Headline.co.id ~ Alex Escrig merebut pole position Moto2 Qatar setelah mencatat rekor lap baru di Sirkuit Lusail dengan waktu 1 menit 55,241 detik. Pembalap KLINT Racing Team itu menjadi pembalap ke-12 yang meraih pole position Moto2 pada musim 2026. Namun, perhatian utama dalam kualifikasi tertuju pada persaingan Manuel Gonzalez dan Izan Guevara yang hanya terpaut 3,5 poin di klasemen sebelum balapan di Doha. Posisi start keduanya berubah setelah penalti diberikan karena melaju lambat di jalur keluar pit lane dan menghalangi lap Daniel Muñoz.
Hasil kualifikasi semula menempatkan Gonzalez di posisi kedua dan Guevara di posisi ketujuh. Setelah penalti diberlakukan, Gonzalez harus memulai balapan dari posisi kelima, sedangkan Guevara turun ke posisi ke-10 pada balapan yang digelar Minggu.
Escrig Pecahkan Rekor Lap Lusail
Escrig tampil dominan sejak sesi kualifikasi Moto2 Qatar berlangsung. Ia mencatatkan waktu 1:55,241 dan langsung menjadi pembalap tercepat, unggul atas Guevara serta Daniel Holgado dari CFMOTO Power Electronics Aspar Team.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Gonzalez sempat berada di posisi kesembilan ketika sesi menyisakan tujuh menit. Para pembalap kemudian masuk ke pit lane sebelum menjalani percobaan terakhir dalam persaingan yang berlangsung ketat.
Celestino Vietti sempat merebut posisi kedua untuk sementara. Escrig juga hampir memperbaiki catatannya, tetapi hanya terpaut 0,009 detik dari rekor waktu yang baru saja ia bukukan.
Pada fase akhir sesi, perhatian beralih kepada Gonzalez yang berada di belakang Guevara. Posisi tersebut memberi peluang bagi Gonzalez untuk memanfaatkan efek slipstream atau tow dari rivalnya dalam upaya mencatat waktu terbaik.
Manuver Gonzalez Mengubah Persaingan
Gonzalez dan Guevara sempat terjebak dalam kepadatan lalu lintas di belakang Xabi Zurutuza. Gonzalez kemudian melakukan manuver pertama di Tikungan 16 dengan melewati Guevara.
Gonzalez melintasi garis finis di posisi ketujuh, tetapi hasil itu belum cukup baginya. Ia masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk memperbaiki catatan waktu.
Pada lap terakhir, Gonzalez kembali menyalip Zurutuza dan masuk ke jalur yang lebih terbuka. Manuver tersebut membuat Guevara tertahan di belakang pembalap KLINT Racing Team itu.
Gonzalez kemudian mencatatkan waktu 1:55,367 dan merebut posisi kedua. Guevara gagal mendapatkan posisi di baris terdepan dan harus puas berada di urutan ketujuh dalam hasil kualifikasi sebelum penalti diberlakukan.
Holgado mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,233 detik dari pole position. Vietti berada di posisi keempat, disusul Collin Veijer dari Red Bull KTM Ajo dan Senna Agius dari LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP.
Sebelum penyesuaian akibat penalti, Guevara dijadwalkan memimpin baris ketiga bersama Jose Antonio Rueda dan Adrian Huertas.
Susunan Grid Berubah Setelah Penalti
Penalti tidak hanya diberikan kepada Gonzalez dan Guevara. Agius, Huertas, Barry Baltus, Zonta van den Goorbergh, Ayumu Sasaki, serta Zurutuza juga termasuk pembalap yang terkena sanksi.
Akibat perubahan tersebut, baris pertama untuk balapan Moto2 Qatar akan ditempati Escrig, Holgado, dan Vietti. Baris kedua diisi Veijer, Gonzalez, dan Rueda.
Guevara akan memimpin baris keempat. Dengan demikian, posisi start kedua pembalap yang sedang bersaing dalam perebutan gelar mengalami perbedaan signifikan dibandingkan hasil kualifikasi awal.
Gonzalez yang semula merebut posisi kedua turun ke posisi kelima. Sementara itu, Guevara yang sebelumnya berada di urutan ketujuh harus memulai balapan dari posisi ke-10.
Gonzalez dan Guevara Terpaut 3,5 Poin
Pole position menjadi pencapaian pertama Escrig di kelas Moto2. Catatan waktunya juga menghasilkan rekor baru di Lusail dan menjadikannya pembalap berbeda ke-12 yang meraih pole sepanjang musim 2026.
Meski demikian, persaingan perebutan gelar tetap menjadi sorotan utama menjelang balapan di Doha. Gonzalez dan Guevara hanya dipisahkan 3,5 poin di klasemen.
Gonzalez akan memulai balapan lebih depan setelah berhasil memanfaatkan situasi lalu lintas dan mencatatkan lap terbaik pada kesempatan terakhir. Guevara, sebaliknya, harus menjalani balapan dari baris keempat setelah gagal mempertahankan peluang start di baris depan dan menerima penalti.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















