Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Londo Ireng Jadi Polemik, Narasi Benjamin Thomas Sigar Leluhur Prabowo Mencuat

Hendrawan by Hendrawan
46 minutes ago
in Nasional
Reading Time: 5 mins read
410 13
A A
0
Prabowo muda saat melayat ke buyutnya, Benjamin Thomas Siregar yang disebut sebagai lando ireng karena bekerja untuk pemerintah kolonial Belanda

Prabowo muda saat melayat ke buyutnya, Benjamin Thomas Siregar yang disebut sebagai lando ireng karena bekerja untuk pemerintah kolonial Belanda. (Dok tangakapan layar X @prabowo)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Istilah Londo Ireng yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto memicu perdebatan baru setelah narasi mengenai Benjamin Thomas Sigar, leluhur Prabowo dari garis keluarga ibunya, kembali beredar di media sosial. Polemik tersebut menguat pada Sabtu (25/7/2026), dua hari setelah Prabowo menggunakan istilah itu dalam puncak Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Sejumlah narasi di media sosial mengaitkan istilah Londo Ireng dengan riwayat Benjamin Thomas Sigar yang disebut pernah memimpin pasukan bantuan pribumi dalam struktur pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Analis Sosio Politik Faizal menilai kemunculan kembali informasi tersebut menarik untuk dicermati, sementara pihak Prabowo hingga kini belum memberikan tanggapan mengenai narasi sejarah keluarganya itu.

Contents

    • 0.1. You might also like
    • 0.2. Polda Riau Lakukan Penanaman Mangrove di Rohil Setelah Bongkar Perambahan
    • 0.3. Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Barat Lampung
  • 1. Narasi Benjamin Thomas Sigar Kembali Beredar
  • 2. Prabowo Singgung Londo Ireng dalam Harlah PKB
  • 3. Istilah Londo Ireng Dikaitkan dengan Jurnalis dan LSM

You might also like

Polda Riau Lakukan Penanaman Mangrove di Rohil Setelah Bongkar Perambahan

Polda Riau Lakukan Penanaman Mangrove di Rohil Setelah Bongkar Perambahan

27 July 2026
Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Barat Lampung

26 July 2026

“Informasi yang menarik. Apakah sebuah kebetulan?” kata Faizal, dikutip dari unggahannya di platform X, Sabtu (25/7/2026).

ADVERTISEMENT

Faizal kemudian menghubungkan perdebatan tersebut dengan konsep proyeksi psikologis. Menurut dia, seseorang yang melontarkan tuduhan tanpa dasar terkadang dapat memproyeksikan kondisi atau pengalaman dirinya sendiri kepada pihak lain.

“Biasanya orang yang suka menuduh tanpa dasar itu proyeksi psikologis dirinya sendiri kata Sigmund Freud,” ujar Faizal.

Narasi Benjamin Thomas Sigar Kembali Beredar

Benjamin Thomas Sigar disebut berasal dari garis keturunan Dora Marie Sigar, ibu Prabowo Subianto. Namanya kembali menjadi perhatian setelah pernyataan Prabowo mengenai Londo Ireng ramai diperbincangkan di ruang publik.

Berdasarkan narasi sejarah yang beredar, Benjamin pernah menduduki posisi sebagai Kapiten Langowan. Ia juga disebut memimpin Pasukan Tulungan, yakni pasukan bantuan yang anggotanya berasal dari masyarakat pribumi dan berada dalam struktur militer kolonial Hindia Belanda.

Pasukan tersebut dikaitkan dengan Perang Jawa yang berlangsung pada 1825 hingga 1830. Dalam sejumlah catatan lokal yang menjadi rujukan narasi itu, Benjamin disebut terlibat dalam pengiriman pasukan dari Minahasa ke Jawa pada 1829 untuk membantu pemerintah kolonial menghadapi perlawanan rakyat Jawa.

Narasi yang beredar juga menghubungkan pasukan tersebut dengan operasi terhadap pasukan Pangeran Diponegoro. Namun, informasi mengenai peran langsung Benjamin dalam penangkapan Pangeran Diponegoro masih muncul dalam bentuk catatan sejarah lokal dan klaim yang dikutip kembali oleh sejumlah pihak. Karena itu, informasi tersebut perlu ditempatkan sebagai narasi sejarah yang membutuhkan verifikasi melalui sumber primer.

Selain Benjamin, nama Frederik Laurens Sigar yang disebut sebagai kakek Prabowo dari garis ibu turut menjadi pembicaraan. Dalam bahan yang beredar, Frederik disebut pernah menjabat sebagai anggota Gemeenteraad Manado pada 1920 sampai 1922 dan Sekretaris Residen Manado pada 1922 hingga 1924.

Perhatian publik terhadap Benjamin juga dipicu oleh beredarnya kembali unggahan lama Prabowo pada 22 Desember 2012. Dalam unggahan itu, Prabowo menyertakan foto masa mudanya bersama kedua orang tuanya ketika melayat ke makam Benjamin Thomas Sigar.

“Waktu itu usia saya 17 tahun. Saya ikut melayat ke makam Opa Benyamin Thomas Sigar bersama Alm. Ayah dan Alm Bunda,” tulis Prabowo dalam unggahan tersebut.

Prabowo Singgung Londo Ireng dalam Harlah PKB

Polemik bermula dari pidato Prabowo dalam puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center pada Kamis (23/7/2026). Dalam pidatonya, Prabowo semula membahas program perbaikan sekolah yang dijalankan pemerintah.

Prabowo mengatakan telah menginstruksikan agar jumlah sekolah yang diperbaiki pada 2027 mencapai lebih dari 100.000 unit. Program tersebut menyasar sekolah-sekolah yang menurutnya sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan perbaikan.

“Tahun 2027, saya instruksikan harus lebih 100.000 sekolah yang sekian belas tahun tidak disentuh,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah telah memperbaiki puluhan ribu sekolah. Namun, dia menilai masih terdapat media yang lebih memilih memberitakan sekolah yang belum tersentuh perbaikan daripada mengangkat hasil program pemerintah secara keseluruhan.

“Ada juga media yang walaupun kita sudah perbaiki 67.000 sekolah, dia cari sekolah yang belum diperbaiki. Dia foto besar, taruh di halaman pertama,” ujarnya.

Prabowo tidak mengungkapkan nama media yang dimaksud. Dia hanya mengatakan akan menyebutkannya pada waktu yang dianggap tepat.

“Aduh. Dia kira kita enggak ngerti. Saya enggak sebutlah media mana itu, pada saatnya akan saya sebut,” kata Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi dan pemerintah tidak menolak kritik. Namun, dia meminta kritik disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak digunakan untuk menggoyahkan kepercayaan masyarakat.

“Kalian sudah tahu kita negara demokrasi, kita tidak anti kritik, tapi kita bukan anak kecil,” ujarnya.

Istilah Londo Ireng Dikaitkan dengan Jurnalis dan LSM

Prabowo kemudian menggunakan istilah Londo Ireng untuk menyebut pihak-pihak yang menurutnya lebih memilih mengabdi kepada kepentingan bangsa lain daripada kepentingan Indonesia.

“Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu kita sebut Londo Ireng, ya,” ungkap Prabowo.

Prabowo menjelaskan, istilah tersebut pada masa lalu merujuk pada orang-orang yang membantu pemerintah kolonial Belanda melawan bangsanya sendiri. Menurut dia, kelompok semacam itu masih ada, tetapi muncul dalam bentuk dan profesi yang berbeda.

“Yang ikut Belanda perang lawan kita. Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain, kan, wartawan, jurnalis, apa itu pengamat, apa itu LSM,” kata Prabowo.

Dia juga mempertanyakan sumber pembiayaan sejumlah jurnalis, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat yang dinilainya terus menyampaikan narasi negatif mengenai kondisi Indonesia.

“Yang gaji lo siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphonemu siapa? Cari pekerjaan susah. Kita tahu, kan,” ujarnya.

Prabowo menilai terdapat kampanye besar yang berulang kali menggambarkan Indonesia akan mengalami keruntuhan. Menurut dia, prediksi mengenai Indonesia kolaps terus disampaikan setiap bulan, tetapi tidak terbukti.

“Jadi saudara-saudara, kita paham ada kampanye besar untuk kita goyah. Indonesia kolaps. Bulan April lewat enggak kolaps, Mei lewat enggak kolaps, bulan Juli akan kolaps. Tiap bulan akan kolaps,” ucap Prabowo.

Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan, terutama karena istilah Londo Ireng diarahkan kepada profesi jurnalis, pengamat, dan LSM. Di tengah polemik itu, narasi mengenai Benjamin Thomas Sigar kembali diangkat untuk mempertanyakan konsistensi penggunaan istilah tersebut.

Meski demikian, keterkaitan antara riwayat Benjamin dan istilah Londo Ireng masih berupa interpretasi serta narasi yang berkembang di media sosial. Hingga artikel ini disusun, belum terdapat tanggapan dari Prabowo maupun pihak terkait mengenai tudingan yang menghubungkan sejarah leluhurnya dengan istilah tersebut.

Tags: Benjamin Thomas SigarLondo IrengPrabowo Subianto
ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Polda Riau Lakukan Penanaman Mangrove di Rohil Setelah Bongkar Perambahan

Polda Riau Lakukan Penanaman Mangrove di Rohil Setelah Bongkar Perambahan

by Dani
27 July 2026
0

Headline.co.id, Polda Riau Memulai Upaya Penanaman Kembali Mangrove Di Kabupaten Rokan Hilir ~ Provinsi Riau, setelah mengungkap kasus perambahan yang...

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Barat Lampung

by Wawan
26 July 2026
0

Headline.co.id, Pesisir Barat ~ Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4.1 mengguncang wilayah Pesisir Barat, Lampung, pada Minggu (26/7/2026). Badan Meteorologi,...

Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Wilayah Labuan Bajo, NTT

Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Wilayah Labuan Bajo, NTT

by Dani
26 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Gempa bumi dengan magnitudo 3.0 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 26 Juli...

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Lembata, NTT

Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Lembata, NTT

by Ari Wibowo muhammad
26 July 2026
0

Headline.co.id, Lembata ~ Gempa bumi dengan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 26 Juli 2026....

Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Wilayah Gunung Kidul, DIY

Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Wilayah Gunung Kidul, DIY

by Ari Wibowo muhammad
26 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Gempa bumi dengan magnitudo 3.0 mengguncang wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu, 26 Juli...

SPN Polda Kaltim Perkuat Literasi Digital Lewat Program CRC

SPN Polda Kaltim Perkuat Literasi Digital Lewat Program CRC

by Fajar
26 July 2026
0

Headline.co.id, Balikpapan ~ SPN Polda Kalimantan Timur mengembangkan Program Cyber Resilient Community (CRC) untuk meningkatkan literasi digital dan ketahanan masyarakat...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Salutasi Emosional: Luhut Sampaikan Perpisahan ke Jokowi, Menorehkan Warisan Abadi untuk Indonesia

7 August 2024
ATM Jebol, Dua Maling Gasak Ratusan Juta Rupiah dengan Modus Ganjal

ATM Jebol, Dua Maling Gasak Ratusan Juta Rupiah dengan Modus Ganjal

12 September 2024
Kapolri Usulkan Metode First Come First In untuk Kelancaran Arus Mudik di Pelabuhan

Kapolri Usulkan Metode First Come First In untuk Kelancaran Arus Mudik di Pelabuhan

3 March 2026
Pemerintah Resmikan Hunian Sementara untuk Warga Pidie Jaya Terdampak Bencana

Pemerintah Resmikan Hunian Sementara untuk Warga Pidie Jaya Terdampak Bencana

6 February 2026
ETLE Portable Ditlantas Polda DIY

Polda DIY Terapkan ETLE Portable: Lokasi ETLE Portable Bisa Dipindah Sesuai Kebutuhan

12 June 2024
Menkomdigi: Keselamatan Anak di Ruang Digital Harus Diutamakan

Menkomdigi: Keselamatan Anak di Ruang Digital Harus Diutamakan

25 July 2026
Dukungan Bunda PAUD Aceh Besar untuk Program Wajib Belajar 13 Tahun

Dukungan Bunda PAUD Aceh Besar untuk Program Wajib Belajar 13 Tahun

22 April 2026

Artikel Terbaru

Pengunduran Diri Perry Warjiyo Diterima Presiden, BI Jamin Stabilitas Rupiah

Perry Warjiyo Mundur sebagai Gubernur BI, Pemerintah Ungkap Alasan dan Penggantinya

27 July 2026
Suka Band Rilis Single Baru, Ajak Generasi Z Dukung Musik Indie

Suka Band Rilis Single Baru, Ajak Generasi Z Dukung Musik Indie

27 July 2026
Perry Warjiyo Mundur, Ini Mekanisme Pengisian Jabatan Gubernur BI Sementara

Perry Warjiyo Mundur sebagai Gubernur BI, Destry Damayanti Jadi Pejabat Sementara

27 July 2026
Susur Pantai Ilmiah IV di Batang Tingkatkan Kesadaran Generasi Muda

Susur Pantai Ilmiah IV di Batang Tingkatkan Kesadaran Generasi Muda

27 July 2026
Tetap Bugar Setelah Usia 30 Tahun dengan Kardio, Latihan Kekuatan, dan Yoga

Masuk Usia 30 Tahun? Ini Olahraga Kardio yang Aman untuk Menjaga Kebugaran

27 July 2026
Kardio Saja Belum Cukup, Ini Kombinasi Latihan Ideal Setelah Usia 30 Tahun

Jarang Bergerak karena Kerja? Coba Olahraga Kardio Ini Setelah Usia 30 Tahun

27 July 2026
Teater Jaten Pentaskan Lurung Kalabendu untuk Edukasi Pengelolaan Keuangan

Teater Jaten Pentaskan Lurung Kalabendu untuk Edukasi Pengelolaan Keuangan

27 July 2026

Popular Story

Wakil Gubernur Gorontalo Ajak Warga Rayakan Final Piala Dunia dengan Tertib
Pemerintah

Wakil Gubernur Gorontalo Ajak Warga Rayakan Final Piala Dunia dengan Tertib

by Fajar
20 July 2026
0

Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengimbau...

Read moreDetails

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu Bantul, Perlintasan Belum Dijaga

Kemendag Berikan Masa Transisi NIB untuk Pedagang Marketplace

Perayaan Hari Jadi ke-514 Bengkalis: LAMR Adakan Kenduri Adat Sepekan Penuh Budaya

Prediksi Cuaca Besok di Kalimantan: Pontianak, Banjarmasin, Samarinda hingga Tanjung Selor

Kapolri Dorong Sinergi Buruh dan Investasi untuk Pertumbuhan Ekonomi

Bank Central Asia Menguat Ditopang Net Buy Asing dan Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun

Pemkot Tidore Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Cuaca Besok Senin 27 Juli 2026 di Indonesia: Cek Prediksi Kota-Kota Besar Setiap Kota

Kabupaten Siak Dorong Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Gerakan Oplah

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.