Headline.co.id, Jambi ~ Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengimbau perusahaan-perusahaan di Jambi untuk mengadopsi metode pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut yang telah terbukti efektif. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi dampak kebakaran yang sering terjadi di wilayah tersebut. KLH menilai bahwa penerapan metode ini dapat membantu menekan angka kebakaran yang kerap melanda lahan gambut di Jambi.
Dalam pernyataannya, KLH menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menangani karhutla. “Kami berharap perusahaan dapat berperan aktif dalam menerapkan metode yang sudah terbukti efektif ini,” ujar perwakilan KLH. Metode yang dimaksud melibatkan penggunaan teknologi dan pendekatan berbasis ekosistem yang telah diuji di beberapa lokasi dengan hasil yang memuaskan.
Selain itu, KLH juga merencanakan untuk mengadakan pelatihan dan workshop bagi perusahaan-perusahaan terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai teknik pemadaman yang tepat dan efisien. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perusahaan dalam menangani karhutla, terutama di lahan gambut yang memiliki karakteristik khusus.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang KLH untuk mengurangi insiden kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, KLH optimis bahwa upaya ini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. “Kerja sama yang baik pemerintah dan perusahaan sangat penting untuk keberhasilan program ini,” tambah perwakilan KLH.
















