Headline.co.id, Manggarai ~ Gempa bumi bermagnitudo 4,2 mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 28 September 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 17.41.49 WIB. Pusat gempa berada di 60 kilometer sebelah utara Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 6 kilometer. Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui rilis dan akun X resminya.
Gempa Magnitudo 4,2 Berpusat di Utara Ruteng
BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 8,09 Lintang Selatan (LS) dan 120,60 Bujur Timur (BT). Titik tersebut berada di wilayah utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Gempa bumi itu memiliki magnitudo 4,2 dan berlangsung pada kedalaman 6 kilometer. Dalam informasi yang dikutip dari BMKG, pusat gempa disebut berada 60 kilometer di utara Ruteng.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Informasi Gempa Disampaikan BMKG
BMKG menyampaikan informasi gempa melalui unggahan di akun X. Dalam unggahan tersebut, BMKG menulis:
“#Gempa Info Gempa Mag:4.2, 28-Sep-26 17:41:49 WIB, Lok: 8.09 LS – 120.60 BT (60 km Utara RUTENG-MANGGARAI-NTT), Kedlmn: 6 km #BMKG.”
Unggahan itu juga memuat catatan bahwa informasi gempa mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG, seperti dilansir dari akun X BMKG.
Data Gempa Ruteng
Rangkaian data yang disampaikan BMKG menunjukkan gempa Ruteng terjadi pada 28 September 2026 pukul 17.41.49 WIB dengan magnitudo 4,2. Lokasi episentrum tercatat pada 8,09 LS dan 120,60 BT, atau 60 kilometer di utara Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Adapun kedalaman gempa tercatat 6 kilometer. Bahan informasi tersebut tidak memuat keterangan mengenai dampak gempa maupun laporan kerusakan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















