Headline.co.id, Kota Jantho ~ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh meluncurkan program Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Program ini menargetkan untuk menjangkau 15.572 akseptor di seluruh wilayah Aceh. Acara peluncuran dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Bidan Kamsinar, Kabupaten Aceh Besar, pada Kamis (30/4/2026), dan dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor. Khusus di Aceh Besar, program ini menargetkan 1.369 akseptor.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, menekankan pentingnya peran bidan sebagai ujung tombak dalam pelayanan KB di lapangan. Bidan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan reproduksi. “Bidan berperan langsung menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa, sekaligus membantu menekan laju pertumbuhan penduduk,” ujar Safrina.
Program Pelayanan KB Serentak ini berlangsung dari 29 April hingga 22 Mei 2026 sebagai bagian dari Bulan Bhakti IBI. Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesertaan KB, khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), menekan angka kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi (unmet need), serta menjaring akseptor baru. Safrina menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, camat, kepolisian sektor, puskesmas, hingga organisasi profesi bidan.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan layanan KB dapat diakses secara merata oleh masyarakat, termasuk di wilayah perdesaan,” katanya. Secara nasional, Pelayanan KB Serentak dalam rangka HUT IBI dipusatkan di Provinsi Banten pada 30 April 2026 sebagai bagian dari gerakan nasional melalui kegiatan Saba Budaya Baduy.
Di Aceh, rangkaian kegiatan dipusatkan di Aceh Besar dengan agenda pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk konseling serta pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang seperti implan. Dalam kesempatan tersebut, Safrina juga turut melakukan pemasangan implan kepada akseptor sebagai bentuk dukungan nyata dalam memperluas akses layanan KB di daerah.
Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.





















