Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 100 Bintara Remaja angkatan 54/58 dari Kepolisian Daerah Kalimantan Utara telah resmi diangkat menjadi Bhayangkara sejati setelah menyelesaikan pembinaan tradisi selama sekitar satu bulan. Proses pembinaan dimulai pada 1 April 2026 dan diakhiri dengan upacara pengukuhan yang melibatkan penyiraman air bunga dan penyematan baret oleh Kapolda Kaltara dan Ibu Asuh Polwan Polda Kaltara, seperti yang disampaikan oleh Dirsamapta Polda Kaltara, Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya, pada Kamis, 14 Mei 2026.
Selama masa pembinaan, para Bintara Remaja dibekali dengan berbagai kemampuan teknis Samapta, termasuk pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali), tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), pengendalian massa (Dalmas), serta search and rescue (SAR). Sebagai penutup dari rangkaian pembinaan, mereka menampilkan bela diri kolosal yang menekankan pelumpuhan tanpa menyakiti dan senam kolosal di hadapan Kapolda.
Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menekankan bahwa tradisi dalam institusi Polri bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian penting dari pembentukan karakter, mental, disiplin, loyalitas, dan jiwa korsa setiap anggota. “Pembaretan yang saudara terima bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga simbol tanggung jawab moral dan komitmen pengabdian kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan tingginya ekspektasi publik. “Setiap anggota Polri dituntut untuk semakin profesional, responsif, humanis, dan berintegritas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.























