Headline.co.id, Jakarta ~ Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia telah menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp4,688 triliun untuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenhut) guna memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan ini diambil dalam rapat kerja yang berlangsung pada Rabu, 2 September 2026. Penambahan anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program-program pencegahan karhutla yang menjadi prioritas nasional.
Ketua Komisi IV DPR, Sudin, menekankan pentingnya langkah ini mengingat dampak karhutla yang luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Pencegahan karhutla harus menjadi fokus utama kita, mengingat kerugian yang ditimbulkan sangat besar,” ujar Sudin. Ia juga menambahkan bahwa anggaran tambahan ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur pencegahan dan penanggulangan karhutla, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, menyambut baik persetujuan tambahan anggaran ini. Menurutnya, dana tersebut akan dialokasikan untuk berbagai program strategis, termasuk patroli rutin, penyediaan peralatan pemadam kebakaran, dan pelatihan bagi masyarakat setempat. “Kami berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan anggaran ini demi mencegah terjadinya karhutla yang lebih luas,” kata Siti Nurbaya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Kemenhut juga berencana untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya guna memastikan implementasi program pencegahan karhutla berjalan efektif. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan, serta melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat dari dampak buruk asap. Dengan adanya tambahan anggaran ini, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat lebih optimal dan berkelanjutan.

















