir, ‘Ini nggak bisa po dapat listrik?’, kayak gitu-gitu sebenarnya membantu juga,” ujarnya.

Ia menekankan bagian tersebut tidak boleh terlewat dalam penyampaian kronologi secara utuh.

“Jadi ora sing datang terus minta makan tuh nggak juga. Soalnya ternyata nyebut polisi itu sesensitif itu, jadi ini poin nggak boleh di-cut, harus disampaikan ya,” katanya.

Paguyuban Parkir Kembalikan Rp3 Juta

Setelah cerita tersebut viral, Dyah mengatakan ada itikad dari pihak paguyuban parkir untuk mengembalikan sebagian uang yang sebelumnya dibayarkan.

Awalnya, kata dia, terdapat rencana pengembalian Rp2 juta dari total Rp6 juta. Namun uang tersebut disebut harus diambil langsung ke lokasi.

Dyah tidak mengizinkan timnya mengambil uang itu karena mempertimbangkan keamanan.

“Nggak, nggak ada yang boleh ngambil uang itu ke sana, karena aku nggak mau kalian kena apa-kenapa. Uang itu nggak dibalikin nggak apa-apa,” katanya.

Dalam perkembangannya, Dyah menyebut pihak paguyuban akhirnya mengembalikan Rp3 juta melalui transfer.

Meski demikian, ia menegaskan persoalan yang disorot Bolosego bukan semata-mata mengenai nominal uang.

“Sekali lagi, sebenarnya yang kami permasalahkan bukan… bukan nominal itu ya, tapi lebih ke keamanan dan kenyamanan kami UMKM yang berjualan, niatnya nyari usaha dengan jalur resmi, ternyata banyak pungli-pungli. Sebenarnya itu yang aku permasalahkan,” ujarnya.

Bolosego Anggap Persoalan Sudah Selesai

Dyah menyatakan Bolosego tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut. Menurutnya, aktivitas food truck Bolosego juga telah kembali berjalan dan saat ini berjualan di Semarang.

“Dan bagi Bolosego sendiri, permasalahan ini sudah selesai ya. Menurut saya pribadi dan Bolosego, permasalahan ini benar-benar sudah selesai, karena kami pun sekarang food truck udah jalan, udah jualan di Semarang, kami nggak mau perpanjang,” katanya.

Karena itu, menurut Dyah, permintaan mediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut juga dirasa tidak lagi diperlukan.

Ia berharap viralnya pengalaman Bolosego justru menjadi momentum agar keamanan dan kenyamanan pelaku UMKM yang menjalankan usaha melalui jalur resmi semakin terjamin.

“Yang terpenting adalah semoga dari kontenku ini Jogja semakin aman, semakin nyaman, tidak ada praktek pungli-pungli lagi,” ujarnya.

Dyah juga menegaskan kecintaannya terhadap Yogyakarta. Ia mengatakan dirinya merupakan warga Jogja, memiliki usaha di Jogja, dan membawa menu-menu khas daerah tersebut melalui Bolosego.

“Moga-moga dengan kontenku ini Jogja benar-benar berhati nyaman,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Dyah kembali menegaskan seluruh cerita yang disampaikan merupakan versinya berdasarkan pengalaman yang dialaminya.

“Pokoknya apa yang aku sampaikan tidak ada dikurangi dan ditambahin sedikitpun,” ujarnya.

Ia berharap perkara tersebut tidak terus menjadi viral karena, menurutnya, konsekuensi dari sebuah unggahan yang menyebar luas justru dapat membuat masyarakat merasa takut untuk menyampaikan pengalaman mereka.

“Karena nek viral kayak gini jujur membuat masyarakat itu semakin takut speak up loh, tenan. Soale kalau viral itu ternyata ribet. Lah nek wes ribet kok yang niki viral, masyarakat makin takut speak up,” kata Dyah.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Page 1 of 2
12Next

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap

Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap

by Hendrawan
4 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pegiat politik, sosial, dan ekonomi Arif Wicaksono menyoroti dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dengan melontarkan...

Kios Pangan Banjarbaru Resmi Dibuka, Warga Bisa Akses Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

Kios Pangan Banjarbaru Dibuka untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok

by Aditya
4 November 2026
0

Headline.co.id, Banjarbaru ~ Pemerintah Kota Banjarbaru membuka Kios Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) untuk memudahkan masyarakat memperoleh...

Berawal dari Kesalahpahaman, Keributan di Kalasan Sleman Berujung Mediasi di Polresta Sleman

Sempat Ricuh Dini Hari, Warga dan Penghuni Kontrakan di Kalasan Sleman Akhirnya Berdamai

by Hendrawan
4 November 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Perselisihan antara sejumlah warga Dusun Cupuwatu I dengan penghuni rumah kontrakan di Purwomartani, Kalasan, Sleman, berakhir dengan...

Kakorlantas Polri Ajak Pesantren Daar El-Qolam Jadi Mitra Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Korlantas Polri Hadirkan Pelayanan SIM di Pesantren Daar El-Qolam

by Eko
4 November 2026
0

Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Tangerang – Korlantas Polri menghadirkan pelayanan penerbitan dan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) di Pondok Pesantren...

Menag Nasaruddin Umar Minta BP4 Aktif Dampingi Pasangan Sejak Sebelum Menikah

BP4 Diminta Dampingi Pasangan Sejak Sebelum Menikah

by masfajar
4 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) memperkuat pendampingan kepada pasangan sejak...

Menag Dukung KH Abbas Abdul Jamil Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

KH Abbas Abdul Jamil Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

by masfajar
4 November 2026
0

Headline.co.id ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung pengusulan KH Abbas Abdul Jamil sebagai Pahlawan Nasional. Ulama sekaligus pejuang kemerdekaan asal...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Godean Perkuat Pendidikan untuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

Godean Perkuat Pendidikan untuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

4 July 2026
Cabor MMA Vallensia Fahira Hotmouli Tambah Mendali Tim Indonesia di Asian Games 2026

Cabor MMA Vallensia Fahira Hotmauli Raih Medali Asian Games 2026

22 September 2026
Pemprov Kalimantan Tengah Siapkan RKPD 2027

Pemprov Kalimantan Tengah Siapkan RKPD 2027

2 February 2026
Simpan dan Unduh Postingan LinkedIn: Trik Cepat dan Mudah

Trik Jitu: Simpan dan Unduh Postingan LinkedIn dengan Mudah

14 August 2024
Kemen PU Tanggap Cepat Atasi Longsor di Tol Bocimi

Kemen PU Tanggap Cepat Atasi Longsor di Tol Bocimi

9 May 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di 2026

Pemko Pekanbaru Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di 2026

30 April 2026
Ilustrasi gambar Kokurikuler

Kokurikuler Adalah? Strategi Penguatan Pembelajaran di Luar Kelas yang Memperkuat Karakter Siswa

24 March 2025

Artikel Terbaru

Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap

Arif Wicaksono Sindir Kasus Penyadapan Prabowo, Pertanyakan Mengapa Gibran Tak Ikut Disadap

4 November 2026
Warga Ponjong Gunungkidul Geger, Video Asusila Diduga Melibatkan Anak Beredar Lewat WhatsApp

Geger Video Asusila Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur Dijual di Ponjong Gunungkidul

4 November 2026
UIN Raden Mas Said Surakarta Masuk TOP 9 PTKN pada QS Asia University Rankings 2027

UIN Raden Mas Said Surakarta Masuk Top 9 QS Asia 2027

4 November 2026
Kemenhub Siapkan Empat Strategi Dekarbonisasi Transportasi untuk Tekan Emisi GRK

Dekarbonisasi Transportasi, Kemenhub Dorong Empat Strategi

4 November 2026
Pemko Banjarbaru dan Warga Gotong Royong Bersihkan Trotoar Lapangan Murjani

Gotong Royong Bersihkan Trotoar Lapangan Murjani Banjarbaru

4 November 2026
Kios Pangan Banjarbaru Resmi Dibuka, Warga Bisa Akses Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

Kios Pangan Banjarbaru Dibuka untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok

4 November 2026
Berawal dari Kesalahpahaman, Keributan di Kalasan Sleman Berujung Mediasi di Polresta Sleman

Sempat Ricuh Dini Hari, Warga dan Penghuni Kontrakan di Kalasan Sleman Akhirnya Berdamai

4 November 2026

Popular Story

Pemkab Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!
Pemerintah

Pemkab Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

by Dani
30 October 2026
0

Headline.co.id, Bireuen ~ Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian...

Read moreDetails

Program Pesantren Bebas TB Disiapkan untuk Diluncurkan 4 November

ADMM-Plus ke-13, Wamenhan Richard Dorong Kerja Sama Nyata

Kemenag Dampingi Pendidikan Siswa Rumah Tahfiz Sukoharjo

PPPA-PMD Gorontalo Perkuat TPPK Cegah Kekerasan di Sekolah

Exit Tol Bukittinggi–Sicincin di Padang Panjang Disiapkan

Pengelolaan BMN Kemenag Disorot, Satker Diminta Berkomitmen

Dedi Kusnandar Tempuh Pendidikan Magister di Tengah Karier Sepak Bola

DPR Desak Penyitaan Aset PT DSI untuk Pulihkan 5.102 Korban

Kemdiktisaintek Siapkan Tiga Forum Nasional pada November 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.