Headline.co.id ~ Pemerintah mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor perikanan nasional. Hingga saat ini, 100 Kampung Nelayan Merah Putih telah beroperasi di 30 provinsi, sedangkan 1.000 kampung lainnya sedang dibangun di 34 provinsi di Indonesia. Data tersebut diterima .id pada Jumat (6/11/2026).
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dilakukan dengan menghadirkan fasilitas produksi, penyimpanan, pengolahan, dan pemasaran ikan agar nelayan dapat bekerja lebih produktif serta memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik dari hasil tangkapan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjalankan pesan Presiden Prabowo Subianto, yakni “Negara Bantu Nelayan”.
Fasilitas perikanan untuk meningkatkan nilai hasil tangkapan
Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menyediakan tempat berlabuh yang lebih layak. Program tersebut juga mencakup fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage, sarana pengolahan, serta fasilitas pemasaran ikan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ketersediaan fasilitas itu diharapkan dapat menjaga kualitas dan nilai jual hasil tangkapan nelayan. Selain itu, infrastruktur tersebut ditujukan untuk mengurangi potensi kerugian karena ikan cepat rusak serta memperkuat rantai usaha perikanan dari hulu hingga hilir.
Manfaat KNMP diharapkan tidak hanya dirasakan nelayan saat melaut. Keluarga nelayan dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ekonomi pesisir juga diharapkan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pembangunan KNMP diarahkan agar nelayan memiliki fasilitas yang memadai sekaligus kesempatan meningkatkan skala usaha dan kesejahteraan.
“Kita sedang berpikir bagaimana merealisasikan supaya para nelayan ini betul-betul nanti naik kelas. Nelayan kita perbaiki, mereka melaut, kita akan dukung semua kepentingan kebutuhannya secara bertahap,” kata Sakti saat meninjau pembangunan KNMP di Jember, Jawa Timur, akhir Oktober lalu.
Sebaran Kampung Nelayan Merah Putih di sejumlah wilayah
Di Sumatera, KNMP yang telah beroperasi lain terdapat di Lampung sebanyak delapan kampung, Aceh empat kampung, Sumatera Utara empat kampung, Kepulauan Riau empat kampung, serta Bengkulu tiga kampung.
Di Pulau Jawa, Jawa Barat dan Jawa Tengah masing-masing memiliki lima kampung yang telah beroperasi. Jawa Timur memiliki empat kampung, Banten satu kampung, dan DI Yogyakarta satu kampung. Sementara itu, satu lokasi di DKI Jakarta masih dalam tahap pembangunan.
Perluasan KNMP juga berlangsung di Bali dan Nusa Tenggara. Nusa Tenggara Barat serta Nusa Tenggara Timur masing-masing telah mengoperasikan enam kampung, sedangkan Bali memiliki satu kampung yang telah beroperasi. Pembangunan masih berlangsung di 43 lokasi di Nusa Tenggara Barat, 61 lokasi di Nusa Tenggara Timur, dan empat lokasi di Bali.
Di Kalimantan, dua kampung telah beroperasi di Kalimantan Barat, satu di Kalimantan Tengah, dan satu di Kalimantan Utara. Adapun lokasi yang masih dibangun meliputi 23 lokasi di Kalimantan Barat, 19 lokasi di Kalimantan Tengah, 15 lokasi di Kalimantan Selatan, 13 lokasi di Kalimantan Timur, dan empat lokasi di Kalimantan Utara.
Sulawesi dan Papua menjadi bagian dari perluasan program
Sulawesi Selatan menjadi wilayah dengan jumlah pembangunan KNMP terbesar di Sulawesi, yakni 71 lokasi. Berikutnya Sulawesi Tenggara 50 lokasi, Gorontalo 46 lokasi, Sulawesi Utara 41 lokasi, Sulawesi Tengah 27 lokasi, dan Sulawesi Barat 18 lokasi.
Sejumlah kampung di kawasan tersebut telah beroperasi. Rinciannya, delapan kampung di Sulawesi Selatan, enam di Sulawesi Tenggara, lima di Sulawesi Tengah, serta masing-masing empat kampung di Gorontalo dan Sulawesi Barat.
Pembangunan juga menjangkau Maluku dan Papua. Di Maluku, dua kampung telah beroperasi, sementara 58 lokasi lainnya masih dalam pembangunan. Maluku Utara telah mengoperasikan lima kampung dan sedang membangun 45 lokasi.
Di kawasan Papua, pembangunan mencakup 111 lokasi di Provinsi Papua dan lima lokasi di Papua Barat. Sementara itu, dua kampung telah beroperasi di Papua Selatan dan satu kampung di Papua Barat Daya.
Sebaran tersebut mencakup wilayah timur Indonesia dan kawasan kepulauan yang menghadapi keterbatasan sarana pendukung perikanan. Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 KNMP yang sedang berjalan dapat memperluas akses masyarakat pesisir terhadap fasilitas produksi, pengolahan, penyimpanan, dan pemasaran hasil perikanan.
Kampung Nelayan Merah Putih juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di kawasan pesisir melalui pembukaan peluang usaha dan peningkatan nilai tambah komoditas perikanan. Dengan bertambahnya kampung yang beroperasi, pemerintah berupaya agar hasil kerja keras nelayan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi keluarga mereka.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















