Headline.co.id, Jakarta ~ Banda Aceh (Kemenag) — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh telah resmi membuka Fakultas Kedokteran setelah mendapatkan izin operasional untuk Program Studi Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter pada 31 Agustus 2026. Pembukaan fakultas ini menandai langkah maju dalam pendidikan kedokteran di Aceh, dengan fokus pada integrasi ilmu kedokteran dan nilai-nilai Islam.
Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry menawarkan lima keunggulan utama. Pertama, fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang menekankan upaya promotif dan preventif terhadap penyakit infeksi sejak awal kehidupan. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang generasi mendatang.
Kedua, kurikulum Program Sarjana Kedokteran terdiri dari 148 SKS yang ditempuh dalam delapan semester, dengan 25 SKS di antaranya merupakan mata kuliah unggulan yang mendukung fokus keilmuan pada 1.000 HPK. Ketiga, fakultas ini mengintegrasikan sains medis dengan keilmuan Islam, membentuk calon dokter yang tidak hanya menguasai ilmu medis tetapi juga memahami konteks sosial dan budaya masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keempat, pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah Problem-Based Learning dan pembelajaran berbasis komunitas. Model ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar tidak hanya di kelas dan laboratorium, tetapi juga langsung di masyarakat. Kelima, fakultas ini mempersiapkan dokter sebagai komunikator dan penggerak kesehatan, didukung oleh dosen dari berbagai disiplin ilmu serta fasilitas laboratorium yang memadai.
Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, menyatakan bahwa terbitnya izin operasional ini merupakan hasil kerja keras sejak 2024. “Alhamdulillah, atas kerja keras dan kerja cerdas seluruh komponen pimpinan dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry, pada tanggal 31 Agustus telah dikeluarkan SK izin operasional Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi,” ujarnya di Banda Aceh, Selasa (1/9/2026).
Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 962/B/O/2026. Seiring dengan terbitnya izin ini, UIN Ar-Raniry telah membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi Kedokteran sejak 31 Agustus 2026. “Insyaallah pada semester ini mahasiswa Fakultas Kedokteran sudah mulai belajar di Kampus UIN Ar-Raniry,” tambah Mujiburrahman. (Arkin/Humas UIN Ar-Raniry)

















