Headline.co.id, Nagan Raya ~ Pemerintah Kabupaten Nagan Raya tengah menghadapi tantangan keuangan dengan defisit anggaran mencapai Rp20 miliar. Kondisi ini mendorong Pemkab untuk mengambil langkah efisiensi dan rasionalisasi belanja guna menyeimbangkan anggaran. Langkah ini diungkapkan oleh Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, dalam pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah pada Senin, 7 September 2026.
Bupati Jamin Idham menjelaskan bahwa defisit ini disebabkan oleh penurunan pendapatan daerah yang tidak sebanding dengan kebutuhan belanja yang meningkat. “Kita harus melakukan penyesuaian agar anggaran tetap sehat dan pembangunan dapat terus berjalan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya langkah-langkah efisiensi dan rasionalisasi untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran benar-benar diperlukan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkab Nagan Raya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua pos belanja. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi area yang dapat dikurangi atau dioptimalkan tanpa mengorbankan pelayanan publik. Selain itu, Pemkab juga berencana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui optimalisasi potensi lokal yang belum tergarap maksimal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengatasi defisit anggaran dan memastikan keberlanjutan program-program pembangunan di Nagan Raya. Bupati Jamin Idham mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk mendukung upaya ini demi kemajuan bersama. “Kita harus bersatu dan bekerja keras untuk mengatasi tantangan ini,” tegasnya.


















