Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengambil langkah strategis dengan mengoptimalkan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp7,3 miliar. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Keputusan ini diambil sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak bencana.
Bupati Aceh Barat, Ramli MS, menyatakan bahwa dana tersebut akan difokuskan pada perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan parah. “Kami berkomitmen untuk memulihkan infrastruktur secepat mungkin agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujar Ramli. Ia menambahkan bahwa pemulihan infrastruktur merupakan prioritas utama untuk memastikan aksesibilitas dan mobilitas warga tidak terganggu.
Proses pemulihan ini direncanakan berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap awal akan difokuskan pada identifikasi dan penilaian kerusakan, diikuti dengan perencanaan dan pelaksanaan perbaikan. Pemerintah daerah juga berencana untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk instansi terkait dan masyarakat setempat, guna memastikan proses pemulihan berjalan efektif dan efisien.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Pemkab Aceh Barat juga berencana untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan tambahan jika diperlukan. Ramli MS menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan pusat dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. “Kerja sama yang baik semua pihak akan mempercepat proses pemulihan dan mengurangi dampak jangka panjang dari bencana,” tambahnya.
















