Headline.co.id, Pada Rabu ~ 5 Agustus 2026, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat dalam mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Padang. Banjir yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan sejumlah rumah terendam air, memaksa warga untuk segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Upaya evakuasi ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap bencana yang terjadi, dengan tujuan untuk meminimalisir dampak buruk yang dapat ditimbulkan.
Polri, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya, memastikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar. Tim gabungan ini dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak di rumah mereka akibat tingginya debit air. Selain itu, Polri juga menyediakan bantuan logistik dan medis bagi para pengungsi yang telah dievakuasi ke posko-posko darurat.
Kepala Divisi Humas Polri menyatakan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini. “Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada masyarakat yang terdampak banjir. Tim kami terus bekerja di lapangan untuk memastikan semua warga dapat dievakuasi dengan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Polri juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Dengan cuaca yang masih belum menentu, masyarakat diharapkan untuk tidak kembali ke rumah mereka sebelum situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Langkah-langkah preventif ini diambil untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga selama masa tanggap darurat berlangsung.


















