Headline.co.id, Jakarta ~ Korlantas Polri mengambil langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dengan mengadakan Rapat Sinkronisasi Data Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) BMN untuk Tahun Anggaran 2026. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu dan Kamis, 12–13 Agustus 2026, dan dihadiri oleh operator internal Korlantas Polri, jajaran Pusdik, serta seluruh Polda di Indonesia.
Kegiatan ini dibuka oleh Kabagrenmin Korlantas Polri, Kombes Pol. Budi Santoso, yang menekankan pentingnya pengelolaan BMN dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan profesional. “Pengelolaan barang milik negara (BMN) merupakan bagian yang sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Kombes Pol. Budi Santoso pada pembukaan acara tersebut.
Aplikasi SAKTI disebut Kombes Budi sebagai instrumen kunci dalam mengintegrasikan pengelolaan keuangan negara dan administrasi BMN. Sinkronisasi data diperlukan untuk memastikan kesesuaian, validitas, dan akurasi data aset yang dikelola oleh satuan kerja Korlantas Polri hingga jajaran kewilayahan. Ia menegaskan bahwa kegiatan operasional di lapangan harus selaras dengan tertib administrasi, di mana setiap barang yang direncanakan, direalisasikan, dan digunakan harus tercatat dengan baik.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pada hari kedua, Kamis (13/8/2026), fokus sinkronisasi diarahkan pada pencocokan dan penyelarasan data BMN, khususnya kendaraan, serta pencatatannya dalam sistem SIMAK BMN. Kasubag Logistik Bagrenmin Korlantas Polri, AKBP Roberto Aprianto Uda, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan kesesuaian dan ketertiban data BMN tingkat pusat dan wilayah. Dalam forum tersebut, operator dari jajaran Polda juga memberikan masukan terkait proses pencocokan dan transfer data BMN di wilayah masing-masing, yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi operator pusat dan kewilayahan.
Melalui kegiatan ini, Korlantas Polri berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan BMN yang tertib, akurat, dan terintegrasi guna mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan tata kelola administrasi di lingkungan Polri. Kombes Pol. Budi Santoso berharap hasil sinkronisasi ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendukung proses perencanaan, pengadaan, serta penertiban administrasi BMN di masa depan.




















