Headline.co.id, Jakarta ~ Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team memenangi Moto3 Grand Prix Austria di Red Bull Ring. Kemenangan tersebut menjadi yang kesembilan bagi Quiles musim ini setelah rival utamanya, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, terjatuh pada Lap 8. Hasil itu sekaligus memastikan KTM meraih gelar juara konstruktor. Quiles juga berpeluang mengunci gelar juara dunia pada seri berikutnya di Motegi, Jepang.
Quiles finis di posisi pertama, mengungguli Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo dan rekan setimnya, Alvaro Carpe. Saat ini, Quiles memimpin klasemen dengan keunggulan 131 poin. Ia akan menjadi juara apabila meninggalkan Jepang dengan 150 poin atau lebih.
Almansa Memimpin pada Lap Awal
Almansa melakukan start dengan baik dari baris depan dan memimpin balapan pada lap pertama. Namun, ia kemudian mendapat instruksi untuk turun satu posisi. Almansa menjalankan instruksi tersebut di Tikungan 9 sebelum kembali merebut posisi terdepan dari pemegang pole position, Brian Uriarte, di Tikungan 1 pada Lap 2.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persaingan di grup depan melibatkan empat pembalap, yakni Almansa, Uriarte, Carpe, dan Quiles. Pada akhir Lap 3, Quiles berhasil naik ke posisi kedua dan mulai mengejar Almansa yang berusaha memperlebar jarak.
Dua pembalap terdepan kemudian menjauh dari Uriarte dan Carpe. Almansa dan Quiles saling mencatat waktu lap tercepat dengan kecepatan sekitar setengah detik per lap lebih cepat dibandingkan dua pembalap di belakang mereka.
Quiles terus menekan Almansa dalam upaya merebut posisi pertama. Namun, pada Lap 6, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut mendapat peringatan karena melampaui batas lintasan.
Almansa Terjatuh, Quiles Ambil Alih Pimpinan
Drama utama terjadi pada Lap 8. Ketika mulai memperlebar keunggulan di depan, Almansa terjatuh di Tikungan 2B. Insiden itu mengakhiri balapannya dan membuat Quiles mewarisi posisi pertama.
Rico Salmela dari Red Bull KTM Tech3 juga terjatuh dari enam besar di Tikungan 6. Namun, pembalap tersebut dilaporkan berada dalam kondisi baik setelah insiden.
Memasuki paruh kedua balapan, Quiles unggul 1,9 detik atas Uriarte dan Carpe. Sementara itu, pertarungan untuk posisi keempat berlangsung sengit dan melibatkan Veda Pratama dari Honda Team Asia, Eddie O’Shea dari GRYD Racing, Joel Esteban dari LEVELUP-MTA, David Muñoz dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse, Joel Kelso dari GRYD Racing, serta Guido Pini dari Leopard Racing.
Esteban sempat memimpin persaingan tersebut di depan O’Shea dan Muñoz. Namun, perebutan posisi belum berakhir.
Dengan lima lap tersisa, balapan Muñoz berakhir setelah Pratama mendorongnya melebar dan membuatnya terjatuh. Pratama kemudian dijatuhi hukuman Long Lap Penalty, sedangkan Muñoz gagal melanjutkan balapan setelah kembali ke lintasan.
Quiles Berpeluang Kunci Gelar di Motegi
Quiles akhirnya melewati garis finis sebagai pemenang untuk mencatat kemenangan kesembilan musim ini. Hasil tersebut membuka peluang baginya untuk mengunci gelar juara pada seri berikutnya di Jepang.
Di belakang Quiles, Uriarte finis di posisi kedua setelah membangun keunggulan lima detik atas Carpe. Carpe melengkapi podium dan naik ke posisi kedua klasemen.
Kemenangan Quiles juga memastikan KTM menjadi juara konstruktor. Gelar tersebut diraih setelah pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu memenangi balapan, sementara dua pembalap Red Bull KTM Ajo mengisi posisi kedua dan ketiga.
O’Shea finis keempat dan mencatat hasil terbaik sepanjang kariernya. Posisi tersebut juga menjadi hasil terbaik GRYD Racing. Pini menempati posisi kelima, hasil terbaiknya sejak memenangi balapan di COTA.
O’Gorman finis keenam, menyamai hasil terbaiknya. Setelah itu, posisi berikutnya ditempati Adrian Cruces dari CIP GreenPower, Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, Hakim Danish dari AEON Credit – MT Helmets – MSI, dan Yamanaka yang menjadi pembalap terakhir dalam daftar tersebut.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















